KANAL24, Malang – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UB kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pendidikan dan riset perikanan. Hal ini ditandai dengan pemberangkatan peserta program Student Outbound menuju Borneo Marine Research Institute (BMRI), Universiti Malaysia Sabah (UMS) pada tahun 2025 pada Kamis, 13 November 2025.
FPIK UB mengirim sembilan mahasiswa dan satu dosen pendamping untuk mengikuti program Student Outbound ke Borneo Marine Research Institute (BMRI), Universiti Malaysia Sabah (UMS). Program ini merupakan tindak lanjut kerja sama akademik dan riset internasional yang telah disepakati antara FPIK UB dan BMRI UMS.
“Ada sembilan mahasiswa dan satu dosen yang berangkat ke UMS Malaysia dalam program student outbond ini,” jelas Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Fuad dalam rilisnya.
Pelepasan dilaksanakan di lobi utama FPIK UB dan dihadiri jajaran dosen sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang pendidikan dan penelitian perikanan. Program ini berfokus pada kegiatan akademik, riset kolaboratif, pembelajaran laboratorium, dan eksplorasi sumber daya perikanan tropis di wilayah Sabah, Malaysia.
“Selama di Malaysia para mahasiswa FPIK UB ini akan fokus pada kegiatan akademik, riset dan eksplorasi perikanan di daerah Sabah Malaysia,” lanjutnya.
Lebih lanjut Fuad menyebut para mahasiswa yang terpilih merupakan mahasiswa aktif FPIK UB yang lolos seleksi administratif, akademik, dan kesiapan riset. Selama mengikuti program, mahasiswa dijadwalkan melakukan serangkaian kegiatan ilmiah seperti scientific observation, experimental research, research seminar, hingga diskusi pengembangan ilmu kelautan berbasis pendekatan blue economy.
BMRI UMS dikenal sebagai pusat riset kelautan unggulan di Malaysia yang memiliki fasilitas laboratorium lengkap serta fokus penelitian pada akuakultur, biodiversitas laut, oseanografi, dan konservasi sumber daya perairan tropis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman riset internasional, memperluas jejaring akademik, dan meningkatkan kompetensi sebagai calon peneliti dan ilmuwan muda.
Program ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi kampus dan wujud kolaborasi berkelanjutan dengan mitra internasional. Fakultas berharap hasil program ini dapat memberikan kontribusi akademik dalam bentuk output ilmiah, peningkatan kompetensi mahasiswa, dan pembentukan jejaring riset lintas negara.
“Kami berharap program ini menjadi bagian dari Internasionalisasi FPIK UB dan memberikan kontribusi ilmiah serta kompetensi dan jejaring mahasiswa,” pngkas Fuad. (sdk)














