Kanal24, Malang – Pertamina Patra Niaga melakukan transformasi besar-besaran terhadap 1.647 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Indonesia melalui program bertajuk Retail Make Over. Langkah ini disampaikan manajemen perusahaan sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan sekaligus penguatan standar operasional di sektor hilir energi nasional.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyatakan bahwa pembaruan tersebut tidak hanya menyasar perubahan tampilan fisik, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan, pengawasan mutu bahan bakar, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lapangan. Program ini mulai dijalankan secara bertahap di berbagai wilayah dengan prioritas pada SPBU bervolume penyaluran tinggi dan area strategis.
Baca juga:
BI Sediakan Rp8,6 Triliun Tukar Uang Lebaran
Menurutnya, transformasi ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman baru bagi pelanggan. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang lebih bersih, nyaman, dan profesional saat bertransaksi di SPBU Pertamina,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Pembaruan Fasilitas dan Standar Pelayanan
Dalam implementasinya, program Retail Make Over mencakup pembaruan identitas visual SPBU agar lebih modern dan seragam secara nasional. Perubahan dilakukan pada elemen fasad, area pengisian, papan informasi harga, hingga pencahayaan yang lebih optimal demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelanggan.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti toilet, musala, dan area istirahat turut menjadi perhatian. Standar kebersihan diperketat melalui sistem audit berkala serta pelatihan bagi operator SPBU. Perusahaan juga mendorong penerapan budaya layanan prima, termasuk sikap ramah, responsif, dan sigap terhadap kebutuhan konsumen.
Tak hanya aspek fisik, transformasi juga menyentuh sisi digitalisasi. Pertamina Patra Niaga memperluas integrasi transaksi non-tunai melalui aplikasi MyPertamina serta kanal pembayaran elektronik lainnya. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses transaksi dan meminimalkan antrean di jam-jam sibuk.
Penguatan Pengawasan Mutu dan Takaran
Di samping pembaruan tampilan, perusahaan mempertegas komitmen terhadap kualitas dan kuantitas bahan bakar minyak (BBM). Sistem pengawasan mutu diperkuat melalui pengecekan rutin parameter penting seperti density dan kandungan air pada BBM sebelum disalurkan ke konsumen.
Pengujian takaran dispenser atau nozzle juga dilakukan secara berkala guna memastikan volume yang diterima pelanggan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari transparansi dan perlindungan konsumen.
Manajemen menilai, kepercayaan masyarakat terhadap SPBU sangat bergantung pada konsistensi kualitas produk serta akurasi takaran. Oleh sebab itu, transformasi tidak hanya berorientasi pada estetika, tetapi juga pada integritas operasional.
Menjawab Tantangan Kebutuhan Energi
Program ini hadir di tengah dinamika kebutuhan energi nasional yang terus meningkat, terutama pada periode tertentu seperti libur panjang dan musim mudik. Dengan jaringan SPBU yang tersebar luas, Pertamina Patra Niaga berupaya memastikan distribusi energi tetap andal dan lancar.
Transformasi 1.647 SPBU tersebut dinilai akan memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi tantangan industri energi, termasuk perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin digital dan menuntut pelayanan cepat.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat citra SPBU sebagai pusat layanan energi terpadu. Ke depan, SPBU tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengisian bahan bakar, tetapi juga sebagai titik layanan tambahan yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan.
Komitmen Berkelanjutan
Manajemen Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa transformasi ini akan dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh jaringan SPBU memenuhi standar layanan terbaru. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk mengukur efektivitas program dan memastikan konsistensi penerapan di lapangan.
Dengan pembaruan yang menyeluruh—mulai dari fasilitas, layanan, hingga pengawasan mutu—perusahaan berharap dapat meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan energi nasional.
Langkah transformasi 1.647 SPBU ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya modernisasi sektor hilir migas Indonesia. Di tengah tuntutan pelayanan yang semakin tinggi, Pertamina Patra Niaga menempatkan kualitas dan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama dalam setiap pengembangan jaringan ritelnya. (nid)














