Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Resensi Buku Kumpulan Cerpen Rumpun Kupu-Kupu

Sidik by Sidik
March 3, 2026
in Gaya Hidup
0
Resensi Buku Kumpulan Cerpen Rumpun Kupu-Kupu

Buku Rumpun Kupu - Kupu

39
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Arif Gumantia – Ketua Majelis Sastra Madiun

Kumpulan cerpen Rumpun Kupu-Kupu yang diterbitkan Padmedia ini menghadirkan mozaik kehidupan yang dituturkan dari sudut pandang perempuan : jujur, intim, dan penuh lapisan makna. Ditulis oleh para penulis perempuan, buku ini merangkum pengalaman keseharian yang kerap luput dari sorotan: tentang tubuh, ingatan, relasi, luka, serta daya tahan yang tumbuh diam-diam. Seperti sekumpulan kupu-kupu yang berteduh dalam satu rumpun, setiap cerpen menawarkan suara yang berbeda, namun saling terhubung oleh keberanian untuk menyuarakan kehidupan sebagaimana dirasakan, bukan sekadar sebagaimana diceritakan.

Pendapat dari Ernest Hemingway bahwa dalam menulis cerpen itu ” just write story, don’t judge ” dalam pengertian berceritalah, jangan menghakimi, sampai sekarang tetap relevan agar cerita pendek ( cerpen ) menjadi memikat saat dibaca. Cerpen yang penulisnya bukan seperti hakim yang menentukan benar, salah, baik, buruk, dan cerpen yang tanpa banyak menggurui. Pengarang lewat cerita yang ditulisnya justru menghujamkan rentetan pertanyaan-pertanyaan yang memaksa pembaca untuk menggali makna yang ada didalamnya, memberikan sebuah ruang yang terbuka untuk kontemplasi pembacanya.

12 Penulis Perempuan dalam buku kumpulan cerpen Rumpun Kupu-Kupu mencoba mengungkapkan pemikiran-pemikirannya ini agar menjadi cerita yang memikat tanpa menggurui. Wina Bojonegoro, Ana Ratri, Anindita S, Intan Andaru, Muna Masyari, Ni Komang Ariani, Ninuk Retno, Sasti Gotama, Titik Kartitiani, Vika Wisnu, Yetti A.K.A, Yuliati Kumudaswari dalam menulis cerpen terbaca adanya interaksi timbal balik antara penulis dan lingkungan sosial penulis, termasuk ruang dan waktu yang mempengaruhi hasil karya penulis tersebut, hingga terciptanya realitas baru yang dikisahkan dalam cerpen, yaitu realitas yang sebenarnya ditambah dengan imajinasi penulis hingga menghasilkan realitas baru ( dunia baru ).

Realitas inilah yang membuat pembaca mempunyai ruang imajinasi yang luas karena adanya pertautan dengan pengalaman dan kenangan para pembaca.

Dalam cerpen Kupu-Kupu Merah Marun ( hal. 20 ) Wina Bojonegoro menggunakan metafora Kupu-Kupu untuk memperlihatkan kehidupan perempuan panggilan yang harus berganti-ganti “kepompong” untuk mempertahankan hidupnya. Cerpen Pesan untuk Ratri karya Ana Ratri ( hal. 28 ) mencoba mengungkapkan pemikirannya bahwa dalam dunia digital di era sekarang ini perempuan harus berjuang untuk tetap mempertahankan warisan budaya leluhur, seni tari Montro. Dengan narasi histori, ironi dan dialog yang memikat, hingga pembaca di bawa dalam ruang kontemplasi antara warisan budaya dan modernisasi yang terkadang memberi pengaruh negatif pada kehidupan.

Tema tentang Panopticon dan kuasa simbolik dari suatu rezim diceritakan dengan baik pada cerpen Mata-Mata di Kepala karya Ni Komang Ariani ( hal. 61 ). Filsuf Michel Foucault menjelaskan bagaimana kontrol kekuasaan bekerja di masyarakat modern : orang merasa diawasi terus, akhirnya patuh tanpa perlu dipaksa, sehingga menjadi bentuk kontrol sosial yang halus tapi kuat. Ini yang disebut “panopticon”, dalam cerpen ini si tokoh “aku” dicukupi semua kebutuhannya tapi ditempatkan dalam rumah dan pekerjaan yang mudah untuk diawasi. Dan kalau kita mau jujur terhadap realitas, hal ini sering terjadi pada perempuan di manapun ruang dan waktunya berada.

Salah satu kreativitas dalam menulis cerpen adalah teknik Split from personality, si penulis bener-bener lenyap kepribadiannya dan menjelma menjadi tokoh yang diciptakannya, hal ini ada di cerpen Pedoman Ibu Teladan karya Sasti Gotama ( hal 77 ), penulis berhasil menciptakan tokoh seorang LC ( pemandu lagu ) di tempat karaoke yang disewa seorang bocah SD untuk mengambilkan rapor di sekolahnya. Ini sungguh menjadi cerpen yang memikat.

Tema psikologi ada pada cerpen Jene di Ruang Tengah karya Vika Wisnu ( hal 95 ) dari sudut pandang Ibu dan anak perempuan menghadapi suaminya penderita Sindrom Asperger. Gangguan perkembangan pervasif, dipicu oleh disfungsi otak yang bisa diakibatkan oleh trauma, penyakit, atau struktur otak yang abnormal. Sehingga membuat orang sangat kaku dalam berfikir dan melihat segala sesuatu hanya dari satu sudut pandang saja.

Pada cerpen Cahaya di Sela Papan Jendela karya Yuliani Kumudaswari ( hal 112 ) mengambil tema bagaimana seorang perempuan tidak punya hak atas tubuhnya ketika berada dalam norma rumah tangga, yaitu hak untuk hamil atau tidak hamil yang harusnya kesepakatan dua pihak karena menyangkut kesehatan tubuh dan kemampuan dalam membesarkan dan mendidik anak.

Para penulis di Kumcer Rumpun Kupu-Kupu ini telah berhasil menciptakan dunia yang baru, dunia yang berasal dari realitas yang sebenarnya dan berjalin kelingan dengan imajinasi penulisanya. Narasi-narasi ironi, metafora, dan sinisme yang ada di tiap kisahnya menjadikan cerita-cerita pendeknya selain menarik buat pembaca karena punya ruang imajinasi yang luas juga memberikan insight ( wawasan pengetahuan) sebagai bagian dari ruang kontemplasi.

Catatan kritik terhadap Kumcer ini, yang pertama adalah di beberapa cerpennya masih kurang dalam membangun dramatisasi konflik lewat dialog dan narasinya. Yang kedua adalah tidak adanya tema ekologi dalam cerpen-cerpen ini padahal perempuan lah yang paling menderita jika terjadi bencana Ekologi, sehingga ekologi tidak hanya relevan bagi perempuan tapi signifikan.

Judul buku : Rumpun Kupu-Kupu

Jumlah halaman : 118 halaman

Cetakan pertama : Desember 2025

Penerbit : Padmedia, Garuda Regency M-60 Rewwin-Waru Sidoarjo

Telepon : ( 031 ) 8554004, 081217237313

Post Views: 544
Tags: Alumni UBarif gumantiacerpen rumpun kupu-kupumajeilis sastra madiunResensi Buku
Previous Post

Pertamina Patra Niaga Transformasi 1.647 SPBU Tingkatkan Layanan Nasional

Next Post

Indonesia–Uzbekistan Mulai Negosiasi Perdagangan Bebas

Sidik

Sidik

Next Post
Indonesia–Uzbekistan Mulai Negosiasi Perdagangan Bebas

Indonesia–Uzbekistan Mulai Negosiasi Perdagangan Bebas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Bahaya Air Keras dan Alasan Masih Mudah Didapat

Bahaya Air Keras dan Alasan Masih Mudah Didapat

March 17, 2026
Soehat Jadi Titik Krusial Mudik, Ratusan Personel Disiagakan di Kota Malang

Soehat Jadi Titik Krusial Mudik, Ratusan Personel Disiagakan di Kota Malang

March 17, 2026
Cegah TB dari Rantai Pangan, Inovasi GENIUSS-TB Mahasiswa UB Raih Gold Medal

Cegah TB dari Rantai Pangan, Inovasi GENIUSS-TB Mahasiswa UB Raih Gold Medal

March 17, 2026
Opsi Perppu untuk Perlebar Defisit APBN Mengemuka di Tengah Tekanan Global

Opsi Perppu untuk Perlebar Defisit APBN Mengemuka di Tengah Tekanan Global

March 17, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025