Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Self-Critical: Saat Kebiasaan Mengkritik Diri Mulai Melelahkan

Einid Shandy by Einid Shandy
October 4, 2026
in Gaya Hidup
0
Self-Critical: Saat Kebiasaan Mengkritik Diri Mulai Melelahkan

Self-Critical: Saat Kebiasaan Mengkritik Diri Mulai Melelahkan

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Pernah mendapatkan hasil yang sebenarnya cukup baik, tetapi justru sibuk memikirkan satu kesalahan? Atau merasa pencapaian hari ini masih belum sebanding dengan orang lain? Kebiasaan tersebut bisa menjadi gambaran seseorang yang terlalu keras terhadap dirinya sendiri. Dalam psikologi, kecenderungan ini dikenal sebagai self-critical, yaitu ketika seseorang terus menilai diri secara negatif dan terlalu fokus pada kekurangan.

Menjadi kritis terhadap diri sendiri sebenarnya bukan hal buruk. Evaluasi dapat membantu seseorang belajar dari kesalahan. Namun, ketika kritik berubah menjadi kebiasaan menyalahkan diri, proses tersebut justru bisa melelahkan.

Baca Juga:
8 Game Horor 2026 yang Wajib Masuk Wishlist, Berani Main Sendirian?

Saat Pencapaian Tak Pernah Terasa Cukup

Orang yang terlalu self-critical sering kesulitan menikmati pencapaiannya sendiri. Ketika berhasil menyelesaikan pekerjaan, perhatian justru tertuju pada bagian yang dianggap kurang.

“Seharusnya aku bisa lebih baik.”
“Aku tadi salah.”
“Kenapa orang lain bisa, sedangkan aku tidak?”

Pikiran seperti itu mungkin terdengar sederhana. Namun, jika terus berulang, seseorang dapat terbiasa melihat dirinya melalui kekurangan.

Media sosial juga dapat memperkuat kebiasaan tersebut. Melihat pencapaian orang lain setiap hari membuat seseorang mudah membandingkan kehidupannya dengan apa yang muncul di layar. Padahal, apa yang terlihat di media sosial hanya sebagian kecil dari kehidupan seseorang. Proses, kegagalan, dan masalah di balik sebuah pencapaian tidak selalu terlihat.

Kritik Diri Bukan Berarti Harus Menjatuhkan Diri

Kritik terhadap diri sendiri tetap diperlukan. Persoalannya bukan pada evaluasi, melainkan bagaimana evaluasi tersebut dilakukan. Daripada mengatakan, “Aku memang gagal,” seseorang dapat mengubahnya menjadi, “Bagian mana yang belum berjalan baik dan apa yang bisa diperbaiki?”

Perubahan sederhana dalam cara berbicara kepada diri sendiri dapat membantu melihat kesalahan secara lebih realistis. Kesalahan tetap diakui, tetapi tidak dijadikan alasan untuk memberikan label negatif terhadap diri sendiri.

Riset juga menunjukkan hubungan antara self-criticism dan kondisi psikologis. Sebuah meta-analisis terhadap 49 studi longitudinal menemukan bahwa self-criticism berkaitan dengan berbagai hasil psikologis dan menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam proses psikoterapi.

Di sisi lain, pendekatan self-compassion atau sikap penuh pengertian terhadap diri sendiri menunjukkan potensi untuk mengurangi kebiasaan mengkritik diri. Meta-analisis terhadap 19 penelitian dengan 1.350 peserta menemukan intervensi berbasis self-compassion menghasilkan penurunan self-criticism dibandingkan kelompok kontrol. Meski demikian, peneliti juga mencatat kualitas studi yang tersedia masih beragam.

Belajar Memberi Ruang untuk Diri Sendiri

Menghargai diri bukan berarti mengabaikan kekurangan. Justru, seseorang tetap dapat mengakui kesalahan tanpa terus menghukum dirinya sendiri. Cobalah melihat kembali hal-hal kecil yang sudah berhasil dilakukan. Menyelesaikan pekerjaan, berani mencoba setelah gagal, atau tetap menjalani aktivitas ketika sedang lelah juga merupakan bagian dari proses.

Tidak semua perkembangan harus terlihat besar. Jika suara dalam kepala lebih sering mengatakan “kamu kurang” daripada “kamu sudah berusaha”, mungkin sudah waktunya berhenti sejenak. Bukan untuk berhenti berkembang, tetapi untuk belajar berkembang tanpa terus menjatuhkan diri sendiri.

Sebab, memperbaiki diri tidak selalu harus dimulai dari kritik. Kadang, perubahan justru dimulai ketika seseorang belajar memperlakukan dirinya dengan lebih manusiawi. (ndr)

Post Views: 20
Tags: Gaya HidupgenzindriKANAL24kanal24.co.idKesehatanMentalkritikdiriMindfulnessoverthinkingSelfAwarenessselfcompassionselfcriticalselflove
Previous Post

Photobox dan Gen Z, Cara Kekinian Mengabadikan Momen

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Self-Critical: Saat Kebiasaan Mengkritik Diri Mulai Melelahkan

Self-Critical: Saat Kebiasaan Mengkritik Diri Mulai Melelahkan

October 4, 2026
Photobox dan Gen Z, Cara Kekinian Mengabadikan Momen

Photobox dan Gen Z, Cara Kekinian Mengabadikan Momen

October 4, 2026
Capricorn, Aquarius, Pisces: 3 Zodiak yang Katanya Susah Move On

Capricorn, Aquarius, Pisces: 3 Zodiak yang Katanya Susah Move On

October 4, 2026
Mau Buka Toko Online? Ini 7 Hal yang Perlu Disiapkan

Mau Buka Toko Online? Ini 7 Hal yang Perlu Disiapkan

October 4, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025