KANAL24, Malang – Musim penghujan yang hampir setiap hari menemani perjalanan bulan ramadhan menjadi tantangan saat waktu makan sahur. Cuaca dingin dan hujan membuat kondisi tubuh dapat tidak fit untuk beraktifitas sepanjang hari. Untuk itu menu sahur yang tepat dapat menjadi solusi.
“Menu sahur untuk saat ini memang membutuhkan trik tersendiri agar dapat menjaid asupan energi dan daya tahan selama beraktifitas di siang hari,” kata Chef Sakti dari Rayz Hotel UMM, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya pilihan menu sahur dalam kondisi musim hujan dapat menggunakan makanan berkuah seperti sup yang hangat sehingga menjadi daya tarik ketika akan makan sahur terutama anak kecil.
“Menurut saya sih makanan berkuah seperti sup dapat dijadikan menu utama untuk makan sahur pada kondisi saat ini. Untuk minuman juga dapat yang hangat seperti susu tapi jangan lupa juga air putih,” lanjutnya.
Selain sup, menu makan sahur juga harus kaya akan protein agar dapat menjadi sumber energi selama menjalani puasa siang harinya. Variasi protein ini dapat di selang seling sehingga tidak bosan dan menyenangkan.
“Yang penting dalam menu sahur adalah memperbanyak varian makanan yang proteinnya tinggi karena itu merupakan sumber energi. Pilihan protein dapat diselang seling agar tidak bosan,” imbuh Chef Sakti.
Selain makanan yang dapat menjadi pilihan makan sahur, Chef Sakti juga membagikan tips untuk mengurangi bebebrapa jenis makanan saat sahur. Makanan tersebut adalah gorengan. Kudapan favorit masyarakat Indonesia ini memang hampir menjadi menu wajib dalam hidangan puasa. Namun Chef Sakti menjelaskan bahwa gorengan mengandung minyak yang membuat tubuh cepat merasa haus.
“Gorengan ini sebagai makanan sejuta umat juga harus dikurangi pada saat sahur karena membuat tubuh cepat merasa haus,” pungkasnya.
Krisna berharap ramadhan yang kurang separuh lagi dapat dijalankan oleh masyarakat dengan lancar walaupun dibarengi dengan musim hujan melalui variasi menu yang tepat saat makan sahur. (sdk)














