Kanal24, Malang – Film horor Indonesia Rambut Sewu: Satu Langkah Getih merilis trailer resmi, poster, dan dua lagu tema pada 6 Oktober 2026. Film produksi Mika Entertainment ini menghadirkan teror yang berakar pada mitos Jawa, dendam keluarga, dan konsekuensi dari pilihan hidup. Film garapan Hanny R. Saputra tersebut dijadwalkan tayang di bioskop mulai 5 November 2026.
Trailer terbaru memperlihatkan kisah Wulan, diperankan Wavi Zihan, yang mengalami serangkaian gangguan misterius setelah pindah bersama ibunya ke sebuah rumah tua. Tantangan Wavi tidak hanya terletak pada suasana horor, tetapi juga pada karakter yang mengalami gangguan dari tiga entitas berbeda.
Baca Juga:
Film Munafik Melawan Iblis, Horor yang Tak Cuma Bikin Merinding
Wavi Zihan Hadapi Tantangan Tiga Entitas
Wavi mengungkapkan bahwa peran Wulan menjadi tantangan tersendiri karena karakternya mengalami lebih dari satu pengalaman kerasukan. Ia perlu membangun karakter yang berbeda sesuai dengan entitas yang memengaruhi Wulan.
“Dari awal aku menerima project ini tuh, aduh challenging banget nih. Biasanya kesurupan satu ini tiga,” ujar Wavi dalam konferensi pers pada Selasa (6/10/2026).
Untuk mendalami peran tersebut, Wavi berdiskusi dengan Taskya Namya, pemeran Marni. Keduanya berupaya menyelaraskan karakter karena sosok Marni memiliki keterkaitan erat dengan pengalaman yang dialami Wulan.
Menurut Wavi, setiap entitas memiliki latar dan tujuan berbeda. Ada yang ingin menyampaikan pesan yang belum terselesaikan semasa hidup, sementara yang lain hadir melalui kemarahan. Perbedaan tersebut menuntut Wavi membangun ekspresi dan pendekatan akting yang sesuai.
Taskya Namya Dalami Dendam Marni
Taskya Namya memerankan Marni, sosok yang menjadi bagian penting dalam misteri teror yang menghantui Wulan. Karakter tersebut memiliki latar emosional yang berkaitan dengan keluarga, pengorbanan, dan dendam atas pengalaman masa lalu.
Taskya menjelaskan bahwa tindakan Marni tidak dapat dilepaskan dari rasa sakit hati yang dialaminya.
“Semua yang ia lakukan tidak terlepas untuk membela keluarganya. Perubahan perilaku dan sosok Marni juga bukan hanya karena hal sepele. Semua berdasarkan dendam dan rasa sakit hati terhadap orang-orang yang melukai keluarganya,” kata Taskya.
Pendalaman karakter menjadi salah satu aspek penting dalam film ini. Konflik Marni tidak hanya berfungsi sebagai sumber teror, tetapi juga membangun sisi drama di balik rangkaian kejadian supranatural.
Dua Lagu Tema Lengkapi Perilisan Trailer
Selain trailer dan poster, Mika Entertainment memperkenalkan dua lagu tema, yakni “Hampa” yang dibawakan Almira Andani dan “Jalan Hidup” oleh Zakir Rasyidin. Lagu “Hampa” diciptakan Adi Karno, sedangkan “Jalan Hidup” diciptakan dan diproduseri Badai.
Zakir menyebut lagu “Jalan Hidup” memiliki keterkaitan dengan perjalanan karakter dalam film, terutama ketika seseorang menghadapi tekanan dan dihadapkan pada pilihan sulit.
“Makna lagu ini hampir sama dengan cerita karakter utama di film Rambut Sewu,” ujar Zakir.
Melalui perpaduan horor, drama, dan mitos Jawa, Rambut Sewu: Satu Langkah Getih menawarkan cerita yang menghubungkan teror masa kini dengan konflik masa lalu. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 5 November 2026 dengan klasifikasi usia 17 tahun ke atas. (ndr)













