Kanal24, Malang – Kebutuhan ruang publik yang ramah lansia kian menguat seiring bertambahnya populasi usia lanjut di perkotaan. Di Malang, upaya itu tampak melalui kegiatan senam massal berkebaya yang melibatkan sekitar 1.000 perempuan lansia di lingkar kampus Universitas Brawijaya (UB), dalam rangka peringatan Hari Kartini.
Kegiatan yang digelar di lapangan rektorat UB (18/4/2026) ini menjadi bagian dari program Kampung Lingkar Kampus (KLK) UB yang dirancang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat sekitar dalam aktivitas kampus.
Penanggung jawab Program KLK UB, Dr. Mofit Jamroni, SPt., MSi., menjelaskan kegiatan ini diarahkan untuk mendorong lingkungan kampung yang lebih ramah terhadap lansia, salah satunya melalui aktivitas fisik yang mudah diakses.Ia menyebut kegiatan ini fokus pada pengembangan sumber daya manusia dengan pendekatan kesehatan komunitas.
“Kita menciptakan lingkungan kampung yang ramah terhadap senior.” ujarnya.
Program ini menargetkan partisipasi hingga 1.200 orang. Realisasi di lapangan mencapai sekitar 1.000 peserta yang berasal dari lima kecamatan di Kota Malang.

Menurut Mofit, capaian tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan berbasis komunitas yang menyasar kelompok lansia.
“Target peserta antara 1.000 hingga 1.200 orang…” jelasnya.
Senam berkebaya ini merupakan bagian dari implementasi program KLK UB yang mencakup empat pilar utama, yakni pengembangan sumber daya manusia, ekonomi dan UMKM, kelembagaan dan sosial budaya, serta infrastruktur dan lingkungan.
Program tersebut berkembang dari inisiatif masyarakat sekitar kampus yang kemudian diperkuat melalui dukungan institusi. Kegiatan yang dihadirkan beragam, termasuk kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.
Mofit menegaskan bahwa keberadaan kampus harus memberi manfaat bagi warga sekitar. “Memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.” ujarnya.
Penggunaan kebaya dalam kegiatan ini menjadi simbol peringatan Hari Kartini sekaligus representasi peran perempuan dalam kehidupan sosial. Lansia hadir sebagai bagian aktif dalam ruang publik melalui aktivitas yang terorganisir.
Kegiatan ini memperlihatkan keterlibatan kelompok lansia dalam aktivitas kota, sekaligus memperkuat interaksi antara kampus dan masyarakat sekitar.(Din)














