Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

UB Hidupkan Nilai Santri di Kampus

Dinia by Dinia
October 23, 2025
in Pendidikan
0
Hari Santri, UB Dorong Generasi Muda Menjadi Penjaga Peradaban
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional 2025, Universitas Brawijaya (UB) kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mencetak insan akademik, tetapi juga pribadi berkarakter dan berakhlak. Melalui seminar bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” di Gedung Samantha Krida, Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menegaskan bahwa semangat santri adalah fondasi penting untuk membangun bangsa yang beradab dan berpengetahuan.

“Untuk membangun peradaban, kita perlu pengetahuan, teknologi, dan moralitas,” ujar Prof. Widodo di hadapan ratusan peserta. “Kombinasi dari semua itu sebenarnya ada pada diri santri.”

Menurutnya, santri bukan sekadar mereka yang menimba ilmu di pesantren, tetapi setiap insan yang terus belajar, menjaga iman, dan berbuat untuk kebaikan sosial. “Santri adalah siapa pun yang belajar dengan hati dan menjadikan pengetahuan sebagai jalan ibadah,” tambahnya.

Rektor UB, Prof. Widodo (Daffa/Kanal24)

Prof. Widodo menekankan pentingnya membuka cara pandang baru bahwa konsep “santri” kini melampaui batas institusional pesantren. Dalam era teknologi dan globalisasi, santri juga harus memahami dunia digital, sains, dan ekonomi, agar dapat turut membangun peradaban dunia. “Potensi itu sudah ada pada mahasiswa kita. Tapi potensi tanpa aksi akan hilang. Mahasiswa UB harus mengolah ilmunya menjadi karya yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya tegas.

Baca juga : Hari Santri, UB Dorong Generasi Muda Menjadi Penjaga Peradaban

Nilai Santri sebagai Etika Akademik

Pemikiran senada disampaikan oleh Ilhamuddin, S.Psi., M.A., Kepala Subdirektorat Kewirausahaan Mahasiswa UB. Ia mengingatkan pentingnya memahami realitas pesantren secara terbuka. Banyak orang, katanya, hanya mengenal pesantren dari luar, tanpa memahami kedalaman nilai dan tradisi yang hidup di dalamnya.

“Di pesantren, kita tidak hanya belajar ilmu agama, tapi juga tentang kehidupan: menghargai guru, mengendalikan diri, dan berusaha menjadi manusia yang lebih baik setiap hari,” jelasnya.

Ilhamuddin, S.Psi., M.A., Kepala Subdirektorat Kewirausahaan Mahasiswa UB (Nauval/Kanal24)

Ilhamuddin menilai, kehidupan pesantren yang penuh disiplin, etika, dan kemandirian bisa menjadi inspirasi bagi dunia akademik. Ia mengajak seluruh civitas akademika UB untuk meneladani nilai-nilai santri—seperti kejujuran, kesederhanaan, dan semangat belajar tanpa henti—dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kalau di pesantren santri belajar untuk menjadi manusia yang bermanfaat, maka di kampus, mahasiswa juga santri dalam konteks keilmuan. UB adalah pesantrennya mahasiswa, dan dosen-dosen adalah para kiainya,” ujar Ilhamuddin.

Moderasi Beragama dan Kolaborasi Akademik

Sementara itu, Prof. Dr. Hamidah Nayati Utami, S.Sos., M.Si., Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-63 UB, menegaskan bahwa kegiatan peringatan Hari Santri Nasional telah menjadi bagian dari rangkaian tahunan Dies UB. Ia menyebut, perayaan ini bukan hanya penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga refleksi akademik untuk memperkuat karakter religius di kalangan mahasiswa.

“Santri dan pesantren punya peran besar dalam mencerdaskan bangsa. Nilai-nilai religius yang tumbuh di dalamnya perlu diintegrasikan ke dalam kehidupan kampus,” jelasnya.

Menurut Prof. Hamidah, kegiatan seperti seminar nasional, kompetisi mahasiswa, hingga konferensi internasional menjadi ruang penting untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pesantren. Tujuannya bukan sekadar mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga menumbuhkan moderasi beragama di tengah derasnya arus informasi digital.

Prof. Dr. Hamidah Nayati Utami, S.Sos., M.Si., Dekan FIA UB dan Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-63 UB (Daffa/Kanal24)

“Mahasiswa sekarang hidup di era banjir informasi. Religiusitas menjadi saringan moral agar mereka tidak mudah terseret arus negatif,” ujarnya.

Ia menekankan, santri dan mahasiswa memiliki kesamaan semangat: menuntut ilmu untuk memperbaiki diri dan masyarakat. Dengan menanamkan nilai religius dan etika santri, perguruan tinggi seperti UB diharapkan mampu mencetak generasi intelektual yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.

Peringatan Hari Santri di UB bukan sekadar perayaan, melainkan manifestasi dari semangat membangun bangsa berbasis moralitas dan ilmu pengetahuan. Kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi mencerminkan visi besar menuju Indonesia Emas 2045—negara maju yang berakar pada nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan.

“Yang menjaga ilmu bukan hanya kecerdasan, tapi juga kesalehan. Dan santri, dalam makna terluasnya, adalah penjaga keduanya,” tutup Prof. Widodo. (Din/Dpa)

Post Views: 199
Tags: Hari Santri Nasionalilhamuddin ubIndonesia Emas 2045mahasiswa religiusmoderasi beragamanilai santripesantren dan kampusprof hamidah nayati utamiprof widodo ubuniversitas brawijaya
Previous Post

Mengurai Fiskal Purbaya: Subsidi, Pajak, dan Kemandirian dari Utang Asing

Next Post

Kolaborasi NU Malang Lawan Pinjol dan Judol

Dinia

Dinia

Next Post
Kolaborasi NU Malang Lawan Pinjol dan Judol

Kolaborasi NU Malang Lawan Pinjol dan Judol

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Pascasarjana UB, Go Global lewat Joint dan Double Degree

Pascasarjana UB, Go Global lewat Joint dan Double Degree

February 2, 2026
Modal Asing Keluar Rp12,55 Triliun Tekan Pasar Keuangan

Modal Asing Keluar Rp12,55 Triliun Tekan Pasar Keuangan

February 2, 2026
Rupiah Menguat Awal Februari di Tengah Tekanan Global

Rupiah Menguat Awal Februari di Tengah Tekanan Global

February 2, 2026
Dana Abadi UB, Simbol Empati dan Gotong Royong

Dana Abadi UB, Simbol Empati dan Gotong Royong

February 2, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025