Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Wakaf Produktif, Jalan Baru Menuju Kampus Mandiri

Dinia by Dinia
October 20, 2025
in Pendidikan
0
Wakaf Produktif, Jalan Baru Menuju Kampus Mandiri

Konferensi Pers Waqf Goes to Campus di UB (Yordan/Kanal24)

10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Gerakan wakaf di Indonesia memasuki babak baru: bukan hanya wakaf tanah dan bangunan, tapi wakaf produktif berbasis kampus dan masyarakat. Dengan potensi luar biasa, wakaf produktif kini digencarkan oleh BWI sebagai instrumen strategis untuk memperkuat pembiayaan pendidikan tinggi, tanggung-jawab sosial, dan kemandirian ekonomi.

Wakil Ketua BWI, Dr. Tatang Astarudin, mengatakan bahwa wakaf uang secara khusus menjadi fokus utama karena fleksibilitasnya dan potensi pemanfaatan di sektor riil dan finansial.

“Kalau setiap kita dorong 70.000 mahasiswa ber-wakaf uang, bahkan Rp1.000 atau Rp10.000 pun bisa. Wakaf uang ini mendorong sektor riil—UMKM—dan sektor finansial melalui dana abadi kampus,” ujar Dr. Tatang dalam konferensi pers agenda Waqf Goes to Campus 2025 (20/10/2025)

Baca juga : BWI Gandeng UB Dorong Gerakan Wakaf Produktif di Kampus

Dr. Tatang menjelaskan bahwa Indonesia telah mencatat sekitar 450 ribu objek wakaf tanah, namun sebagian besar belum terdokumentasi atau dimanfaatkan produktif. Ia menyebut bahwa kampus dapat menjadi “ekosistem wakaf” di mana nazhir (pengelola wakaf) tidak hanya mengelola tanah atau bangunan, tapi juga unit-unit bisnis yang mendukung pesantren, pendidikan, dan lembaga sosial.

“Kampus bisa jadi mitra strategis, karena masyarakat terdidik dan melek teknologi berada di sana. Kami punya strategi helix kolaborasi: pemerintah-masyarakat-industri-kampus-media,” imbuhnya.

Rektor UB, Prof. Widodo membahas tentang Wakaf melalui Dana Abadi mendorong Kampus Mandiri (Yordan/Kanal24)
Kampus dan Dana Abadi: Ujung Tombak Wakaf Pendidikan

Universitas Brawijaya mendukung penuh gerakan ini. Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menyampaikan bahwa meskipun potensi wakaf sangat tinggi, perlu ada peningkatan animo dan persepsi masyarakat terhadap wakaf produktif.

“Wakaf produktif ini harus terus dimotivasi agar masyarakat senang berpartisipasi. Perguruan tinggi ingin terus melakukan riset dan kajian bagaimana memotivasi setiap orang untuk mau dan bahagia berwakaf,” ujarnya.

Baca juga : UB Ajukan Legalitas Nazir Wakaf dan Jalin Kolaborasi dengan TV One

Menurut Prof. Widodo, wakaf produktif bukan sekadar soal aset atau bangunan, tapi soal menghasilkan manfaat nyata, terutama dalam pendidikan, riset, dan kesejahteraan umat. UB menempatkan dana abadi pendidikan sebagai bagian krusial dari strategi penguatan institusi dan akses pendidikan inklusif.

Peluang Wakaf Produktif

Dari penjelasan BWI, ada tiga tantangan utama dalam pengembangan wakaf produktif: regulasi yang belum sepenuhnya adaptif terhadap dinamika digital, literasi publik tentang wakaf yang masih terbatas, dan kapasitas nazhir yang belum optimal.

“Regulasi wakaf kita sudah lama. Literasi masih soal masyarakat memahami wakaf hanya untuk masjid. Padahal sekarang wakaf bisa untuk pendidikan, konservasi lingkungan, dan agenda sosial lainnya,” terang Dr. Tatang.

Wakil Ketua I BWI Dr. H. Tatang Astarudin, S.Ag, SH, M.Si (Dinia/Kanal24)

Ia menegaskan bahwa wakaf bukan hanya instrumen amal, tetapi solusi kebangsaan dan kemanusiaan. Dengan potensi wakaf uang nasional mencapai sekitar Rp 181 triliun, dan 20 % di antaranya berpotensi dari Jawa Timur (~Rp 36 triliun), maka peran kampus sangat strategis.

Melalui pendekatan ini, kampus-kampus diharapkan tidak hanya menjadi tempat pengajaran, tapi juga agen wakaf produktif: mulai dari syiar literasi wakaf, partisipasi mahasiswa dalam pengelolaan wakaf, hingga riset dan pengabdian masyarakat berbasis wakaf.

BWI bersama perguruan tinggi memiliki agenda konkret: pelatihan nazhir, sertifikasi wakaf, riset bersama, KKN tematik wakaf, hingga pendampingan sertifikasi tanah wakaf di pesantren. Kampus seperti UB dijadikan pilot project untuk mengintegrasikan wakaf dalam kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Pada akhirnya, gerakan wakaf produktif yang digalang oleh BWI dan kampus-kampus ini diharapkan memperkuat pendidikan tinggi Indonesia: mandiri secara pendanaan, inklusif secara akses, dan unggul secara kualitas. Wakaf bukan sekadar sedekah satu-kali—ia menjadi investasi berkelanjutan untuk generasi masa depan.(Din)

Post Views: 244
Tags: BWIDana AbadiKampus Inklusifkampus wakafliterasi wakafPendidikan Tinggiregulasi wakafuniversitas brawijayaWakafwakaf produktif
Previous Post

Mafia Pentol Juara CBN Championship Series Season 6 Malang

Next Post

FISIP UB Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Dunia Kerja Lewat Felocent Dharma Upakara 2025

Dinia

Dinia

Next Post
FISIP UB Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Dunia Kerja Lewat Felocent Dharma Upakara 2025

FISIP UB Dorong Mahasiswa Siap Bersaing di Dunia Kerja Lewat Felocent Dharma Upakara 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Pascasarjana UB, Go Global lewat Joint dan Double Degree

Pascasarjana UB, Go Global lewat Joint dan Double Degree

February 2, 2026
Modal Asing Keluar Rp12,55 Triliun Tekan Pasar Keuangan

Modal Asing Keluar Rp12,55 Triliun Tekan Pasar Keuangan

February 2, 2026
Rupiah Menguat Awal Februari di Tengah Tekanan Global

Rupiah Menguat Awal Februari di Tengah Tekanan Global

February 2, 2026
Dana Abadi UB, Simbol Empati dan Gotong Royong

Dana Abadi UB, Simbol Empati dan Gotong Royong

February 2, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025