KANAL24, Malang – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Brawijaya menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat 2024 dengan menerjunkan sebanyak 309 mahasiswa angkatan 2023 yang terdiri dari Program Studi Ilmu Gizi dan Keperawatan. Kegiatan diadakan selama 3 hari 2 malam di Desa Kademangan, Kec. Pagelaran, Kab. Malang.
Terdapat 21 event telah akan dilaksanakan oleh mahasiswa sebagai bagian dari rangkaian PENMAS FIKES UB 2024. Event ini melibatkan pelayanan desa, kesehatan masyarakat, dan edukasi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan serta kesejahteraan masyarakat, khususnya pada bidang kesehatan.
PENMAS FIKES UB ini merupakan rangkaian dari Program Pembinaan Mahasiswa Baru yang bertujuan untuk memberikan sarana bagi mahasiswa baru dalam mengaplikasikan kemampuan softskill di masyarakat. Kegiatan ini juga sebagai sarana dalam mengimplementasikan karya mahasiswa FIKES UB Angkatan 2023 di masyarakat.
Baca Juga : KKN FIA UB Kuatkan Potensi Desa Sukodadi Melalui Media Sosial
Kegiatan diawali secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FIKES UB pada 27 Juli 2024. Selama 3 hari pelaksanaan kegiatan disambut dengan baik oleh masyarakat Desa Kademangan. Terbukti keterlibatan partisipasi aktif masyarakat pada beberapa kegiatan akbar seperti Pemeriksaan Gratis (PETIS), Kegiatan ke Sekolah Edukasi Kesehatan (KALASAN), dan Kegiatan Berantas Stunting Bersama Warga (KARTASURA).

Kegiatan ditutup secara resmi oleh Prof. Dian Handayani, SKM, M.Kes, PhD selaku Dekan FIKES UB pada 29 Juli 2024.
Dalam penutupan tersebut Prof. Dian menyampaikan agar hasil dari kegiatan ini akan dapat membentuk kerjasama berkelanjutan antara FIKES dengan Desa Kademangan, Puskesmas, serta OPD terkait.
Baca Juga : KKN FP UB Transformasi Limbah Organik Menjadi Sumber Nutrisi bagi Tanah Pertanian Berkelanjutan
“Kami berharap setelah ini kerjasama antara Fikes, Puskesmas dan Masyarakat disini tersu berlanjut, tentu saja dengan program lanjutan mewujdukan masyarakat yang sehat,” kata Dian.
Selain itu, juga diharapkan dapat memupuk jiwa sosial pada mahasiswa terutama terkait dengan kemampuan berkomunikasi dan empati dalam bermasyarakat yang kelak akan sangat dibutuhkan ketika sudah menjadi tenaga kesehatan professional.
“Kepada para mahasiswa tentu saja kami berharap kegiatan ini mampu memupuk jiwa sosial dan kepedulian dari generasi muda untuk terlibat aktif dalam memebrikan kontribusi bagi lingkungan sekitarnya,” tutup Dekan Fikes. (sdk)