Drone Elang Hitam Uji Terbang Perdana Oktober 2020

KANAL24 -2020-03-19, 13:00:00 WIB 88 kali

Drone elang hitam (angkasanews)

KANAL24, Bandung - Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia, Gita Amperiawan mengatakan pesawat udara nir awak (PUNA /Drone) Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam, bakal uji terbang perdana pada Oktober 2020.

“Kemudian kita lanjut ke proses sertifikasi untuk flight test,” ujar Gita sebagaimana diberitakan Antara  di hanggar PT Dirgantara Indonesia (DI) di Bandung, Jumat, (13/3/2020).

“Jadi tes terbang, akan dikerjakan sampai 2021 untuk bisa dapatkan type certificate sebagai MALE Surveillance. Dan kita akan lanjut terus mengintegrasikan senjata, weaponize. Nah itu kita mengharapkan di 2023 itu type certificate untuk kombatan MALE bisa kita dapat,” ujar dia.

MALE Elang Hitam merupakan Drone yang dikembangkan oleh konsorsium yang melibatkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), PT Dirgantara Indonesia, PT LEN, Institut Teknologi Bandung (ITB), Kementerian Pertahanan, TNI Angakatan Udara dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Uji terbang Drone Elang Hitam akan dilakukan di lokasi sebenarnya pesawat tanpa awak tersebut akan digunakan untuk pengawasan, seperti perairan Natuna di Kepulauan Riau.

Sebelumnya Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, pembangunan Drone Elang Hitam sebagai pesawat tanpa awak dengan kemampuan kombatan akan diakselerasi.

“Rencana percepatan pembangunan PUNA Elang Hitam, sudah kami paparkan saat agenda rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Senin 2-3-2020, di gedung DPR RI, Jakarta. Paparan terkait penguasaan teknologi Drone tersebut juga saya sampaikan selanjutnya kepada Menristek/BRIN pada agenda Rakor Kemenristek/BRIN,” katanya.

Prototipe PUNA Elang Hitam (EH-1) juga sudah ditampilkan dalam Pameran Industri Pertahanan yg digelar oleh Kementerian Pertahanan. Saat itu Presiden Joko Widodo bersama Menko Polhukam, Menteri Pertahanan, Kepala KSP juga telah melihat langsung Drone Elang Hitam buatan anak bangsa itu, ujar Hammam.

Skema pengembangan awal Drone MALE Elang Hitam tersebut akan memiliki sertifikat sebagai Drone tempur pada 2024. Namun jika ada percepatan diharapkan di 2021 sudah dapat beroperasi guna menjaga kedaulatan wilayah tanah air, seperti di langit Natuna, dan kawasan T3 lainnya (Terluar, Terdepan, Tertinggal).

“Semoga percepatan pembangunan Drone Elang Hitam ini, dapat segera terwujud. BPPT bersama Konsorsium PUNA MALE Kombatan, siap melakukan akselerasi,” ujngkapnya. (sdk)

kanal24.co.id BUMN Drone Elang Hitam Dirgantara Indonesia