Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Tingkatkan Pengetahuan Kasus Klinis Infeksi Parasit FKUB Gelar Inaugural Lecture in Parasitology

admin by admin
August 5, 2023
in Pendidikan
0
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) menyelenggarakan Inaugural Lecture in Parasitology Dengan Tema “Unique Cases in Parasitic Diseases and Controversies of Immunological Diagnostic in Clinical Studies” (30/01/23).

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Departemen Keilmuan Parasitologi Klinik dan Departemen Kedokteran FKUB dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Parasitologi Klinik Indonesia (PDS PARKI) dan Perhimpunan Pemberantasan Penyakit Parasitik Indonesia (P4I).

Ketua pelaksana yang juga merupakan ketua Departemen Keilmuan Parasitologi Klinik FKUB, dr. Agustin Iskandar, Sp.PK(k), menyampaikan bahwa, saat ini terdapat penurunan kasus dan trend eliminasi yang positif bagi infeksi malaria dan filariasis di Indonesia.

Menurutnya, hal ini didukung oleh perbaikan alur dan modalitas yang dapat menunjukkan data yang lebih valid untuk mengkonfirmasi kasus infeksi parasit.

Akan tetapi, selain kasus malaria dan filariasis, banyak kasus infeksi parasit lain yang menurutnya belum dilaporkan secara lengkap oleh Kemenkes, diantaranya adalah kasus taeniasis ascariasis, dan beberapa neglected tropical diseases (NTDs) lainnya.

Dr. Agustin menambahkan bahwa pengetahuan mengenai kasus-kasus klinis terkait infeksi parasit sangat diperlukan untuk menunjang diagnosis dan penanganan yang cepat dan tepat. Salah satu komponen yang daapt mendukung hal ini adalah metode diagnostik yang akurat.

Oleh karena itu, diperlukan pengembangan uji diagnostik lanjut yang bertujuan untuk mengubah atau menunjang metode pemeriksaan konvensional, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi deteksi penyakit parasitik.

Ketepatan diagnosis terhadap penyakit parasit secara imunologis tergantung pada metode yang digunakan untuk mendeteksi parasit di dalam hospesnya dan ketepatan waktu deteksi, karena infeksi parasit sering sulit dibedakan secara klinis dengan penyakit infeksi lain (non-spesifik).

Sensitivitas dan spesifisitas merupakan dua kriteria penting untuk menentukan validitas sebuah uji diagnostik. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendekatan biologi molekuler dan imunologis (immunodiagnosis) merupakan metode yang banyak digunakan untuk diagnosis penyakit parasitik.

Metode tersebut diketahui memiliki tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi untuk mendeteksi infeksi parasit. Namun demikian, interpretasi hasil metode diagnosis tersebut seringkali menimbulkan kerancuan, terutama kasus-kasus klinis.

Oleh karena itu diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan terkait kasus-kasus unik di bidang parasitologi dan kontroversi hasil diagnosis imunologis dalam studi klinis, terutama bagi mahasiswa, baik pada tahap preklinis, profesi, Pendidikan spesialis, maupun pascasarjana, serta dosen, analis, dan civitas akademika di lingkungan FKUB.

Pakar di bidang Parasitologi Klinik yang hadir sebagai pembicara pada acara tersebut, yakni, Prof. Dr. dr. Teguh Wahju Sardjono, DTM&H, MSc., Sp.ParK dan Dr. dr. Sri Poeranto, M.Kes., Sp.ParK, yang telah memiliki kiprah dan pengalaman selama lebih dari 30 tahun di bidang ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan di bidang kedokteran tropis, terutama karena materi dalam kuliah umum ini merupakan pengayaan dari topik Parasitologi yang diberikan dalam kurikulum pendididak kedokteran.

Selain itu, inaugural lecture ini juga bertujuan sebagai bentuk apresiasi dan pelepasan bagi staf Dosen Parasitologi yang purna tugas. Bentuk luaran yang diharapkan dari acara ini adalah penyusunan dan penerbitan buku mengenai kumpulan kasus unik dan kontroversi diagnosis imunologis di bidang parasitiologi.

Penyakit parasit masih merupakan tantangan bagi dunia Kedokteran, terutama di negara tropis, termasuk Indonesia. Menurut Ditjen Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, hamper setengah (42.8%) penyebab kematian pada kelompok balita (12–59 bulan) pada tahun 2020 disebabkan oleh infeksi parasit.

Berdasarkan data tersebut, penyakit parasitik yang ditemukan di Indonesia terdiri dari kecacingan (cacing gelang, tambang, kremi, filaria, dan beberapa jenis cacing pita) dan infeksi protozoa (malaria, toksoplasma, dan protozoa usus). Meski gejala beberapa infeksi tidak berat dan kurang spesifik, infeksi kronis dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang, anemia, dan penurunan produktivitas. Di sisi lain, beberapa infeksi parasit, seperti malaria, dapat menyebabkan gejala parah yang berujung pada kematian.

Meski beberapa infeksi parasit cukup umum ditemukan, kasus-kasus parasit tertentu sangat “unik” dan jarang ditemukan. Ketidakfamilieran terhadap kasus-kasus tersebut memiliki potensi untuk menimbulkan kesalahan diagnsosis yang berujung pada penanganan yang kurang efektif. Selain itu, diagnosis menggunakan beberapa metode imunologis juga memiliki kontroversi dalam kasus-kasus klinis.

Post Views: 342
Previous Post

Pertahanakan Subsidi Energi untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Next Post

Beri Pengalaman Kerja, BRI Buka Magang Generasi Bertalenta

admin

admin

Jernih, Akurat, Mencerdaskan – Bersama Kanal24, temukan kebenaran dalam informasi.

Next Post

Beri Pengalaman Kerja, BRI Buka Magang Generasi Bertalenta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Mencermati Visi Kebijakan Politik Luar Negeri Prabowo

Indonesia Masuk  BoP: Peluang atau Jebakan

January 30, 2026
Riset UB Ungkap Ancaman Mikroplastik Sungai Brantas

Riset UB Ungkap Ancaman Mikroplastik Sungai Brantas

January 30, 2026
Trump Segera Umumkan Ketua The Fed Baru

Trump Segera Umumkan Ketua The Fed Baru

January 30, 2026
Bapanas Pastikan Pasokan Pangan Aman Jelang Ramadan Idulfitri

Bapanas Pastikan Pasokan Pangan Aman Jelang Ramadan Idulfitri

January 30, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025