Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Pitojo : Ibukota Baru Harus Punya Daya Dukung Air Yang Memadai

Adam Kukuh Kurniawan by Adam Kukuh Kurniawan
August 4, 2023
in Pendidikan
0
24
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KANAL24, Malang – Hari ini ( 13/11/2019), bertempat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, M.T., IPU dikukuhkan sebagai Profesor dalam Bidang Manajemen dan Rekayasa Sumber Daya Air pada Fakultas Teknik. Pitojo merupakan Profesor ke-14 di FT, dan ke-252 di UB.
Dekan FT UB ini menyampaikan orasi ilmiahnya tentang daya dukung sumber air pada rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Rencana pemindahan ibukota akan melibatkan pemindahan penduduk 800.000 ASN akan berpindah dari Jakarta ke Kaltim, penyiapan area lokasi induk seluas 40.000 ha dengan luas lahan pengembangan 180.000 ha, pembangunan sarana dan prasarana dengan kebutuhan biaya yang cukup besar.

ā€œSumber daya air yang mencukupi secara kuantitas dan kualitas sebagai fungsi dari waktu, karena air baku merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Hal ini berimplikasi pada upaya layanan air baku yang Ā memenuhi kebutuhan dari sisi ketersediaan secara kuantitas dan kualitas, kontinuitas dan keterjangkauan. Air permukaan menjadi pilihan utama dalam pemenuhan kebutuhan air baku untuk menopang semua rencana kegiatan pusat pemerintahan dengan pendukungnya yakni, permukiman, kawasan pendidikan, pusat penelitian dan perdagangan-jasa,ā€ terang pakar teknik pengairan itu.
Lanjutnya, manajemen dan rekayasa sumber daya air yang komprehensif diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan yaitu ketersediaan air baku yang relatif tetap dan bahkan terancam menurun kualitasnya, akan tetapi berbanding terbalik dengan laju permintaan yang terus meningkat. Perlu keseimbangan neraca air antara ketersediaan dan kebutuan air baku kawasan rencana ibu kota negara di Kalimantan Timur.Ā 
Penyediaan air baku dalam jumlah besar bisa dilakukan dengan upaya menampung, tekniknya membangun waduk atau bendungan. Pembangunan bendungan membutuhkan waktu dan proses, mulai dari kajian kelayakan, perencanaan dan pembangunan. Pemerintah perlu untuk menyusun timeline dalam pengelolaan air bersih di Kalimantan Timur, mulai dari program-program kegiatan, waktu pelaksanaan pembangunan, tahapan distribusi, pilihan teknologi dan lainnya.Ā 
ā€œRencana pemindahan ibukota negara di Kalimantan Timur berimplikasi pada perubahan tata guna lahan dan juga diprediksi akan menyebabkan timbulnya dampak negatif terhadap aspek sumber daya air yang harus diantisipasi, pertama, proses keberlanjutan siklus hirologi dapat terganggu dengan adanya kegiatan manusia yang berlebihan. kedua, meningkatnya nilai koefisien limpasan permukaan akibat berubahnya lahan terbuka hijau menjadi lahan terbangun. ketiga, perubahan tata guna lahan berdampak pula pada adanya potensi erosi lahan yang makin meningkat. keempat, aktivitas kegiatan ibu kota akan menyebabkan timbulnya zat sisa yaitu sampah dan limbah,ā€ jelasnya.

Selain memanfaatkan teknologi rancang bangun infrasruktur bendungan dan waduk untuk mengusahakan penyediaan kebutuhan air baku di lokasi rencana ibu kota, maka penerapan pengembangan ilmu manajemen dan rekayasa sumber daya air mutlak dilakukan untuk mendapatkan hasil pengelolaan yang optimal dan sesuai dengan kondisi data yang sesuai di lapangan meliputi: pendekatan model deterministik dan stokastik, pendekatan model optimasi linier programming dan dinamic programming, simulasi operasi waduk serta model statistik dan matematik peramalan hujan-debit atau debit-debit.
Upaya mengantisipasi dampak negatif yang timbul, dilakukan dengan menyiapkan kota yang ramah terhadap tata kelola sumber daya airnya. Menjadikan ibu kota negara berkonsep forest city diyakini akan menekan perubahan tata guna lahan dari hutan menjadi lahan terbangun sebagai sumber dampak negatif yang timbul.Ā 
ā€œForest city merupakan upaya untuk mempertahankan 50 persen luas hutan. Pemanfaatan lahan untuk area terbangun dengan mengadopsi elemen kota hijau di lokasi rencana ibu kota negara baru di Kalimantan Timur diprediksi mampu menjawab tantangan dalam menjaga kelangsungan dan ketersediaan kebutuhan air baku. Dengan menggunakan konsep green planning & green design, green community, green open space, green building dan green water,ā€ pungkas alumni ITS tersebut. (meg)

Post Views: 582
Previous Post

Profesor Ekologi UB Ciptakan Pupuk Pestisida Hayati Cair

Next Post

IHSG Berpotensi Naik, Mainkan Sembilan Saham

Adam Kukuh Kurniawan

Adam Kukuh Kurniawan

Next Post

IHSG Berpotensi Naik, Mainkan Sembilan Saham

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
5 Buku Membaca Luka, Mencegah Grooming Sejak Dini

5 Buku Membaca Luka, Mencegah Grooming Sejak Dini

February 14, 2026
Wujudkan Durian Komoditas Primadona Nasional, FP UB Luncurkan Kelompok Kajian Durian Nusantara

Wujudkan Durian Komoditas Primadona Nasional, FP UB Luncurkan Kelompok Kajian Durian Nusantara

February 14, 2026
Child Grooming, Ancaman Tersembunyi Keselamatan Anak Digital

Child Grooming, Ancaman Tersembunyi Keselamatan Anak Digital

February 14, 2026
BrilianNext: BRI Pangkas Seleksi, Talenta Brawijaya Dilirik Industri

Hampir 20 Persen Karyawan BRI dari UB, Human Capital Soroti Learning Agility

February 13, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025