Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Humor Politik dan Ujian Kedewasaan Demokrasi

Dinia by Dinia
January 22, 2026
in Perspektif, Politik
0
Komunikasi Publik Pemerintah Dinilai Gagal Menyentuh Rakyat

Dr. Verdy Firmantoro, S.I.Kom., M.I.Kom., Pengamat Komunikasi Politik Universitas Brawijaya (Yordan/Kanal24)

60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Verdy Firmantoro*

Polemik yang muncul dari pertunjukan stand up comedy Mens Rea oleh Pandji Pragiwaksono semestinya tidak berhenti pada perdebatan soal pantas atau tidak pantasnya sebuah materi komedi. Peristiwa ini justru membuka ruang refleksi yang lebih dalam tentang bagaimana demokrasi Indonesia memandang humor, kritik, dan relasi antara warga dengan kekuasaan.

Dalam perspektif komunikasi politik, humor bukan sekadar alat hiburan. Di era demokrasi, humor telah berkembang menjadi bahasa alternatif untuk menyampaikan kritik sosial, refleksi kebijakan, sekaligus mekanisme kontrol terhadap elite politik. Ketika bahasa politik formal terasa kaku, defensif, dan terlalu birokratis, humor hadir sebagai medium yang lebih cair, dekat, dan mudah diterima oleh publik.

Stand up comedy sebagai bentuk ekspresi populer tidak lagi semata-mata bertujuan menghibur. Ia telah bergeser menjadi ruang edukasi politik yang subtil. Pemikir filsafat bahasa Mikhail Bakhtin mengingatkan bahwa dunia tidak sepenuhnya dapat dipahami dengan wajah serius. Tawa meruntuhkan kemapanan, membongkar yang sakral, membalik hierarki, dan menyingkap dunia apa adanya. Melalui tawa, publik diajak memahami realitas sosial yang kompleks tanpa harus disuguhi bahasa teknokratis yang kering. Di titik ini, humor bekerja sebagai jembatan antara kekuasaan dan warga, sekaligus sebagai cermin bagi praktik demokrasi itu sendiri. 

Humor sebagai Saluran Kritis Komunikasi Politik

Viralnya Mens Rea tidak muncul begitu saja. Fenomena tersebut merupakan respons atas kejenuhan publik terhadap narasi politik formal yang cenderung normatif dan defensif. Di saat yang sama, terdapat penurunan kepercayaan terhadap narasi elite politik yang dianggap kurang menyentuh realitas sehari-hari masyarakat. Dalam konteks ini, komedi satir hadir sebagai saluran kritik alternatif. 

W. Lance Bennett dalam The Personalization of Politics menyebutkan bahwa komunikasi politik tidak terbatas pada lembaga formal, tetapi semakin banyak terjadi melalui bentuk-bentuk informal, populer, dan pesan yang ekspresif. Humor (stand up comedy, satir) dipahami sebagai saluran komunikasi politik non-institusional. Humor politik bekerja dengan strategi retoris. Pesan tidak disampaikan secara literal, melainkan melalui ironi, sindiran, dan punchline yang mengelitik. Tujuannya bukan sekadar memancing tawa, melainkan mengganggu kenyamanan berpikir agar publik terdorong melakukan refleksi. Punchline bukan tujuan akhir, tetapi pintu masuk menuju kesadaran kritis.

Ketika Humor Ditarik ke Ranah Hukum

Persoalan muncul ketika humor kritis ditarik ke arena hukum. Di titik ini, demokrasi diuji. Demokrasi yang sehat seharusnya memiliki ruang toleransi terhadap kritik, termasuk kritik yang dibungkus dengan satir dan tawa. Respons berlebihan terhadap humor justru berpotensi menyempitkan ruang ekspresi publik.

Jika setiap ekspresi kritis diperlakukan sebagai ancaman, publik akan mulai mempertanyakan di mana ruang aman untuk menyuarakan pendapat. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat melahirkan ketakutan berekspresi. Publik memilih diam bukan karena setuju, tetapi karena enggan berhadapan dengan risiko. Ketika itu terjadi, partisipasi politik akan menurun dan demokrasi kehilangan daya hidupnya.

Distorsi Makna di Era Digital

Situasi ini semakin kompleks di era digital. Potongan video pendek yang viral sering kali memisahkan humor dari konteks utuhnya. Bahasa yang seharusnya dipahami dalam rangkaian narasi panjang direduksi menjadi cuplikan singkat. Akibatnya, makna bergeser dan memicu kesalahpahaman.

Kondisi tersebut menuntut peningkatan literasi politik dan literasi digital. Baik publik maupun penguasa perlu memahami bahwa pesan politik yang disampaikan melalui humor tidak dapat dibaca secara tekstual semata. Konteks, niat, dan medium penyampaian menjadi elemen penting dalam proses penafsiran.

Batas Etis dan Kedewasaan Demokrasi

Kebebasan berekspresi tentu bukan tanpa batas. Humor kritis harus tetap berpijak pada prinsip etis: tidak memutarbalikkan fakta, tidak menghasut kebencian personal, dan mampu membuka ruang berpikir kritis bagi publik. Sepanjang prinsip-prinsip ini dijaga, humor politik justru menjadi elemen penting dalam menjaga kesehatan demokrasi.

Demokrasi yang matang bukan demokrasi yang sunyi dari tawa, melainkan demokrasi yang cukup dewasa untuk ditertawakan. Tawa publik bukan ancaman bagi negara. Ia adalah tanda bahwa warga masih peduli, masih terlibat, dan masih berharap pada perbaikan. Mematikan ruang tawa sama artinya dengan mematikan salah satu alarm paling dini dalam demokrasi.

*) Dr. Verdy Firmantoro, Pakar Komunikasi Politik FISIP Universitas Brawijaya

Post Views: 149
Tags: demokrasi dan humorDemokrasi Indonesiahumor politikkebebasan berekspresiKomunikasi Politikkritik kekuasaanliterasi politik digitalruang publik demokratisstand up comedy politik
Previous Post

SNBP 2026 Dibuka, UB Perluas Peluang Masuk Lewat Jalur Prestasi

Next Post

Ujian Independensi Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI

Dinia

Dinia

Next Post
Ujian Independensi Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI

Ujian Independensi Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

August 4, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Ancaman Perang Dagang AS–Eropa Guncang Ekonomi Global

Ancaman Perang Dagang AS–Eropa Guncang Ekonomi Global

January 23, 2026
Korban Banjir Sumatra Gugat Aturan Bencana ke MK

Korban Banjir Sumatra Gugat Aturan Bencana ke MK

January 23, 2026
BEI Suspend Enam Saham, Berikut Daftarnya

BEI Suspend Enam Saham, Berikut Daftarnya

January 23, 2026
Pemerintah Pastikan Pasokan Pangan Stabil hingga Lebaran 2026

Pemerintah Pastikan Pasokan Pangan Stabil hingga Lebaran 2026

January 23, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025