Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Green BUMDesa Dorong Ekonomi Hijau Berkelanjutan Desa Ngijo

Sidik by Sidik
April 6, 2026
in Regional
0
Green BUMDesa Dorong Ekonomi Hijau Berkelanjutan Desa Ngijo

Oplus_131072

3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KANAL24, Malang — Upaya mewujudkan desa yang mandiri secara ekonomi sekaligus ramah lingkungan kini mulai bergulir di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Tim dosen UB yang diketuai Dr.rer.pol. Ferry Prasetyia, S.E., M.App.Ec., melaksanakan program pengabdian masyarakat dengan tema “Green BUMDesa: Inovasi Ekonomi Hijau untuk Pengembangan Berkelanjutan Desa Ngijo Kabupaten Malang” melalui Skema Doktor Mengabdi yang didanai Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UB.

Kegiatan pelatihan dan pendampingan dilaksanakan pada Sabtu, 20 September 2025, bertempat di kantor BUMDesa Bumiwangi Ngijo, Jl. Raya Ngijo No. 01, Kedawung, Karangploso. Kegiatan ini menyasar para pengelola BUMDesa, aparat pemerintah Desa Ngijo, serta perwakilan masyarakat dan pelaku usaha lokal yang terlibat langsung dalam pengembangan potensi desa.

Berjarak 25 menit dari kampus UB, BUMDesa Bumiwangi Ngijo  menyimpan potensi besar berupa  panorama pegunungan yang asri, udara sejuk, serta kekayaan budaya lokal yang otentik. Sektor pariwisata, kuliner, dan hiburan menjadi tulang punggung aktivitas ekonominya. Namun potensi besar itu belum sepenuhnya tergali.

Dr. Ferry Prasetyia menjelaskan bahwa temuan di lapangan menunjukkan tiga persoalan mendasar yang masih membelit pengelolaan BUMDesa tersebut. “Pengelola BUMDesa belum memiliki pemahaman yang cukup tentang prinsip ekonomi hijau, kapasitas sumber daya manusianya masih terbatas, dan pemanfaatan sumber daya alam di sini masih cenderung eksploitatif tanpa perencanaan jangka panjang,” ujarnya.

Kondisi itulah yang mendorong tim pengabdian  yang terdiri dari lintas fakultas, yakni FEB, FIA, dan FT UB  untuk hadir membawa solusi nyata berbasis pendekatan green economy dan ekonomi sirkular.

Suasana Pelatihan BumDesa di Ngijo (ist)

Dalam sesi pelatihan yang berlangsung penuh semangat itu, para peserta diajak memahami konsep dasar ekonomi hijau dan Green BUMDesa melalui enam modul yang telah disusun khusus oleh tim pengabdi. Mulai dari pemetaan potensi sumber daya alam Desa Ngijo, inovasi produk ramah lingkungan berbahan baku lokal, manajemen operasional dan keuangan, pemasaran digital, hingga strategi membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Salah satu materi yang menarik perhatian peserta adalah sesi workshop pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Peserta diperkenalkan pada teknik komposting dari limbah organik dapur dan pertanian, pembuatan ecobrick, hingga ide inovatif mengemas kuliner khas Ngijo menggunakan daun pisang dan besek bambu sebagai pengganti plastik dan styrofoam.

“Kami ingin pengelola BUMDesa tidak hanya memikirkan keuntungan hari ini, tapi juga bagaimana menjaga alam agar tetap bisa dinikmati anak cucu. Itu inti dari ekonomi hijau,” kata Dr. Alfi Haris Wanto, S.A.P., M.A.P., MMG., salah satu anggota tim pengabdian dari Fakultas Ilmu Administrasi UB.

Program ini merupakan kolaborasi lintas disiplin dan lintas pihak. Selain empat dosen dari FEB, FIA, dan FT UB, turut dilibatkan lima mahasiswa UB sebagai agen perubahan di lapangan. Mereka bertugas membantu penyusunan materi pelatihan, pendampingan langsung kepada masyarakat, hingga pengembangan konten promosi digital bagi BUMDesa.

Di sisi mitra, BUMDesa Bumiwangi Ngijo berperan aktif dalam implementasi operasional program, sementara Pemerintah Desa Ngijo memberikan dukungan kebijakan dan fasilitasi infrastruktur. Masyarakat desa pun turut dilibatkan dalam musyawarah perencanaan, memberikan masukan sesuai kebutuhan dan potensi lokal yang mereka pahami lebih baik dari siapa pun.

Kegiatan September 2025 ini bukan titik akhir, melainkan bagian dari peta jalan (road map) pengabdian yang telah dirintis sejak dua tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya, tim yang sama telah lebih dulu mendampingi optimalisasi ekowisata dan pengelolaan sampah menjadi produk ekonomis di Kabupaten Malang. Kini, tahap berikutnya adalah mengintegrasikan seluruh produk BUMDesa dengan pariwisata melalui konsep Green BUMDesa, dilanjutkan pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan daya saing.

“Program ini kami rancang agar tidak berhenti saat tim kami pergi. Kami menyiapkan modul, mendampingi penyusunan SOP, dan mendorong kaderisasi generasi muda desa agar keberlanjutannya terjaga,” jelas Girindra Mega Paksi, S.E., M.E., dosen muda FEB UB yang ikut dalam tim.

Program ini diharapkan menjadi model konkret yang dapat diadopsi desa-desa lain di Kabupaten Malang dan seluruh Indonesia. Jika BUMDesa Bumiwangi Ngijo berhasil membuktikan bahwa ekonomi dan kelestarian lingkungan bisa berjalan beriringan, maka desa-desa lain pun tak perlu ragu mengikuti jejaknya.

“Transformasi ini memang bukan perjalanan singkat. Tapi selama semua pihak berkomitmen dan mau berkolaborasi, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Dr. Ferry Prasetyia dengan optimis.(sdk)

Post Views: 27
Tags: BumDesa ngijoDesa ngijoekonomi hijaufeb ubPengmas UB
Previous Post

Prof Meine Kupas Kompleksitas Agroforestri Modern

Sidik

Sidik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Green BUMDesa Dorong Ekonomi Hijau Berkelanjutan Desa Ngijo

Green BUMDesa Dorong Ekonomi Hijau Berkelanjutan Desa Ngijo

April 6, 2026
Prof Meine Kupas Kompleksitas Agroforestri Modern

Prof Meine Kupas Kompleksitas Agroforestri Modern

April 6, 2026
Unit Rektorat UB Dukung Program Kampus Ramah Lingkungan

Unit Rektorat UB Dukung Program Kampus Ramah Lingkungan

April 6, 2026
Astra dan KAI Bangun 1.000 Rusun Terintegrasi Stasiun

Astra dan KAI Bangun 1.000 Rusun Terintegrasi Stasiun

April 6, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025