Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Industri Plastik Putar Otak Cari Pasokan Bahan Baku

Einid Shandy by Einid Shandy
April 7, 2026
in Ekonomi
0
Industri Plastik Putar Otak Cari Pasokan Bahan Baku

Industri Plastik Putar Otak Cari Pasokan Bahan Baku

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Industri plastik nasional tengah menghadapi tekanan berat akibat ketergantungan tinggi terhadap bahan baku impor di tengah gejolak global. Pelaku usaha kini dipaksa memutar strategi untuk menjaga keberlangsungan produksi, termasuk mencari alternatif sumber bahan baku baru.

Asosiasi Industri Olefin Aromatik dan Plastik Indonesia (Inaplas) mengungkapkan, upaya diversifikasi bahan baku menjadi langkah mendesak agar industri tetap berjalan di tengah ketidakpastian pasokan global. Sekretaris Jenderal Inaplas, Fajar Budiono, menyebut pelaku industri terus mencermati perkembangan pasar, terutama terkait ketersediaan bahan baku utama.

Ia menegaskan, struktur industri plastik Indonesia saat ini masih sangat bergantung pada impor. Kondisi ini membuat sektor tersebut rentan terhadap gangguan eksternal, mulai dari konflik geopolitik hingga gangguan distribusi internasional.

Baca juga:
Harga BBM Pertamina Tak Naik April, Ini Alasannya

ā€œUntuk nafta kebutuhan 3 juta ton per tahun dan 100 persen impor. Untuk bahan baku plastik seperti PE, PP, PET, PS, dan PVC sekitar 8 juta ton, dengan 50 persen masih impor,ā€ ujar Fajar.

Ketergantungan tersebut bukan persoalan baru. Sejumlah laporan menunjukkan industri plastik nasional telah lama bergantung pada bahan baku impor, meski permintaan domestik terus meningkat dan sektor ini memiliki keterkaitan luas dengan berbagai industri lain seperti makanan, kosmetik, hingga otomotif.

Dalam kondisi saat ini, gangguan sekecil apa pun pada rantai pasok global dapat berdampak langsung pada produksi dalam negeri. Oleh karena itu, pelaku industri mulai membuka opsi penggunaan bahan baku alternatif, salah satunya melalui pemanfaatan gas.

Fajar menyebutkan, kebijakan seperti pembebasan bea masuk LPG menjadi peluang untuk mengembangkan sumber bahan baku alternatif. ā€œNol persen bea masuk LPG sebagai bahan baku alternatif, pasokan gas,ā€ katanya.

Langkah diversifikasi ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan, terutama ketika banyak negara mulai mengamankan kebutuhan bahan baku masing-masing. Kondisi tersebut membuat persaingan global semakin ketat dan memperpanjang waktu pengiriman.

Menurut Fajar, pelaku industri bahkan telah menjajaki komunikasi dengan sejumlah kawasan baru untuk mendapatkan pasokan, seperti Asia Tengah, Afrika, dan Amerika. Namun, langkah ini juga memiliki konsekuensi dari sisi logistik.

ā€œSudah mulai komunikasi dengan Asia Tengah, Afrika, dan Amerika. Yang jelas lead time lebih lama, paling cepat sekitar 50 hari,ā€ jelasnya.

Sementara itu, analis dari Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menilai dampak tekanan terhadap industri plastik sangat bergantung pada durasi konflik global yang sedang berlangsung. Jika konflik berkepanjangan, tekanan terhadap pasokan bahan baku berpotensi menjadi masalah struktural.

ā€œKalau kita melihat konflik Timur Tengah ini, kuncinya ada pada durasi. Artinya, yang kita hadapi bukan lagi sekadar gejolak jangka pendek,ā€ ujarnya.

Dalam jangka pendek, ia mendorong pemerintah untuk memberikan insentif yang lebih terarah, seperti subsidi energi bagi industri kecil dan menengah serta insentif pajak untuk efisiensi energi. Selain itu, akses pembiayaan yang lebih longgar juga dinilai penting untuk menjaga arus kas perusahaan.

Namun dalam jangka panjang, persoalan mendasar industri plastik dinilai terletak pada struktur pasokan bahan baku yang belum mandiri. Oleh karena itu, strategi hilirisasi dan integrasi industri menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan sektor ini.

Pengembangan petrokimia berbasis gas domestik, hilirisasi sawit menjadi oleokimia, hingga pemanfaatan mineral untuk industri kimia lanjutan dinilai sebagai langkah strategis yang perlu dipercepat. Selain itu, pembangunan kawasan industri terintegrasi juga diyakini dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing produk nasional.

Dengan tekanan global yang masih berlangsung, pelaku industri plastik dituntut tidak hanya adaptif dalam jangka pendek, tetapi juga mampu bertransformasi secara struktural agar tidak terus bergantung pada pasokan luar negeri. (nid)

Post Views: 57
Tags: bahan baku imporEkonomi IndonesiaHilirisasi IndustriIndustri Manufakturindustri plastik nasionalKANAL24kanal24.co.idketahanan industrikrisis pasokan globaluniversitas brawijaya
Previous Post

Purbaya Siapkan Transformasi PNM Jadi Bank UMKM Nasional

Next Post

FTAB UB Perkuat Internasionalisasi Lewat Summer Course Global

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
FTAB UB Perkuat Internasionalisasi Lewat Summer Course Global

FTAB UB Perkuat Internasionalisasi Lewat Summer Course Global

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FTAB UB Perkuat Internasionalisasi Lewat Summer Course Global

FTAB UB Perkuat Internasionalisasi Lewat Summer Course Global

April 7, 2026
Industri Plastik Putar Otak Cari Pasokan Bahan Baku

Industri Plastik Putar Otak Cari Pasokan Bahan Baku

April 7, 2026
Purbaya Siapkan Transformasi PNM Jadi Bank UMKM Nasional

Purbaya Siapkan Transformasi PNM Jadi Bank UMKM Nasional

April 7, 2026
BISMA FISIP UB, Jembatan Budaya Lokal Global

BISMA FISIP UB, Jembatan Budaya Lokal Global

April 7, 2026

Popular Stories

  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025