Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Kampus Wajib Tanggap! Kesehatan Mental Jadi Fondasi Cegah Kekerasan

Penulis Kanal by Penulis Kanal
May 23, 2026
in Pendidikan
0
Kampus Wajib Tanggap! Kesehatan Mental Jadi Fondasi Cegah Kekerasan

Pelatihan Manajemen Unit Penanganan Kekerasan & Mental Healt (Awan/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Tekanan akademik, perundungan, kekerasan, hingga persoalan relasi sosial di lingkungan pendidikan kini tidak lagi dipandang sebagai masalah sepele. Dalam beberapa tahun terakhir, isu kesehatan mental di sekolah dan perguruan tinggi semakin mendapat perhatian karena berdampak langsung pada kemampuan peserta didik untuk belajar, berinteraksi, hingga menjalani kehidupan sehari-hari secara sehat dan aman.

Di tengah meningkatnya kesadaran tersebut, institusi pendidikan mulai dituntut tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga membangun sistem perlindungan psikologis yang mampu mencegah dan menangani persoalan mental sejak dini. Kesadaran itulah yang mendorong Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Brawijaya menggelar pelatihan manajemen unit penanganan kekerasan dan mental health issue di kampus dan akan dikembangkan juga di sekolah-sekolah, dengan penguatan implementasi Psychological First Aid (PFA) sebagai langkah awal penanganan kasus kekerasan dan persoalan kesehatan mental di lingkungan pendidikan.

Koordinator Kekerasan & Perundungan Satgas PPKPT UB sekaligus narasumber, Ratri Nurwanti, S.Psi, M.Psi, Psikolog, menegaskan bahwa kesehatan mental memiliki posisi yang setara dengan kesehatan fisik dan menjadi syarat utama agar individu dapat berfungsi secara optimal di lingkungan akademik.

“Kesehatan mental itu sama saja seperti kesehatan fisik. Tanpa kesehatan mental, mahasiswa atau civitas tidak dapat menjalankan fungsinya secara optimal. Karena itu perguruan tinggi harus terlibat menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental yang optimal,” jelasnya.

Ratri Nurwanti, S.Psi, M.Psi, Psikolog -Koordinator Kekerasan & Perundungan, Satgas PPKPT UB & Narasumber (Awan/Kanal24)

Ia menekankan bahwa isu kesehatan mental tidak hanya terbatas pada diagnosis gangguan psikologis tertentu, melainkan seluruh kondisi yang mengganggu kesejahteraan dan fungsi individu. Menurutnya, hal tersebut harus menjadi perhatian serius di institusi pendidikan, terutama karena tekanan akademik sering memicu masalah psikologis pada mahasiswa.

“Semua isu kesehatan mental itu bermakna demikian. Apapun diagnosisnya, bahkan bukan gangguan mental sekalipun, selama ada masalah psikis yang mengganggu individu untuk merasa sejahtera dan berfungsi optimal, itu menjadi concern.

Di kalangan mahasiswa, yang paling banyak adalah depresi dan kecemasan, terutama yang berkaitan dengan isu akademik,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Ratri juga menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat secara mental. Perguruan tinggi dinilai perlu membangun sistem pendidikan yang terukur, transparan, dan berbasis kejelasan standar, sekaligus menyediakan fasilitas yang mendukung kesehatan mental mahasiswa.

“Perguruan tinggi perlu menciptakan lingkungan yang sehat mental, misalnya dengan pendidikan yang terukur dengan jelas. Selain itu juga menyediakan fasilitas-fasilitas yang menunjang kesehatan mental mahasiswa,” katanya.

Selain peran institusi, ia menegaskan bahwa mahasiswa juga membutuhkan dukungan sosial yang kuat dari lingkungan terdekat. Keberadaan support system dinilai menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan akademik maupun persoalan personal yang mereka alami.

“Yang paling penting di antara mahasiswa sendiri adalah keberadaan support system, yaitu teman-teman dekat yang bisa saling membantu ketika menghadapi masalah,” tambahnya.

Menutup kegiatan, Ratri berharap agar seluruh peserta pelatihan dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik nyata, baik untuk pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan di lingkungan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif semua pihak dalam meningkatkan kualitas kesehatan mental di institusi masing-masing.

“Harapannya semua pihak yang terlibat, terutama partisipan, dapat mengimplementasikan pengetahuan yang sudah dimiliki untuk encegah dan menangani kekerasan di institusinya, serta berpartisipasi aktif meningkatkan kesehatan mental di lembaga pendidikan yang diikuti,” tutupnya. (qrn)

Post Views: 32
Tags: #kesehatanmentalFikesFikes UBfikesubkampuskanal24.co.idkekerasanKesehatanKesehatan MentalMahasiswaMentalMental healtpendidikanPerundunganpfaPsikologiqorinSDGsUBuniversitas brawijayaUniversitasBrawijaya
Previous Post

Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

Penulis Kanal

Penulis Kanal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Kampus Wajib Tanggap! Kesehatan Mental Jadi Fondasi Cegah Kekerasan

Kampus Wajib Tanggap! Kesehatan Mental Jadi Fondasi Cegah Kekerasan

May 23, 2026
Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

May 23, 2026
Di Era Algoritma dan Perang Narasi, Modal Sosial Bisa Jadi Penyelamat Bangsa

Di Era Algoritma dan Perang Narasi, Modal Sosial Bisa Jadi Penyelamat Bangsa

May 23, 2026
Kemilau Cahaya Brawijaya, Cara Baru UB Bicara tentang Kreativitas dan Masa Depan

Kemilau Cahaya Brawijaya, Cara Baru UB Bicara tentang Kreativitas dan Masa Depan

May 23, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025