Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Di Era Algoritma dan Perang Narasi, Modal Sosial Bisa Jadi Penyelamat Bangsa

Dinia by Dinia
May 23, 2026
in Riset Inovasi
0
Di Era Algoritma dan Perang Narasi, Modal Sosial Bisa Jadi Penyelamat Bangsa

Dr. Redy Eko Prasetyo (Ist.)

5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24 – Di era media sosial hari ini, masyarakat Indonesia menghadapi paradoks yang kian mengkhawatirkan. Teknologi membuat manusia semakin terhubung, tetapi hubungan sosial justru terasa makin rapuh. Perdebatan di ruang digital mudah berubah menjadi permusuhan, perbedaan pandangan cepat memicu polarisasi, sementara budaya saling percaya perlahan terkikis oleh banjir informasi, framing media, dan pertarungan opini tanpa henti.

Fenomena itu terlihat hampir setiap hari di media sosial. Timeline dipenuhi pertengkaran politik, perang komentar, buzzer, hingga konten provokatif yang sengaja dimainkan demi engagement dan kepentingan tertentu. Di tengah situasi tersebut, masyarakat perlahan kehilangan ruang dialog yang sehat. Orang lebih mudah menyerang dibanding memahami, lebih cepat menghakimi dibanding mendengar.

Padahal, Indonesia sejak lama dikenal sebagai bangsa yang hidup dengan budaya gotong royong, solidaritas sosial, dan kedekatan komunitas. Namun di tengah derasnya arus digitalisasi, nilai-nilai itu mulai menghadapi tantangan besar.

Kondisi inilah yang membuat penelitian Dr. Redy Eko Prasetyo menjadi sangat relevan untuk dibaca hari ini. Dosen Program Studi D-IV Desain Grafis Vokasi Universitas Brawijaya itu menyoroti pentingnya modal sosial atau social capital sebagai fondasi menjaga kohesi masyarakat Indonesia di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.

Dalam jurnal internasional berjudul Social Capital’s Impact on Indonesia’s Urban and Rural Areas, Redy menjelaskan bahwa modal sosial merupakan jaringan hubungan, rasa percaya, dan nilai kebersamaan yang memungkinkan masyarakat dapat bekerja sama demi kepentingan bersama.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam Journal of Law and Sustainable Development dan membahas bagaimana hubungan sosial menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan di Indonesia.

Ketika Masyarakat Terhubung, Tapi Tidak Lagi Dekat

Masalah terbesar masyarakat modern hari ini bukan sekadar banjir informasi, tetapi krisis kepercayaan sosial. Media sosial perlahan menciptakan ruang gema (echo chamber) yang membuat orang hanya mendengar opini dari kelompoknya sendiri. Akibatnya, masyarakat semakin mudah curiga, mudah tersinggung, dan sulit membangun dialog sehat.

Dalam penelitiannya, Redy membagi modal sosial menjadi dua bentuk utama, yakni bonding social capital dan bridging social capital. Bonding social capital merupakan hubungan erat dalam kelompok tertentu, sementara bridging social capital menjadi jembatan hubungan antar kelompok sosial yang berbeda.

Kedua bentuk modal sosial itu sebenarnya sudah lama hidup dalam masyarakat Indonesia melalui budaya gotong royong, hubungan kekeluargaan, organisasi sosial, hingga solidaritas antarwarga. Namun di era digital, pola hubungan sosial tersebut mulai mengalami perubahan.

Algoritma media sosial lebih menyukai konten yang memancing emosi dibanding percakapan yang membangun pemahaman. Akibatnya, konflik lebih mudah viral dibanding kolaborasi sosial. Konten provokatif lebih cepat menyebar dibanding edukasi. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang akhirnya terjebak dalam polarisasi tanpa menyadari bahwa mereka sedang diarahkan oleh arus informasi yang terus dimainkan.

Di sinilah letak persoalan utamanya.

Ketika masyarakat kehilangan rasa percaya, maka ruang sosial menjadi rapuh. Polarisasi bukan hanya berdampak pada politik, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial, pendidikan, bahkan ekonomi masyarakat.

Infografis riset Dr. Redy Eko Prasetyo : Social Capital’s Impact on Indonesia’s Urban and Rural Areas (Diolah : Kanal24)

Modal Sosial dan Budaya Gotong Royong Indonesia

Penelitian Redy menarik karena tidak hanya membahas masyarakat perkotaan, tetapi juga melihat bagaimana modal sosial tumbuh di pedesaan Indonesia. Dalam penelitiannya, masyarakat desa disebut masih memiliki hubungan sosial yang relatif kuat melalui budaya gotong royong dan kedekatan komunitas.

Budaya gotong royong menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana masyarakat bekerja bersama tanpa pamrih demi kepentingan bersama. Warga saling membantu dalam pembangunan fasilitas umum, kegiatan pertanian, hingga aktivitas sosial budaya lainnya.

Namun tantangannya, masyarakat pedesaan juga menghadapi keterbatasan akses informasi, jaringan ekonomi, dan koneksi dengan pihak luar. Sebaliknya, masyarakat perkotaan memiliki akses jaringan yang luas, tetapi sering kehilangan kedekatan sosial antarwarga.

Kondisi ini menjadi ironi modern Indonesia.

Kota berkembang cepat dengan teknologi dan ekonomi digital, tetapi hubungan sosial masyarakatnya semakin individualistis. Di sisi lain, desa masih menyimpan solidaritas sosial yang kuat, namun menghadapi tantangan pembangunan dan akses sumber daya.

Menurut Redy, modal sosial memiliki peran penting dalam meningkatkan kerja sama masyarakat, memperkuat ketahanan komunitas, hingga mendukung kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

Bahaya Polarisasi di Era Algoritma

Di era media sosial hari ini, tantangan modal sosial semakin besar. Perdebatan publik tidak lagi berlangsung dalam ruang dialog sehat, tetapi sering berubah menjadi pertarungan identitas dan emosi.

Konten-konten provokatif lebih mudah menyebar dibanding narasi edukatif. Buzzer politik, perang tagar, hingga framing media membuat masyarakat mudah terjebak dalam konflik berkepanjangan. Akibatnya, ruang digital yang semestinya menjadi sarana membangun koneksi justru sering berubah menjadi arena perpecahan sosial.

Jika kondisi ini terus berlangsung, dampaknya bukan hanya polarisasi politik, tetapi juga melemahnya solidaritas sosial masyarakat Indonesia.

Padahal, penelitian Redy menunjukkan bahwa modal sosial memiliki peran penting dalam membangun ketahanan komunitas dan memperkuat pembangunan masyarakat. Hubungan sosial yang sehat mampu membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan ekonomi hingga krisis sosial.

Temuan itu terasa sangat relevan dengan kondisi Indonesia hari ini. Masyarakat tidak cukup hanya melek digital, tetapi juga perlu membangun kembali budaya saling percaya dan solidaritas sosial agar tidak mudah terpecah oleh arus informasi yang semakin liar.

Pada akhirnya, penelitian Redy Eko Prasetyo menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar Indonesia bukan hanya terletak pada teknologi atau pertumbuhan ekonomi, tetapi pada kemampuan masyarakatnya untuk saling percaya dan bekerja sama.

Di tengah polarisasi, perang narasi, dan kebisingan media sosial hari ini, modal sosial menjadi fondasi penting agar masyarakat Indonesia tidak kehilangan identitasnya sebagai bangsa yang menjunjung gotong royong dan solidaritas sosial. (Din)

Baca juga sumber artikel : Social Capital’s Impact on Indonesia’s Urban and Rural Areas

Post Views: 35
Tags: algoritma media sosialbudaya gotong royongbuzzer politikframing mediagotong royongJurnal Internasionalkohesi sosialkomunikasi sosialliterasi digitalmasyarakat digitalmedia sosial Indonesiamodal sosialPenelitian Ubperang narasipolarisasi digitalredy eko prasetyoSDGs UBsocial capitalsolidaritas sosialub berdampakUB Primeuniversitas brawijayaVokasi UB
Previous Post

Kemilau Cahaya Brawijaya, Cara Baru UB Bicara tentang Kreativitas dan Masa Depan

Next Post

Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

Dinia

Dinia

Next Post
Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

Biskuit Vignita FIKES UB Jadi Inovasi Cegah Stunting

May 23, 2026
Di Era Algoritma dan Perang Narasi, Modal Sosial Bisa Jadi Penyelamat Bangsa

Di Era Algoritma dan Perang Narasi, Modal Sosial Bisa Jadi Penyelamat Bangsa

May 23, 2026
Kemilau Cahaya Brawijaya, Cara Baru UB Bicara tentang Kreativitas dan Masa Depan

Kemilau Cahaya Brawijaya, Cara Baru UB Bicara tentang Kreativitas dan Masa Depan

May 23, 2026
Manfaat Bersedekah untuk Kesehatan Mental

Manfaat Bersedekah untuk Kesehatan Mental

May 23, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkiniā€Ž
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025