Kanal24, Malang – Di tengah dinamika akademik yang padat, ruang-ruang spiritual tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan kampus. Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) menandai hal itu melalui pelepasan calon jemaah haji tahun 2026 sebagai momentum memperkuat nilai kebersamaan dan refleksi diri di lingkungan akademik.
Kegiatan pelepasan digelar di Auditorium Lantai 6 Gedung A FH UB, Senin (20/4/2026), dan berlangsung khidmat dengan dihadiri sivitas akademika. Acara ini menjadi bentuk doa dan dukungan bagi para dosen yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.
Empat dosen FH UB yang akan berangkat ke Tanah Suci adalah Prof. Dr. Iwan Permadi, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Budi Santoso, S.H., LL.M., Dr. Hanif Nur Widhiyanti, S.H., M.Hum., serta Dr. Indah Dwi Qurbani, S.H., M.H.
Dekan FH UB dalam sambutannya menegaskan bahwa ibadah haji memiliki makna yang lebih luas dari sekadar perjalanan religius. Ia menyebut momen ini sebagai refleksi yang diharapkan membawa dampak positif, baik secara personal maupun bagi lingkungan kampus.

“Keberangkatan Bapak dan Ibu sekalian merupakan anugerah yang patut disyukuri. Kami seluruh keluarga besar FH UB turut mendoakan agar diberikan kelancaran, kesehatan, serta menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga berharap sepulangnya dari Tanah Suci, para dosen dapat membawa nilai-nilai keteladanan yang memperkuat atmosfer akademik di FH UB.
Sementara itu, perwakilan calon jemaah haji, Prof. Dr. Iwan Permadi, S.H., M.Hum., menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh sivitas akademika.
“Kami memohon doa restu agar diberikan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Semoga perjalanan ini tidak hanya menjadi ibadah personal, tetapi juga membawa keberkahan bagi keluarga besar FH UB,” tuturnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama yang mencerminkan semangat kebersamaan di lingkungan kampus. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga penguat nilai spiritual dan solidaritas di antara sivitas akademika FH UB.














