Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Ruang Digital Anak Kian Rawan, Komdigi Perkuat Perlindungan

Einid Shandy by Einid Shandy
May 29, 2026
in Hukum
0
Ruang Digital Anak Kian Rawan, Komdigi Perkuat Perlindungan

Pemaparan materi oleh Ferry Agung H., S.H., M.H. Direktorat Strategi dan Kebijakan Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Tiwi/Kanal24)

4
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Perkembangan teknologi digital yang semakin masif membawa tantangan baru bagi perlindungan anak di Indonesia. Di tengah meningkatnya jumlah pengguna internet usia dini, ancaman berupa paparan pornografi, perjudian online, hingga praktik child grooming turut berkembang dan dinilai dapat memengaruhi tumbuh kembang anak secara serius. Kondisi ini mendorong pemerintah memperkuat kebijakan pengawasan ruang digital sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem internet yang lebih aman bagi generasi muda.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kuliah tamu yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bersama Kementerian Komunikasi dan Digital pada Selasa (26/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, Ferry Agung H., S.H., M.H. dari Direktorat Strategi dan Kebijakan Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital menyoroti kompleksitas ancaman digital terhadap anak di Indonesia.

Baca juga:
Ancaman Digital Anak Meledak, FH UB Bongkar Peran Negara

Ferry Agung H., S.H., M.H. Direktorat Strategi dan Kebijakan Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Tiwi/Kanal24)

Ferry menjelaskan bahwa ruang digital saat ini menjadi arena yang sangat luas dengan tingkat risiko tinggi bagi anak-anak. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan pemetaan risiko secara komprehensif agar kebijakan perlindungan anak dapat berjalan efektif.

“Ruang digital ini segala informasi elektronik atau dokumen elektronik sangat luas, sehingga perlu pemerintah memetakan risiko yang baik buat anak,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kebijakan negara harus berbasis mitigasi risiko, terutama karena jumlah pengguna internet anak di Indonesia telah mencapai hampir 30 juta orang. Angka tersebut menjadi dasar kuat bagi pemerintah untuk mempercepat penyusunan regulasi perlindungan anak di ruang digital.

“Pemerintah perlu menetapkan kebijakan mengenai PP Tunas yang merupakan amanat langsung dari Undang-Undang ITE,” katanya.

Menurut Ferry, tantangan terbesar bukan hanya pada aspek regulasi, tetapi juga derasnya arus konten negatif yang mudah diakses anak-anak. Ia menyoroti berbagai ancaman seperti pornografi, pornografi anak, seksualitas, child grooming, hingga perjudian online yang dinilai dapat berdampak serius terhadap perkembangan mental dan perilaku anak.

“Konten-konten negatif seperti pornografi, pornografi anak, seksualitas, child grooming, dan perjudian online menjadi ancaman serius,” tegasnya.

Meski demikian, Ferry menilai ruang digital juga memiliki potensi positif yang besar apabila dikelola secara tepat. Karena itu, pemerintah tidak hanya menekankan pendekatan represif, tetapi juga langkah preventif melalui kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara akses teknologi dan perlindungan anak.

“Makanya kita membuat kebijakan PP Tunas untuk menjaga tumbuh kembang anak dan menjaga kedaulatan ruang digital agar aman digunakan,” jelasnya.

Dalam implementasinya, pemerintah juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai platform digital guna mempercepat koordinasi pengawasan konten berbahaya.

“Kami sudah memiliki kerja sama yang erat dengan berbagai platform sehingga memudahkan koordinasi,” ujarnya.

Selain platform digital, kerja sama lintas lembaga turut dilakukan bersama OJK, aparat penegak hukum, TNI, Polri, hingga kementerian terkait. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat pengawasan terhadap berbagai potensi pelanggaran di ruang digital, termasuk peredaran konten ilegal dan berbahaya.

Ferry juga menekankan pentingnya keterlibatan dunia akademik dalam penyusunan kebijakan digital nasional. Ia menyebut Kementerian Komunikasi dan Digital telah menjalin nota kesepahaman dengan Universitas Brawijaya guna mendukung kajian akademik terkait keamanan ruang digital.

“Kami terbuka untuk bekerja sama, khususnya dalam penyusunan kebijakan agar ruang digital lebih aman,” katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, platform digital, aparat penegak hukum, hingga perguruan tinggi, perlindungan anak di ruang digital diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Ferry menegaskan bahwa ancaman digital yang berkembang cepat tidak dapat diatasi hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. (qrn)

Post Views: 64
Tags: ancaman digitalFakultas Hukum UBFh UBkanal24.co.idkeamanan internetkebijakan pemerintahkolaborasi digitalKomdigikonten negatifliterasi digitalperlindungan anakpp tunasqorinruang digital anakuniversitas brawijaya
Previous Post

Dolar AS Nyaris Tembus Rp18.000, Rupiah Kian Tertekan Akibat Geopolitik Global

Next Post

Prabowo: Indonesia dan Prancis Punya Peran Strategis Menjaga Stabilitas Dunia

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Prabowo: Indonesia dan Prancis Punya Peran Strategis Menjaga Stabilitas Dunia

Prabowo: Indonesia dan Prancis Punya Peran Strategis Menjaga Stabilitas Dunia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
BPJS Ketenagakerjaan Bidik UB Jadi Role Model Perlindungan Jaminan Sosial di Kampus

BPJS Ketenagakerjaan Bidik UB Jadi Role Model Perlindungan Jaminan Sosial di Kampus

May 29, 2026
Mahasiswa FTAB UB Raih Gold Medal ITEX-WYIE 2026 Lewat Inovasi AI Akuaponik

Mahasiswa FTAB UB Raih Gold Medal ITEX-WYIE 2026 Lewat Inovasi AI Akuaponik

May 29, 2026
Pemkot Malang Matangkan Integrasi Kawasan Wisata

Pemkot Malang Matangkan Integrasi Kawasan Wisata

May 29, 2026
Festival Kurban FT UB Perkuat Solidaritas Sosial Kampus

Festival Kurban FT UB Perkuat Solidaritas Sosial Kampus

May 29, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025