Kanal24, Malang – Konsistensi dalam belajar menjadi kunci keberhasilan salah satu mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) meraih silver medal pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA). Prestasi tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus mengharumkan nama UB di tingkat nasional.
Peraih medali mengaku tidak menyangka mampu membawa pulang penghargaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa usahanya selama masa persiapan membuahkan hasil.
“Saya senang. Saya tidak menyangka kalau bisa membawa pulang medali ini. Saya merasa bangga bisa mengharumkan nama Universitas Brawijaya melalui medali ini,” ujarnya.
Baca juga:
Hadapi Arus Informasi, UB Matangkan Strategi Komunikasi Krisis
Di balik keberhasilannya, ia harus menghadapi tantangan membagi waktu antara menjalani perkuliahan dan mempersiapkan diri menghadapi ONMIPA. Karena itu, manajemen waktu menjadi hal yang paling penting selama proses persiapan.
“Tantangan terbesar mungkin pembagian waktunya. Karena ada kuliah, lalu juga harus meluangkan waktu untuk belajar dan persiapan ONMIPA,” katanya.

Untuk menghadapi kompetisi, ia memilih membangun kebiasaan belajar secara konsisten. Setiap hari, ia meluangkan waktu untuk mengerjakan setidaknya satu soal latihan agar kemampuan analisis dan pemahamannya terus terasah.
“Strateginya mungkin manajemen waktu. Lalu untuk persiapannya sendiri, saya latihan soal setiap hari. Paling tidak setiap hari mengerjakan satu soal, tetapi dilakukan secara konsisten,” ungkapnya.
Baginya, silver medal ONMIPA menjadi pencapaian yang sangat berarti karena membuktikan dirinya mampu bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Ia pun berpesan kepada mahasiswa yang ingin mengikuti ONMIPA pada tahun berikutnya agar mulai mempersiapkan diri sejak sekarang dan tidak mudah menyerah.
“Persiapkan dari sekarang. Jangan menyerah. Saya yakin kalian bisa, asalkan benar-benar berusaha,” pesannya.(ffn)














