Kanal24, Malang – Prestasi di ajang bergengsi tidak selalu lahir dari persiapan singkat menjelang kompetisi. Bagi Finalis Clash of Champions (COC) Season 3 asal Universitas Brawijaya (UB), Alexander Imanuel Widjanarko, keberhasilan justru merupakan hasil dari proses panjang dalam membangun prestasi dan mengasah kemampuan berpikir.
Pengalaman tersebut ia bagikan dalam podcast UBTV yang digelar pada Selasa (7/7/2026). Dalam perbincangan itu, Alexander mengulas motivasinya mengikuti Clash of Champions (COC) Season 3, tantangan yang dihadapi selama kompetisi, hingga pesan bagi mahasiswa agar berani memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.
Baca Juga:
Expo Beasiswa Filkom UB Tarik Ratusan Peserta
COC Jadi Ajang Mengembangkan Potensi
Finalis Clash of Champions (COC) Season 3 Universitas Brawijaya, Alexander Imanuel Widjanarko, mengatakan keinginannya mengikuti COC Season 3 berangkat dari besarnya skala kompetisi tersebut. Menurutnya, ajang ini menjadi kesempatan untuk memaksimalkan potensi yang telah ia bangun selama ini.
“Motivasinya sendiri karena saya melihat bahwa COC ini merupakan event yang masif. Jadi saya ingin memaksimalkan bisnis saya dengan mengikuti COC ini,” ujar Alexander.
Ia juga mengaku tidak melakukan persiapan khusus sebelum mengikuti kompetisi. Baginya, COC lebih mengandalkan rekam jejak prestasi serta kemampuan berpikir yang telah dimiliki peserta. “Jujur tidak ada persiapan yang terlalu khusus. Karena menurut saya pribadi, COC itu murni berkaitan dengan achievement yang sudah kita bangun dan juga kemampuan berpikir atau IQ yang kita miliki,” jelasnya.

Tantangan dan Pesan untuk Mahasiswa UB
Selama mengikuti COC Season 3, Alexander mengaku tantangan paling berkesan adalah menghadapi soal-soal yang berada di luar perkiraannya. Meski demikian, pengalaman tersebut justru membuatnya semakin mengagumi kemampuan peserta lain.
“Pastinya adalah mengerjakan soal-soal yang benar-benar di luar dugaan. Tapi saya sangat kagum karena ternyata ada orang-orang yang bisa mengerjakan soal-soal tersebut,” katanya.
Di akhir podcast, Alexander mengajak mahasiswa Universitas Brawijaya untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan yang dimiliki selama masih muda. “Pastinya karena kita semua masih muda, harapannya adalah kita bisa memaksimalkan semua kesempatan yang ada sebelum kehilangan berbagai privilege masa muda yang kita miliki,” pesannya. (gal)













