Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Mahasiswa UB Kembangkan Teknologi Deteksi Bakteri Lebih Cepat dengan AI

Einid Shandy by Einid Shandy
July 15, 2026
in Pendidikan
0
Mahasiswa UB Kembangkan Teknologi Deteksi Bakteri Lebih Cepat dengan AI

Tim internasional International Genetically Engineered Machine (iGEM) UB. (Andik/UBTV)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Mendeteksi bakteri penyebab penyakit umumnya memerlukan proses laboratorium yang memakan waktu, biaya, serta peralatan khusus. Berangkat dari tantangan tersebut, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) mengembangkan teknologi biosensor berbasis deep learning yang ditargetkan mampu mendeteksi bakteri secara lebih cepat, spesifik, dan terjangkau.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh Tim iGEM Brawijaya yang akan membawa nama Universitas Brawijaya dalam ajang International Genetically Engineered Machine (iGEM), kompetisi internasional bergengsi di bidang biologi sintetik yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk menciptakan solusi berbasis riset bagi berbagai persoalan di masyarakat.

Baca Juga:
Doktor UB Temukan Pola Tanam Rumput Gajah yang Bikin Pakan Ternak Lebih Hemat

Berawal dari Kompetisi Dunia, Berorientasi pada Solusi

Tim iGEM Brawijaya terdiri atas Verlin Tio Yunus sebagai Team Leader sekaligus Human Practice Division, Shellvanny Han Wanda sebagai Team Vice Leader sekaligus Wet Lab Division, Vincenzio Jocelino sebagai Coordinator Lab, serta Zaskia Adyarizki Salsabila yang bertugas pada Human Practice Division.

Verlin menjelaskan bahwa iGEM bukan sekadar ajang adu kemampuan di bidang biologi sintetik, melainkan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
bagi masyarakat.

Verlin Tio Yunus selaku Team Leader sekaligus Human Practice Division.(Andik/UBTV)

“Secara sederhananya, iGEM adalah kompetisi internasional di bidang biologi sintetik yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk menghasilkan riset yang bisa menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kompetisi tersebut, Tim iGEM Brawijaya mengembangkan teknologi biosensor yang memanfaatkan nanobody dan teknologi deep learning untuk mendeteksi bakteri secara lebih akurat.

Keikutsertaan ini juga menjadi momentum kebangkitan kembali Tim iGEM Brawijaya setelah sempat vakum selama lima tahun. Sebelumnya, Universitas Brawijaya pernah mengikuti kompetisi yang sama pada 2014, 2015, dan 2021.

“Motivasi kami yang kuat untuk meneruskan kiprah tim sebelumnya menjadi alasan terbentuknya iGEM Brawijaya. Kami ingin membawa nama baik Brawijaya di kancah internasional,” kata Verlin.

Kembangkan Kit Deteksi Bakteri Berbasis Biosensor yang Terjangkau

Shellvanny Han Wanda sebagai Team Vice Leader sekaligus W Lab Division. (Andik/UBTV)

Salah satu fokus utama riset Tim iGEM Brawijaya adalah mengembangkan kit deteksi bakteri yang mampu bekerja secara cepat, spesifik, dan memiliki biaya yang lebih terjangkau dibandingkan metode konvensional.

Shellvanny Han Wanda menjelaskan bahwa teknologi tersebut menggabungkan pendekatan biologi sintetik dengan kecerdasan buatan (deep learning) untuk meningkatkan ketepatan proses deteksi.

“Kalau dari sisi riset sendiri, kami sedang mengembangkan kit deteksi bakteri secara spesifik dan cepat, dan yang terpenting affordable atau terjangkau,” jelas Shellvanny.

Tak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tim juga memperhatikan aspek penerapan inovasi melalui Human Practice Division. Divisi ini bertugas memastikan riset yang dikembangkan dapat diterima masyarakat dan benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.

Zaskia Adyarizki Salsabila sebagai Human Practice Division. (Andik/UBTV)

Minim Ahli Biologi Sintetik Jadi Tantangan

Di balik pengembangan teknologi tersebut, tim juga menghadapi tantangan yang tidak ringan.

Vincenzio Jocelino mengungkapkan bahwa bidang biologi sintetik dan rekayasa genetika masih memiliki jumlah peneliti yang relatif terbatas di Indonesia. Kondisi tersebut membuat proses diskusi maupun penyelesaian persoalan teknis di laboratorium menjadi lebih menantang.

“Bidang yang kami tekuni sekarang ini memiliki orang-orang yang berkecimpung di bidang tersebut masih sangat sedikit di Indonesia. Ketika kami menghadapi tantangan di laboratorium, orang yang bisa membantu troubleshooting juga masih terbatas,” ujarnya.

Untuk mengatasinya, tim aktif berdiskusi dengan berbagai akademisi, peneliti, hingga diaspora Indonesia yang memiliki pengalaman riset di luar negeri.

Vincenzio Jocelino selaku Coordinator Lab. (Andik/UBTV)

Ingin Inovasi Tak Berhenti di Laboratorium

Bagi Tim iGEM Brawijaya, kompetisi internasional bukanlah tujuan akhir. Mereka berharap teknologi yang dikembangkan dapat diterapkan secara nyata sehingga memberi manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kami ke depannya, riset ini benar-benar bisa terjun ke masyarakat luas. Karena riset tidak bisa berdiri sendiri hanya dari sisi laboratorium, tetapi juga harus berjalan seiring dengan penerimaan sosial masyarakat,” tutur Verlin.

Selain itu, tim berharap kiprah mereka dapat menginspirasi mahasiswa Universitas Brawijaya lainnya untuk berani terlibat dalam riset dan kompetisi internasional.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Tim iGEM Brawijaya ingin membuktikan bahwa karya mahasiswa Indonesia tidak hanya mampu bersaing di tingkat global, tetapi juga berpotensi menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan kesehatan dan kehidupan masyarakat di masa depan. (gal)

Post Views: 56
Tags: biologi sintetikbiosensor bakteriDeep LearninggalangiGEM BrawijayaInternational Genetically Engineered MachineKANAL24kanal24.co.idriset internasionaluniversitas brawijaya
Previous Post

AI Bisa Jadi Teman Belajar, Asal Guru Tahu Cara Memanfaatkannya

Next Post

FBiPK UB Turun ke Kampung, Warga Belajar Barista hingga Kelola Sampah

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
FBiPK UB Turun ke Kampung, Warga Belajar Barista hingga Kelola Sampah

FBiPK UB Turun ke Kampung, Warga Belajar Barista hingga Kelola Sampah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
MBG Kembali Bergulir, BGN Sidak Sekolah dan Dapur untuk Pastikan Makanan Aman

MBG Kembali Bergulir, BGN Sidak Sekolah dan Dapur untuk Pastikan Makanan Aman

July 15, 2026
FBiPK UB Turun ke Kampung, Warga Belajar Barista hingga Kelola Sampah

FBiPK UB Turun ke Kampung, Warga Belajar Barista hingga Kelola Sampah

July 15, 2026
Mahasiswa UB Kembangkan Teknologi Deteksi Bakteri Lebih Cepat dengan AI

Mahasiswa UB Kembangkan Teknologi Deteksi Bakteri Lebih Cepat dengan AI

July 15, 2026
AI Bisa Jadi Teman Belajar, Asal Guru Tahu Cara Memanfaatkannya

AI Bisa Jadi Teman Belajar, Asal Guru Tahu Cara Memanfaatkannya

July 15, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025