Kanal24, Malang – Mencukur bulu tubuh masih menjadi pilihan banyak orang karena praktis, cepat, dan bisa dilakukan sendiri di rumah. Namun, kebiasaan yang terlihat sederhana ini ternyata masih sering dilakukan dengan cara yang kurang tepat. Mulai dari mencukur saat kulit kering hingga menggunakan pisau cukur yang sudah tumpul, kesalahan kecil tersebut dapat memicu iritasi, luka, hingga rambut tumbuh ke dalam atau ingrown hair.
Padahal, dengan teknik yang benar, proses shaving dapat membuat kulit tetap halus tanpa meninggalkan rasa perih atau kemerahan. Persiapan sebelum mencukur, teknik yang tepat, hingga perawatan setelahnya menjadi tiga langkah penting yang tidak boleh diabaikan.
Baca juga:
Doktor UB Tawarkan Solusi agar Peternak Sapi Rakyat Lebih Mandiri
Persiapan Kulit Jadi Langkah Awal
Sebelum mulai mencukur, kulit sebaiknya dipersiapkan terlebih dahulu. Mandi menggunakan air hangat selama beberapa menit dapat membantu melembutkan batang rambut sehingga lebih mudah dipotong. Selain itu, eksfoliasi ringan menggunakan scrub lembut atau washcloth juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati sekaligus mengurangi risiko ingrown hair.
Penggunaan shaving cream atau shaving gel juga disarankan agar mata pisau dapat meluncur lebih lembut di atas permukaan kulit. Produk ini berfungsi mengurangi gesekan sehingga risiko luka dan iritasi menjadi lebih kecil dibanding mencukur dalam kondisi kulit kering.
Gunakan Teknik yang Tepat
Selain persiapan, kondisi alat cukur juga memengaruhi hasil akhir. Pisau cukur yang sudah tumpul sebaiknya segera diganti karena dapat menyebabkan pengguna mengulang sapuan berkali-kali, sehingga kulit lebih mudah mengalami iritasi.

Bagi pemilik kulit sensitif, mencukur mengikuti arah tumbuh rambut lebih dianjurkan dibanding melawan arah rambut. Meski hasilnya mungkin tidak sehalus sekali sapuan berlawanan arah, cara ini lebih aman untuk mengurangi risiko razor burn maupun rambut tumbuh ke dalam.
Selama mencukur, gunakan tekanan yang ringan dan bilas mata pisau secara berkala agar sisa rambut tidak menumpuk. Langkah sederhana ini membantu menjaga hasil cukur tetap bersih sekaligus memperpanjang kinerja pisau.
Jangan Lupakan Perawatan Setelah Shaving
Perawatan setelah mencukur sama pentingnya dengan proses sebelumnya. Bilas area yang baru dicukur menggunakan air dingin untuk membantu menenangkan kulit, kemudian keringkan secara perlahan menggunakan handuk bersih.
Setelah itu, aplikasikan pelembap bebas alkohol yang mengandung bahan seperti aloe vera, gliserin, atau ceramide untuk menjaga kelembapan kulit. Jika area yang dicukur akan terpapar sinar matahari, penggunaan tabir surya juga disarankan agar kulit yang masih sensitif tetap terlindungi.
Pada akhirnya, shaving bukan sekadar menghilangkan bulu tubuh. Dengan alat yang bersih, teknik yang benar, serta perawatan setelah bercukur, kulit dapat tetap terasa halus sekaligus terhindar dari iritasi, razor burn, maupun ingrown hair. Rutinitas sederhana ini juga dapat membuat pengalaman mencukur di rumah menjadi lebih nyaman dan aman.(ffn)














