Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) resmi menjadi bagian dari proses produksi film layar lebar 3726 MDPL. Tidak hanya menjadi lokasi pengambilan gambar, kampus ini juga melibatkan ratusan mahasiswa sebagai pemeran pendukung hingga tim produksi, membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung atmosfer industri perfilman profesional.
Kolaborasi antara Universitas Brawijaya dan Falcon Pictures tersebut ditandai dengan pembukaan simbolis hari pertama syuting yang digelar di Gedung Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) UB, Rabu (6/8/2026). Pembukaan dilakukan oleh Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., bersama Dekan FBiPK UB, Prof. Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D.
Film 3726 MDPL merupakan adaptasi novel berjudul sama karya Nurwina Sari. Sebelum diterbitkan menjadi novel, kisah tersebut lebih dahulu dikenal sebagai cerita Alternate Universe (AU) yang viral di TikTok dan memiliki basis pembaca yang besar.
Baca juga:
FBiPK UB Gandeng Falcon Pictures, Mahasiswa Berpeluang Magang Produksi Film

Diproduksi oleh Falcon Pictures, film ini disutradarai Fajar Bustomi, sineas yang dikenal lewat sejumlah film populer seperti Dilan 1990, Mariposa, Buya Hamka, hingga Pasutri Gaje. Pemeran utama film ini adalah Abun Sungkar sebagai Rangga Raja dan Callista Arum sebagai Andini Hangura.
Mahasiswa Tak Sekadar Menonton, tetapi Terlibat Langsung
Salah satu hal yang membedakan produksi 3726 MDPL dengan film pada umumnya adalah keterlibatan mahasiswa Universitas Brawijaya secara langsung.
Ratusan mahasiswa UB dipercaya menjadi pemeran pendukung, sementara sebagian lainnya memperoleh kesempatan mengikuti proses produksi sebagai bagian dari tim di balik layar. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang seni, perfilman, maupun industri kreatif.
Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana dunia pendidikan tinggi mulai membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi industri.
Jembatani Dunia Kampus dan Industri Kreatif
Dalam sambutannya, Rektor UB Prof. Widodo menyampaikan harapannya agar kerja sama ini tidak berhenti pada satu proyek film, melainkan berkembang menjadi kolaborasi berkelanjutan yang memberi manfaat bagi mahasiswa.
Melalui keterlibatan langsung dalam proses produksi, mahasiswa diharapkan memperoleh pengalaman profesional yang tidak selalu didapatkan di ruang kuliah, mulai dari manajemen produksi, kerja tim, hingga proses kreatif di industri perfilman.
Senada dengan itu, Dekan FBiPK UB Prof. Mangku Purnomo berharap produksi 3726 MDPL menjadi pintu masuk bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang seni pertunjukan maupun produksi audiovisual untuk mengembangkan kompetensi mereka melalui program magang dan kolaborasi bersama industri.
Perkenalkan Kehutanan UB Lewat Layar Lebar
Selain memberikan pengalaman bagi mahasiswa, kerja sama ini juga menjadi kesempatan memperkenalkan Program Studi Kehutanan Universitas Brawijaya kepada masyarakat luas.
Melalui latar cerita yang dekat dengan alam dan dunia pendakian, pihak fakultas berharap kehadiran 3726 MDPL mampu memperlihatkan potensi akademik sekaligus kekayaan lingkungan yang menjadi bagian dari pembelajaran di FBiPK UB.
Momentum ini dinilai dapat memperkuat citra Universitas Brawijaya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan riset, tetapi juga aktif membangun kolaborasi dengan industri kreatif nasional.
Film yang Dinanti Pecinta Adaptasi Novel
3726 MDPL menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan karena mengadaptasi novel populer karya Nurwina Sari. Ceritanya mengangkat perjalanan Rangga Raja dan Andini Hangura dalam kisah yang memadukan petualangan, romansa, dan pencarian jati diri dengan latar pegunungan Indonesia.
Dengan melibatkan rumah produksi besar, sutradara berpengalaman, serta dukungan Universitas Brawijaya sebagai mitra produksi, film ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman sinematik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi generasi muda. (nid)














