Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Video Mapping Jadi Pintu Masuk Ekosistem Media Art di UB

Einid Shandy by Einid Shandy
August 2, 2026
in Gaya Hidup, Hiburan
0
Video Mapping Jadi Pintu Masuk Ekosistem Media Art di UB

Video Mapping Jadi Pintu Masuk Ekosistem Media Art di UB (Yordan/Kanal24)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Karya desain dan ilustrasi kini tidak lagi harus berhenti di atas kertas, layar komputer, atau media dua dimensi. Perkembangan media art membuka ruang baru bagi kreator untuk membawa karya ke ruang yang lebih besar, salah satunya melalui video mapping yang dapat mengubah gedung dan ruang publik menjadi media ekspresi visual.

Peluang tersebut mulai diperkenalkan kepada mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) melalui Workshop Video Mapping yang digelar di Gazebo Raden Wijaya UB, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi Tim GUB Media Art, MMAC, dan UB Medcom bersama ekosistem DIPA MediaArt.

Ketua Ekosistem DIPA MediaArt, Danar Tri Yudistira, menegaskan bahwa video mapping dalam kegiatan tersebut tidak ditempatkan sebagai keterampilan yang wajib dikuasai mahasiswa. Sebaliknya, medium ini diperkenalkan sebagai salah satu pintu masuk untuk memahami perkembangan media art.

Baca juga:
5 Trik Memilih Outfit agar Tubuh Terlihat Lebih Proporsional

“Video mapping itu adalah salah satu medium dalam media art yang sedang kita kembangkan ke ekosistem ini. Jadi sebenarnya tidak melulu tentang video mapping, tetapi video mapping menjadi medium dasar,” jelas Danar.

Ketua Ekosistem DIPA MediaArt, Danar Tri Yudistira (Yordan/Kanal24)

Video Mapping Bukan Sekadar Teknik Visual

Menurut Danar, masih ada anggapan bahwa video mapping merupakan teknologi yang rumit dan hanya dapat dikerjakan oleh orang dengan keahlian tertentu. Padahal, video mapping dapat menjadi platform bagi berbagai bidang kreatif, mulai dari desain, animasi, pemrograman hingga seni visual.

Karena itu, mahasiswa tidak diarahkan untuk sekadar menjadi seorang video mapping artist. Mereka justru didorong memahami bagaimana medium tersebut dapat digunakan untuk memperluas karya yang sudah mereka miliki.

“Video mapping itu bukan sesuatu yang harus dipelajari mahasiswa, tetapi penting untuk dikenali. Ini bisa menjadi medium bagi desainer, animator, programmer, maupun visual artist,” ujar Danar.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya DIPA MediaArt membangun ekosistem kreatif yang mempertemukan berbagai kompetensi. Ketika mahasiswa dari bidang berbeda saling mengenal dan memahami medium yang sama, peluang kolaborasi pun semakin terbuka.

Dari Galeri hingga Industri Kreatif

Perkembangan video mapping juga tidak lagi terbatas pada pertunjukan visual. Menurut Danar, teknologi tersebut telah digunakan dalam berbagai kebutuhan, seperti galeri, wahana wisata, media pembelajaran hingga simulator.

Dalam industri kreatif, video mapping juga dapat menciptakan pengalaman baru bagi pengunjung. Misalnya, desain visual yang dibuat kreator dapat diterapkan pada ruang komersial seperti kafe atau sektor food and beverage untuk menghadirkan pengalaman visual yang berbeda.

“Secara industri sekarang cukup berkembang dan diimplementasikan ke banyak bidang, mulai dari industri kreatif, pendidikan, simulator, bahkan bisa diterapkan pada sektor F&B,” katanya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa peluang media art tidak hanya berada pada ruang seni, tetapi juga dapat berkembang menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

Karya Mahasiswa Bisa Menembus Ruang yang Lebih Besar

Dosen Vokasi sekaligus peneliti DIPA MediaArt, Dimas Fakhruddin, S.ST., M.Ds., melihat kegiatan tersebut sebagai momentum untuk membuka perspektif baru bagi mahasiswa.

Dosen Vokasi sekaligus peneliti DIPA MediaArt, Dimas Fakhruddin, S.ST., M.Ds. (Yordan/Kanal24)

Menurutnya, karya desain maupun ilustrasi tidak harus berhenti sebagai karya statis. Dengan perkembangan teknologi media art, karya dapat diolah menjadi visual dinamis dan ditampilkan pada bidang yang jauh lebih besar.

“Karya desain ataupun ilustrasi tidak hanya berhenti sebagai karya statis saja, tetapi juga bisa menjadi karya dinamis yang mampu ditampilkan di media yang sangat besar seperti video mapping di berbagai macam gedung,” ujar Dimas.

Ia berharap rangkaian kegiatan DIPA MediaArt dapat menjadi pemantik bagi mahasiswa UB untuk semakin berani mengeksplorasi bidang kreatif, khususnya video mapping, motion graphic, desain, dan ilustrasi.

Menurutnya, UB memiliki talenta mahasiswa yang potensial untuk dikembangkan menjadi bagian dari industri kreatif.

Gazebo Raden Wijaya Jadi Ruang Eksperimen

Setelah workshop, eksplorasi media art dilanjutkan melalui kegiatan light bombing atau light drop bombing pada malam hari di Gazebo Raden Wijaya UB.

Tim DIPA MediaArt memanfaatkan kawasan tersebut sebagai ruang eksperimen untuk mengeksplorasi bagaimana video mapping dapat berinteraksi dengan arsitektur dan ruang di sekitarnya.

Tim DIPA MediaArt, Johan Fahrizal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian program yang akan berlanjut hingga agenda utama pada September mendatang.

“Di Gazebo Raden Wijaya sekarang sedang dilaksanakan light bombing, di mana kami mengeksplor area tersebut sebagai media untuk video mapping,” jelas Johan.

Eksperimen ruang tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa media art tidak harus berlangsung di ruang pamer konvensional. Bangunan, ruang publik, dan lingkungan sekitar dapat menjadi bagian dari karya.

Festival Video Mapping Digelar September

Rangkaian DIPA MediaArt tidak berhenti pada workshop dan eksperimen visual. Agenda yang lebih besar akan digelar melalui festival video mapping pada September 2026 di Universitas Brawijaya.

Dalam festival tersebut, mahasiswa UB akan dilibatkan dalam kompetisi pembuatan konten yang nantinya ditampilkan melalui platform video mapping dan media art.

Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat menjadi ruang untuk menguji kreativitas sekaligus mempertemukan talenta muda dengan pelaku industri kreatif.

Foto bersama Workshop Video Mapping yang digelar di Gazebo Raden Wijaya UB (Yordan/Kanal24)

Dorong Ekosistem Media Art Malang

Johan mengatakan pengembangan media art di UB juga memiliki konteks yang lebih luas karena berkaitan dengan posisi Kota Malang sebagai creative city of Media Arts.

Karena itu, kegiatan DIPA MediaArt diarahkan tidak hanya untuk mengenalkan teknologi kepada mahasiswa, tetapi juga membangun jejaring antarkreator, akademisi, mahasiswa, dan pelaku industri.

“Harapannya ekosistem media art terutama ini dapat tumbuh sehingga dapat berjejaring, tumbuh bersama, dan menopang industri kreatif di Kota Malang,” kata Johan.

Danar menambahkan, target utama program tersebut bukan membuat seluruh mahasiswa mampu menguasai video mapping. Hal yang lebih penting adalah terbentuknya ekosistem yang saling mengenal, terhubung, dan mampu menghasilkan kolaborasi baru.

Menurutnya, mahasiswa memiliki perspektif dan ide yang dapat memperkaya perkembangan industri kreatif. Di sisi lain, pelaku industri juga dapat membuka akses pengalaman, jejaring, bahkan peluang kerja bagi talenta muda.

“Kami tidak harus membuat semua orang bisa video mapping. Yang paling penting adalah terbentuk ekosistem, saling kenal, saling terhubung, lalu ada kolaborasi-kolaborasi,” pungkas Danar. (nid/ern)

Post Views: 35
Tags: creative city media artsDIPA MediaArtGUB Media Artindustri kreatif MalangKANAL24kanal24.co.idMahasiswa UBmedia artmmacub medcomuniversitas brawijayavideo mapping
Previous Post

Mengapa Film 3726 MDPL Banyak Dinanti? Ini 7 Fakta Menarik Garapan Falcon Pictures

Next Post

Sehari di Ranu Regulo, Tujuh Destinasi Menanti 

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Sehari di Ranu Regulo, Tujuh Destinasi Menanti 

Sehari di Ranu Regulo, Tujuh Destinasi Menanti 

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Benarkah Umur Membuat Kita Lebih Bijaksana?

Benarkah Umur Membuat Kita Lebih Bijaksana?

August 15, 2026
5 Film Horor Tayang Agustus 2026, Catat Tanggalnya!

5 Film Horor Tayang Agustus 2026, Catat Tanggalnya!

August 15, 2026
Cara Sederhana Menyegarkan Otak di Tengah Aktivitas Padat

Cara Sederhana Menyegarkan Otak di Tengah Aktivitas Padat

August 15, 2026
Lomba Agustusan Kreatif Bikin Warga Antusias

Lomba Agustusan Kreatif Bikin Warga Antusias

August 15, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025