Kanal24, Malang – Memasuki perguruan tinggi menjadi fase baru bagi mahasiswa yang tidak hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan beradaptasi dengan lingkungan dan membangun relasi. Bagi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB), masa awal perkuliahan menjadi momentum untuk membentuk mahasiswa yang mampu berkembang menghadapi tantangan teknologi sekaligus memiliki ketangguhan pribadi.
Upaya tersebut dikemas melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FILKOM UB 2026 yang dimulai Kamis (13/8/2026) di Auditorium Algoritma FILKOM UB. Kegiatan menjadi gerbang awal mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, kemahasiswaan, serta nilai-nilai kampus. Tahun ini, PKKMB mengusung tema “Empowering Resilient Students to Grow, Adapt, and Create Impact Together.”
Baca Juga:
Presiden EM UB Dorong Maba Aktif Berorganisasi
FILKOM UB Sambut 1.092 Mahasiswa Baru
Dekan FILKOM UB, Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM., mengatakan PKKMB menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal kehidupan kampus, mulai dari keprodian, kemahasiswaan hingga pengembangan karakter.
Pada 2026, FILKOM UB menerima 992 mahasiswa baru jenjang sarjana yang tersebar di lima program studi. Rinciannya, Pendidikan Teknologi Informasi sebanyak 123 mahasiswa, Sistem Informasi 249 mahasiswa, Teknik Informatika 249 mahasiswa, Teknik Komputer 181 mahasiswa, dan Teknologi Informasi 190 mahasiswa.
Selain itu, terdapat 100 mahasiswa baru pada jenjang pascasarjana. Dengan demikian, total mahasiswa baru FILKOM UB tahun ini mencapai 1.092 mahasiswa. Data tersebut mencakup mahasiswa S2 Sistem Informasi, S3 Ilmu Komputer, dan S2 Ilmu Komputer.

“Ini tentu menjadi energi baru kami di FILKOM untuk bisa terus bergerak,” ujar Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM.
Mahasiswa baru S1 FILKOM UB juga berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Jawa Timur menjadi daerah asal terbanyak dengan 390 mahasiswa atau 39,35 persen, disusul Jawa Barat 114 mahasiswa, DKI Jakarta 109 mahasiswa, Jawa Tengah 56 mahasiswa, dan Banten 44 mahasiswa.
Talent DNA dan Konsep 2M Perkuat Adaptasi
Untuk mengenali potensi mahasiswa sejak awal, FILKOM UB kembali menyiapkan Talent DNA melalui kerja sama dengan ESO Aliandar Yogyakarta. Program tersebut digunakan untuk memprofilkan personality mahasiswa dan memetakan potensi sebagai bagian dari proses pembimbingan akademik.
FILKOM UB juga melanjutkan konsep 2M atau melebu bareng yang mulai diterapkan sejak angkatan 2025. Konsep tersebut dirancang untuk membangun bonding antarmahasiswa sejak semester pertama hingga masa studi berakhir.
Pendekatan tersebut berkaitan dengan upaya FILKOM merespons persoalan loneliness, yakni perasaan sendiri di tengah keramaian. Karena itu, mahasiswa didorong membangun relasi yang memungkinkan mereka saling mengingatkan dan menguatkan selama menjalani perkuliahan.
Ketua Pelaksana PKKMB FILKOM UB 2026, Riswan Septriayadi Sianturi, S.Si., M.M., M.Sc., Ph.D., mengatakan ketangguhan menjadi bekal penting mahasiswa di tengah perkembangan teknologi digital.
“Menjadi mahasiswa Ilmu Komputer bukan hanya tentang menguasai teknologi, tetapi juga tentang bagaimana mampu terus bertumbuh, beradaptasi, dan memberikan dampak,” kata Riswan.
PKKMB Berlanjut ke Startup Academy
Rangkaian pengenalan tidak berhenti pada PKKMB. FILKOM UB menyiapkan Startup Academy selama sekitar tiga bulan untuk memperdalam materi akademik dan kemahasiswaan yang telah diberikan selama rangkaian pengenalan.
Program tersebut juga dilengkapi open house laboratorium dan lembaga ekstrakurikuler mahasiswa. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal berbagai aktivitas sekaligus melihat ruang pengembangan diri selama kuliah.
FILKOM UB juga menghadirkan alumni yang sukses membangun usaha serta narasumber dari ekosistem digital. Melalui rangkaian tersebut, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mampu mengikuti proses akademik, tetapi juga memiliki ketangguhan, relasi, dan keberanian untuk berkembang serta menciptakan dampak bersama. (ndr)














