Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

1.300 Tukik Dilepas, UB Perkuat Konservasi Penyu di Trenggalek

Einid Shandy by Einid Shandy
August 24, 2026
in Pendidikan, Riset Inovasi
0
1.300 Tukik Dilepas, UB Perkuat Konservasi Penyu di Trenggalek

1.300 Tukik Dilepas, UB Perkuat Konservasi Penyu di Trenggalek (DOK. Humas UB)

6
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Ribuan tukik bergerak perlahan menuju laut dari Pantai Taman Kili-Kili, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek. Momen tersebut menjadi bagian dari upaya panjang menjaga keberlangsungan penyu sekaligus ekosistem pesisir yang menjadi habitatnya. Di kawasan ini, konservasi tidak hanya diarahkan pada penyelamatan satwa, tetapi juga melibatkan masyarakat dan pengembangan riset biodiversitas.

Universitas Brawijaya (UB) bersama Pemerintah Kabupaten Trenggalek dan masyarakat lokal melepas sekitar 1.300 tukik ke laut pada Rabu (19/8/2026). Pelepasan tukik menjadi bagian dari rangkaian kegiatan konservasi sekaligus menandai pengembangan Living Laboratory atau laboratorium hidup biodiversitas pesisir. Program tersebut melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, kelompok masyarakat, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga:
MMD UB 20 Hidupkan Rumah Belajar Langlang, 39 Anak Terlibat

Living Laboratory Perkuat Riset Biodiversitas Pesisir

Rektor UB Prof. Widodo mengatakan pengembangan Living Laboratory di Taman Kili-Kili diarahkan menjadi ruang terbuka untuk pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus mendukung masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem.

“Ke depan, kegiatan ini terus ditingkatkan melalui pembentukan Living Laboratory, khususnya yang berfokus pada keanekaragaman hayati pesisir,” kata Prof. Widodo.

Taman Kili-Kili dipilih karena menjadi salah satu kawasan pendaratan penyu yang konsisten. Penyu diketahui mendarat untuk bertelur pada periode April hingga September. Karakteristik tersebut membuat kawasan ini memiliki potensi sebagai lokasi penelitian biodiversitas pesisir secara berkelanjutan.

Ketua Pelaksana Dr. Fuad mengatakan pendampingan UB bersama Pemkab Trenggalek dan masyarakat Taman Kili-Kili telah berlangsung sejak 2010. Keterlibatan akademisi dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari praktik kerja lapangan, penelitian multidisiplin, hingga penyiapan sarana laboratorium terbuka.

“Tujuan akhirnya melestarikan biodiversitas di sana. Bukan hanya penyu, tetapi juga biodiversitas lainnya,” ujar Fuad.

Pendampingan Ubah Peran Masyarakat

Konservasi di Taman Kili-Kili juga membawa perubahan pada keterlibatan masyarakat. Perwakilan Pusat Studi Pesisir dan Kelautan FPIK UB Zulkisam Pramudia menjelaskan, pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan turut mengubah cara pandang warga terhadap penyu dan telur yang ditemukan di kawasan tersebut.

Penyu (Dok. Humas UB)

Sebelum pendampingan konservasi dilakukan, telur dan penyu yang mendarat masih dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk konsumsi. Edukasi mengenai status penyu sebagai satwa yang perlu dilindungi kemudian perlahan mendorong perubahan perilaku.

Masyarakat mulai membentuk kelompok yang terlibat dalam kegiatan konservasi. Perannya tidak hanya menjaga kawasan, tetapi juga menyelamatkan dan menetaskan telur penyu hingga tukik siap dilepas ke habitat alaminya.

Menurut Zulkisam, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting karena keberhasilan konservasi tidak cukup hanya mengandalkan penelitian atau kebijakan. Masyarakat yang berada di sekitar kawasan justru memiliki peran langsung dalam menjaga keberlangsungan ekosistem.

Dalam pelepasan sekitar 1.300 tukik tersebut, seluruh tukik telah melalui pemeriksaan fisik dan pergerakan morfologi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan serta kelengkapan fisik tukik sebelum dilepas ke laut.

Konservasi Perlu Beri Manfaat Ekonomi

Zulkisam menilai keberlanjutan konservasi perlu berjalan beriringan dengan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, pengembangan Taman Kili-Kili ke depan dapat diarahkan pada ekowisata, edukasi lingkungan, UMKM, hingga produk kreatif berbasis potensi pesisir.

Pendekatan tersebut membuat konservasi tidak berhenti pada perlindungan satwa. Masyarakat juga memiliki peluang memperoleh manfaat ekonomi dari kawasan tanpa harus mengorbankan keberlanjutan ekosistem.

“Konservasi tidak bisa hanya melihat aspek lingkungan tanpa memperhatikan ekonomi,” ujar Zulkisam.

Pengembangan kawasan riset terbuka tersebut diharapkan mendapat dukungan kebijakan dan anggaran dari Pemkab Trenggalek. Dukungan itu diperlukan agar Taman Kili-Kili dapat berkembang sebagai pusat pembelajaran biodiversitas pesisir yang menghubungkan kepentingan ekologis, sains, dan kesejahteraan masyarakat.

“Pengembangan kawasan riset terbuka ini diharapkan terus mendapat dukungan kebijakan dan anggaran dari Pemkab Trenggalek, sehingga Taman Kili-Kili mampu menjadi pusat pembelajaran biodiversitas pesisir yang memadukan kepentingan ekologis, sains, dan kesejahteraan warga lokal,” kata Zulkisam.

Pelepasan 1.300 tukik menjadi bagian dari perjalanan konservasi yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade. Melalui pengembangan Living Laboratory, UB bersama pemerintah daerah dan masyarakat kini mendorong Taman Kili-Kili tidak hanya sebagai kawasan perlindungan penyu, tetapi juga ruang riset dan pembelajaran biodiversitas pesisir yang dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan warga sekitar. (ndr/nid)

Post Views: 69
Tags: biodiversitas pesisirekowisataindriKANAL24kanal24.co.idKonservasi Penyulingkunganliving laboratoryTaman Kili-KilitrenggalektukikUBuniversitas brawijaya
Previous Post

Dawai Cempluk Dikembangkan Vokasi UB sebagai Identitas Kampung

Next Post

Pelatihan AutoCAD Dorong Kompetensi Guru dan Siswa SMK 1 Nglegok

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Pelatihan AutoCAD Dorong Kompetensi Guru dan Siswa SMK 1 Nglegok

Pelatihan AutoCAD Dorong Kompetensi Guru dan Siswa SMK 1 Nglegok

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
FAST UB Terapkan Kurikulum Baru, Publikasi Mahasiswa Diperkuat

FAST UB Terapkan Kurikulum Baru, Publikasi Mahasiswa Diperkuat

August 24, 2026
FH UB dan Imparsial Soroti Batas Militer di Ruang Sipil

FH UB dan Imparsial Soroti Batas Militer di Ruang Sipil

August 24, 2026
Designoholic 13.0 Hadirkan Ruang Damai Lewat Karya DKV

Designoholic 13.0 Hadirkan Ruang Damai Lewat Karya DKV

August 24, 2026
Pelatihan AutoCAD Dorong Kompetensi Guru dan Siswa SMK 1 Nglegok

Pelatihan AutoCAD Dorong Kompetensi Guru dan Siswa SMK 1 Nglegok

August 24, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025