Kanal24, Malang – Kemampuan menguasai perangkat lunak desain menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam pembelajaran vokasi. Kebutuhan tersebut coba dijawab melalui program Digital Engineering Literacy yang memberikan pelatihan desain gambar teknik berbasis AutoCAD bagi guru dan siswa SMK Negeri 1 Nglegok, Kabupaten Blitar.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut berlangsung pada Kamis (20/8/2026) di SMK Negeri 1 Nglegok, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sebanyak 30 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang mencakup Focus Group Discussion (FGD) serta praktik desain gambar teknik menggunakan AutoCAD.
Baca Juga:
PPAR UB Siapkan Arsitek Profesional Hadapi Dunia Kerja
Perkuat Literasi Digital di Sekolah Vokasi
Program Digital Engineering Literacy dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa dalam bidang desain gambar teknik berbasis digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi masih terbatasnya penguasaan perangkat lunak desain serta belum optimalnya integrasi pembelajaran gambar teknik lintas program keahlian di SMK Negeri 1 Nglegok.

Pelatihan dirancang tidak hanya berupa penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung. Peserta diperkenalkan dengan dasar penggunaan AutoCAD, kemudian mempelajari sejumlah tools utama sebelum menerapkannya dalam proyek mini berbasis project-based learning (PjBL).
Pola tersebut diharapkan membuat penggunaan perangkat lunak desain lebih dekat dengan kebutuhan pembelajaran. Siswa tidak hanya mengenal teknologi sebagai perangkat bantu, tetapi juga memperoleh pengalaman menghasilkan karya desain teknik secara digital.
FGD dan Praktik AutoCAD
Rangkaian kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD). Forum tersebut digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan persoalan yang dihadapi pihak sekolah secara partisipatif.
Setelah kebutuhan dipetakan, peserta mengikuti praktik desain gambar teknik menggunakan AutoCAD. Pelatihan dilakukan secara bertahap agar peserta dapat mengikuti proses mulai dari pengenalan dasar hingga penerapan dalam proyek.
Selain meningkatkan keterampilan siswa, kegiatan juga memberikan pendampingan kepada guru dalam menyusun modul ajar berbasis AutoCAD. Modul tersebut diarahkan agar kontekstual dan aplikatif sesuai kebutuhan pembelajaran serta perkembangan keterampilan yang diperlukan di dunia industri.
Program ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Fokus tersebut sejalan dengan upaya mendorong pendidikan yang relevan dengan kebutuhan keterampilan abad ke-21.
Dorong Kesiapan Kerja Lulusan
Pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan menggunakan AutoCAD. Program ini juga menargetkan sejumlah luaran berupa peningkatan kompetensi digital guru dan siswa, penyusunan modul pembelajaran berbasis desain teknik, serta produk gambar teknik digital yang dapat menjadi portofolio siswa.
Luaran tersebut diarahkan untuk mendorong transformasi pembelajaran dari metode konvensional menuju pembelajaran berbasis teknologi dan proyek. Dengan pendekatan tersebut, siswa diharapkan memiliki pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Bagi pendidikan vokasi, penguatan keterampilan digital menjadi bagian dari upaya mempersiapkan lulusan menghadapi kebutuhan kerja yang terus berkembang. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya pembelajaran vokasi yang berkualitas dan adaptif sekaligus meningkatkan kesiapan kerja lulusan SMK secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim pengabdian yang terdiri dari Endra Yuafanedi Arifianto sebagai ketua, bersama Oyong Novareza, Hary Sudjono, Rakhmat Himawan, Marudut Sirait, dan Zefry Darmawan. Tim tersebut berasal dari Program Studi Teknik Industri.
Melalui pelatihan dan pendampingan tersebut, Digital Engineering Literacy di SMK Negeri 1 Nglegok diarahkan menjadi langkah untuk memperkuat kemampuan guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi desain. Tidak hanya mengenalkan AutoCAD, program ini juga mendorong pembelajaran yang menghasilkan karya dan pengalaman praktik sebagai bekal bagi siswa di pendidikan vokasi. (ndr)














