Kanal24, Malang – Sorak mahasiswa baru dan dentuman musik menutup rangkaian Open House Raja Brawijaya 2026 di Universitas Brawijaya. Setelah dua hari dipenuhi agenda pengenalan kampus dan aktivitas mahasiswa, suasana puncak penutupan justru semakin semarak dengan kehadiran Coldiac dan Diskoria sebagai dua guest star yang menghibur mahasiswa baru.
Open House Raja Brawijaya 2026 mencapai puncak sekaligus penutupan pada Minggu (30/8/2026). Panggung hiburan menjadi bagian akhir dari rangkaian penyambutan maba sebelum mereka memasuki kehidupan perkuliahan. Antusiasme mahasiswa baru tetap terjaga hingga penghujung acara, menunjukkan bahwa semangat mengikuti rangkaian Raja Brawijaya tidak berhenti pada agenda pengenalan kampus.
Baca Juga:
Open House Raja Brawijaya Ajak Maba Eksplorasi UKM
Coldiac Sambut Maba di Panggung Penutupan
Kehadiran Coldiac menjadi salah satu momen yang paling dinantikan mahasiswa baru. Sambadha Wahyadyatmika pada vokal dan gitar, Mahatamtama Arya Adinegara pada vokal dan gitar, serta Derry Rith Haudin pada keyboard dan synthesizer tampil membawa suasana penutupan semakin hidup.
Bagi Coldiac, tampil di hadapan mahasiswa baru UB bukan hanya persoalan hiburan. Mereka melihat momentum tersebut sebagai kesempatan untuk menyambut mahasiswa yang mulai menjalani kehidupan baru di Kota Malang.

“Happy yang pasti karena kita punya kesempatan untuk bisa menyambut teman-teman semuanya yang kuliah di Brawijaya,” ujar Sambadha.
Ia menyebut sebagian mahasiswa UB datang dari luar Malang dan harus beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk menjalani kehidupan sebagai anak kos. Karena itu, ia berharap mahasiswa baru dapat menikmati pengalaman selama berada di Kota Malang.
“Welcome to Malang. Welcome to Malang,” katanya.
Di tengah kemeriahan panggung, pesan yang disampaikan Coldiac juga sederhana: mahasiswa baru boleh menikmati kehidupan kampus, tetapi tetap menyelesaikan pendidikan dengan baik.
“Semoga kerasan tapi jangan kerasan-kesan banget, entar enggak lulus-lulus,” ujar Sambadha sambil bercanda.
Diskoria Lengkapi Euforia Penutupan
Selain Coldiac, Diskoria turut menjadi guest star yang melengkapi kemeriahan panggung penutupan Open House Raja Brawijaya 2026. Kehadiran dua nama tersebut membuat agenda terakhir Raja Brawijaya terasa berbeda dari rangkaian pengenalan kampus sebelumnya.
Panggung musik menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk menikmati suasana setelah mengikuti berbagai agenda selama dua hari. Kemeriahan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa fase penyambutan mahasiswa baru telah sampai di penghujung.
Bagi mahasiswa baru, pengalaman Open House tidak hanya berhenti pada panggung hiburan. Aleena Levanda Putri, mahasiswa baru FEB, dan Tiara Permatasari, mahasiswa baru FT, mengaku mendapatkan banyak pengalaman selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Mereka menyoroti pengenalan berbagai UKM sebagai salah satu bagian yang paling berkesan. Penampilan UKM, stan UMKM, hingga beragam aktivitas mahasiswa membuat mereka memiliki gambaran lebih luas mengenai kehidupan di UB.

“Dari dua hari Open House ini benar-benar berkesan banget buat aku,” ungkap Aleena.
Menurutnya, penampilan UKM yang dinilai totalitas turut mendorong mahasiswa baru untuk aktif mencari ruang pengembangan diri di luar kegiatan akademik.
“Bisa memotivasi kita buat ikut UKM-UKM yang ada di Universitas Brawijaya,” lanjutnya.
Panggung Usai, Perjalanan Maba Dimulai
Penutupan Open House Raja Brawijaya 2026 menjadi batas antara masa penyambutan dan kehidupan perkuliahan yang sebenarnya. Setelah dua hari mengenal lingkungan kampus, mahasiswa baru kini akan berhadapan dengan rutinitas akademik sekaligus berbagai pilihan aktivitas yang tersedia di UB.
Sambadha berharap mahasiswa baru tidak hanya mengejar pengalaman akademik, tetapi juga memanfaatkan masa kuliah untuk mengeksplorasi lingkungan sekitar.
“Semoga lancar pendidikannya di Kota Malang, belajarnya semoga punya banyak sekali pengalaman karena di Brawijaya pastinya akan memberikan banyak pengalaman selain pengalaman akademis,” tuturnya.
Harapan untuk aktif selama kuliah juga disampaikan Aleena. Ia ingin memanfaatkan kesempatan sebagai mahasiswa UB dengan mengikuti berbagai kegiatan sekaligus membanggakan kedua orang tuanya.
“Semoga aku bisa aktif mengikuti kegiatan yang ada di Universitas Brawijaya dan bisa membanggakan kedua orang tuaku,” ujarnya.
Dengan berakhirnya penampilan Coldiac dan Diskoria, berakhir pula rangkaian Open House Raja Brawijaya 2026. Namun bagi mahasiswa baru, berakhirnya panggung justru menjadi awal perjalanan yang sesungguhnya—menjalani perkuliahan, memilih ruang untuk berkembang, dan mulai membangun cerita mereka sendiri sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya. (ndr)













