Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

Einid Shandy by Einid Shandy
September 14, 2026
in Pendidikan
0
Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030 (Fahri/Kanal24)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Indonesia masih menghadapi pekerjaan besar untuk menekan kasus tuberkulosis (TBC). Di tengah tingginya beban penyakit tersebut, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) mendorong keterlibatan akademisi dan berbagai sektor melalui The 4th Brawijaya Medical Conference (BMC) International Tuberculosis Conference 2026.

Ketua Pelaksana Seminar BMC FK UB, Dr. dr. Ery Olivianto, SpA(K), mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat kedua dunia dalam jumlah kasus TBC setelah India.

“Indonesia ini ranking dua kasus terbanyak sedunia, satu level di bawah India,” ujar Ery saat ditemui di Lantai 2 Gedung Graha Medika FK UB, Sabtu (12/9/2026).

Data tersebut sejalan dengan laporan World Health Organization (WHO) yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia. Dalam laporan global terbaru, Indonesia menyumbang sekitar 10 persen dari estimasi kasus TBC global pada 2024 dan berada di posisi kedua setelah India.

Baca juga:
Kelola Limbah Organik untuk Zero Waste, Tim UB Hadirkan SEEMS Berbasis IoT

Dr. dr. Ery Olivianto, SpA(K), Ketua Pelaksana Seminar BMC FK UB (Fahri/Kanal24)

Menurut Ery, persoalan TBC di Indonesia menjadi semakin serius karena luas wilayah dan kepadatan penduduk juga perlu diperhitungkan dalam melihat tantangan penanganannya.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah, pemerintah daerah, hingga sektor lain, termasuk perguruan tinggi. Namun, Ery menilai eliminasi TBC belum dapat dituntaskan sehingga diperlukan penguatan penelitian, edukasi, serta kolaborasi lintas sektor.

“Upaya kita sudah bertahun-tahun, baik oleh Kemenkes, pemerintah daerah maupun sektor-sektor lain termasuk universitas, tetapi sampai sekarang belum tuntas,” katanya.

BMC Jadi Ruang Kolaborasi

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan FK UB menggelar BMC 2026 dengan fokus pada isu tuberkulosis. Kegiatan yang berlangsung 11–13 September 2026 tersebut merupakan agenda rutin BMC yang tahun ini diarahkan menjadi forum internasional mengenai TBC.

Rangkaian kegiatan meliputi workshop yang telah berlangsung pada 11 September, konferensi selama dua hari, serta lomba ilmiah berupa oral presentation dan poster presentation.

Konferensi ini merupakan kolaborasi FK UB dengan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. Pesertanya tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga sejumlah negara, antara lain Bangladesh, Pakistan, dan Myanmar.

Para pembicara utama berasal dari China, India, Malaysia, Australia, dan Portugal. Kehadiran para pakar tersebut diharapkan memperluas pertukaran pengetahuan mengenai penanganan TBC sekaligus membuka peluang kolaborasi internasional.

Antusiasme peserta saat mengikuti The 4th Brawijaya Medical Conference (BMC) International Tuberculosis Conference 2026 (Fahri/Kanal24)

Bidik Eliminasi TBC 2030

Ery mengatakan forum tersebut diarahkan untuk meningkatkan wawasan para peserta, baik dokter maupun tenaga kesehatan lainnya, sehingga dapat berkontribusi dalam sistem penanggulangan TBC secara multisektoral.

Ia berharap UB dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung program eliminasi TBC secara nasional.

“Tujuan kita adalah pada tahun 2030 nanti kita bisa mencapai tujuan zero TB. Tidak ada orang yang meninggal karena TB, tidak ada anak yang cacat karena TB,” ujarnya.

Menurut Ery, penanggulangan TBC juga tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Akademisi dan masyarakat perlu mengambil bagian melalui penelitian, edukasi, maupun kontribusi lainnya.

“Penanggulangan TB ini tidak bisa kita serahkan hanya kepada pemerintah, tetapi kita sebagai akademisi, sebagai masyarakat, kita harus ikut berpartisipasi aktif,” tegasnya.

Keterlibatan tersebut mencakup penanganan TBC pada orang dewasa maupun anak-anak, termasuk pasien dengan HIV positif maupun HIV negatif.

Melalui BMC 2026, FK UB berharap kolaborasi akademik dan lintas sektor dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat strategi Indonesia menuju eliminasi TBC. (nid)

Post Views: 19
Tags: BMC 2026Brawijaya Medical Conferenceeliminasi TBC 2030FK UBInternational Tuberculosis ConferenceKANAL24kanal24.co.idKesehatanRS Saiful AnwarTBC IndonesiaTuberkulosisuniversitas brawijaya
Previous Post

Sengketa Tak Harus ke Pengadilan, FH UB Dorong Adhyaksa Chambers

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

September 14, 2026
Sengketa Tak Harus ke Pengadilan, FH UB Dorong Adhyaksa Chambers

Sengketa Tak Harus ke Pengadilan, FH UB Dorong Adhyaksa Chambers

September 14, 2026
Green Campus Jadi Prioritas UB, Dorong Kampus Peduli Lingkungan

Green Campus Jadi Prioritas UB, Dorong Kampus Peduli Lingkungan

September 14, 2026
UB dan Can Tho University Perkuat Kerja Sama Akademik Lewat Student Exchange

UB dan Can Tho University Perkuat Kerja Sama Akademik Lewat Student Exchange

September 14, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025