Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

BMC 2026 Jadi Forum FK UB Perkuat Kolaborasi Riset TBC

Einid Shandy by Einid Shandy
September 14, 2026
in Pendidikan
0
BMC 2026 Jadi Forum FK UB Perkuat Kolaborasi Riset TBC

BMC 2026 Jadi Forum FK UB Perkuat Kolaborasi Riset TBC (Fahri/Kanal24)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Penanganan tuberkulosis (TBC) tidak cukup dilakukan dari satu bidang keilmuan. Mulai dari diagnosis, pengobatan, pencegahan, hingga keterlibatan masyarakat membutuhkan strategi yang saling terhubung. Gagasan tersebut menjadi salah satu fokus The 4th Brawijaya Medical Conference (BMC) International Tuberculosis Conference 2026 yang digelar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB).

Dekan FK UB Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K), mengatakan BMC merupakan kegiatan rutin yang dirancang sebagai ruang untuk mendiseminasikan hasil riset sekaligus mempertemukan para peneliti dan pendidik dari berbagai bidang.

“Brawijaya Medical Conference ini merupakan kegiatan yang sudah rutin dilakukan oleh Fakultas Kedokteran. Kami sebagai institusi pendidikan tentunya menginginkan adanya forum untuk mendiseminasikan semua hasil-hasil riset penelitian yang sudah dilakukan,” ujar Wisnu saat ditemui di Lantai 2 Gedung Graha Medika FK UB, Sabtu (12/9/2026).

Baca juga:
Rayakan HUT ke-13, THE 1O1 Malang Gelar Cek Kesehatan hingga Kerja Bakti

Dekan FK UB Prof. Dr. dr. Wisnu Barlianto, M.Si.Med, Sp.A(K) (Fahri/Kanal24)

Menurutnya, forum ilmiah tersebut tidak hanya ditujukan untuk menyampaikan hasil penelitian, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang dapat menghasilkan inovasi dengan dampak nyata bagi masyarakat.

TBC Butuh Pendekatan Multidisipliner

BMC 2026 secara khusus mengangkat tema tuberkulosis. Menurut Wisnu, pemilihan isu tersebut relevan dengan kondisi Indonesia yang masih menghadapi beban TBC tinggi.

WHO mencatat Indonesia termasuk negara dengan kontribusi kasus TBC terbesar di dunia. Dalam laporan Global Tuberculosis Report 2025, Indonesia menyumbang sekitar 10 persen dari estimasi kasus TBC global pada 2024, berada di bawah India.

Karena itu, Wisnu menilai penanganan TBC membutuhkan diskusi dari berbagai perspektif.

“Penanganan TB ini tidak bisa hanya oleh satu bidang saja, tetapi juga semua bidang, baik itu dari aspek diagnostik, pengobatan, ataupun aspek pencegahan,” katanya.

Pendekatan tersebut dinilai penting karena persoalan TBC tidak hanya berkaitan dengan layanan medis. Upaya pengendalian juga membutuhkan strategi pencegahan dan keterlibatan masyarakat.

Melalui konferensi tersebut, para peserta diharapkan dapat bertukar pengetahuan dan pengalaman untuk melihat persoalan TBC secara lebih menyeluruh.

Riset Harus Berdampak ke Masyarakat

Wisnu mengatakan salah satu tujuan utama BMC adalah mendorong hasil riset agar tidak berhenti di lingkungan akademik.

Forum kolaborasi yang dibangun melalui BMC diharapkan dapat mempertemukan para peneliti dan pendidik sehingga menghasilkan gagasan maupun inovasi yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan kesehatan di masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya ini bisa menjadi forum kolaborasi untuk bekerja sama dengan seluruh peneliti, pendidik di bidang-bidang tertentu sehingga nanti bisa menghasilkan sesuatu yang memberikan dampak untuk masyarakat,” jelasnya.

BMC 2026 berlangsung pada 11–13 September 2026. Rangkaian kegiatan mencakup workshop, konferensi ilmiah, serta presentasi ilmiah melalui oral presentation dan poster presentation.

Konferensi juga menghadirkan peserta dari sejumlah negara dan pembicara internasional dari China, India, Malaysia, Australia, serta Portugal. Kehadiran mereka menjadi ruang pertukaran pengetahuan sekaligus memperluas jejaring akademik dalam penanganan TBC.

Wisnu berharap diskusi lintas bidang dalam BMC dapat menghasilkan strategi yang lebih komprehensif untuk menekan prevalensi TBC di Indonesia.

“Harapannya dengan kegiatan ini kita bisa merumuskan strategi-strategi yang bisa kita gunakan untuk menurunkan prevalensi di Indonesia,” pungkasnya. (nid)

Post Views: 18
Tags: BMC 2026Brawijaya Medical ConferenceFK UBInternational Tuberculosis Conferencekesehatan masyarakatkolaborasi penelitianProf Wisnu Barliantoriset TBCTuberkulosisuniversitas brawijaya
Previous Post

Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
BMC 2026 Jadi Forum FK UB Perkuat Kolaborasi Riset TBC

BMC 2026 Jadi Forum FK UB Perkuat Kolaborasi Riset TBC

September 14, 2026
Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes

Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes

September 14, 2026
Poster Ilmiah BMC Berpeluang Tembus Jurnal Terafiliasi Scopus

Poster Ilmiah BMC Berpeluang Tembus Jurnal Terafiliasi Scopus

September 14, 2026
Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

Indonesia Peringkat Dua Kasus TBC, FK UB Bidik Eliminasi 2030

September 14, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025