Kanal24, Malang – Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat keterlibatan di tingkat global melalui program pendidikan yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dengan bahasa dan budaya Indonesia. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program BIPA, Darmasiswa, dan Kemitraan Negara Berkembang (KNB) Tahun Akademik 2026/2027 di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UB.
Program tersebut tidak hanya menjadi ruang pembelajaran bahasa Indonesia bagi mahasiswa internasional. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari upaya UB memperluas jejaring akademik sekaligus memperkenalkan budaya, nilai, dan kualitas pendidikan Indonesia kepada masyarakat internasional.
Baca Juga:
Editya Fukata, Wisudawan Terbaik UB Lanjutkan Riset Komplikasi Diabetes
BIPA Perkuat Keterlibatan UB di Dunia
Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., menilai program BIPA, Darmasiswa, dan KNB memiliki peran penting dalam memperkuat keterlibatan UB dengan dunia global.

Menurutnya, program internasional tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia kepada mitra dari berbagai negara. Tradisi, kebudayaan, serta nilai-nilai luhur Indonesia dapat dikenalkan secara langsung melalui interaksi mahasiswa asing selama berada di lingkungan UB.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memperkenalkan Indonesia di tingkat internasional. FIB UB dinilai memiliki peran strategis karena didukung berbagai karya dan prestasi, serta dosen yang memiliki pemahaman terhadap budaya dan upaya memperkenalkan Indonesia di lingkungan global.
Melalui program tersebut, UB tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk belajar, tetapi juga membuka ruang interaksi yang dapat memperkuat hubungan Indonesia dengan berbagai negara.
Mahasiswa Asing Jadi Duta UB dan Indonesia
Kehadiran mahasiswa asing di UB juga diharapkan memberikan dampak jangka panjang setelah mereka menyelesaikan program. Rektor UB berharap para peserta dapat menjadi bagian dari keluarga besar UB dan membawa pengalaman tersebut ketika kembali ke negara masing-masing.
Para mahasiswa diharapkan mampu menjadi duta UB sekaligus duta Indonesia dengan memperkenalkan Universitas Brawijaya, nilai-nilai Indonesia, serta kualitas pendidikan yang mereka rasakan selama berada di Indonesia.
Dengan demikian, pengalaman belajar mahasiswa internasional tidak berhenti ketika program selesai. Jejaring yang terbentuk diharapkan terus berkembang melalui hubungan personal, akademik, maupun kelembagaan antara UB dan negara asal para peserta.
Harapan tersebut juga menjadi bagian dari upaya UB membangun hubungan internasional yang berkelanjutan. Para mahasiswa yang telah mengenal lingkungan akademik dan budaya Indonesia diharapkan dapat membawa pengalaman positif tersebut ke negara asal mereka.
Budaya Lokal Dibawa ke Tingkat Global
Dekan FIB UB, Sahiruddin, S.S., M.A., Ph.D., melihat program mahasiswa internasional sebagai kesempatan untuk membawa kekayaan budaya Indonesia ke tingkat global. Interaksi langsung selama mengikuti program memungkinkan mahasiswa asing mengenal berbagai nilai dan kearifan lokal yang dimiliki Indonesia.

Menurutnya, kearifan lokal Indonesia memiliki potensi untuk diperkenalkan lebih luas melalui mahasiswa internasional yang belajar di UB. Setelah kembali ke negara asal, pengalaman tersebut dapat menjadi bagian dari pengetahuan dan cerita yang mereka bawa kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
FIB UB juga berharap semakin banyak mahasiswa internasional yang memilih Universitas Brawijaya sebagai tempat belajar sekaligus mengenal Indonesia. Kehadiran mereka dinilai dapat memperluas jejaring internasional dan memperkuat posisi mahasiswa asing sebagai bagian dari upaya memperkenalkan Brawijaya kepada dunia.
Melalui BIPA, Darmasiswa, dan KNB, UB berupaya membangun hubungan internasional yang tidak hanya berbasis akademik, tetapi juga pertukaran bahasa, budaya, dan nilai. Para mahasiswa internasional diharapkan menjadi penghubung yang membawa nama Universitas Brawijaya dan Indonesia semakin dikenal di berbagai negara. (gal)














