Kanal24, Malang – Universitas Diponegoro (Undip) melakukan studi tiru ke Universitas Brawijaya (UB) untuk mempelajari praktik pembangunan Zona Integritas (ZI), khususnya penguatan tata kelola dan transformasi budaya birokrasi di lingkungan perguruan tinggi.
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Undip untuk memetakan berbagai praktik yang telah dikembangkan UB dan mempertimbangkan penerapannya sesuai karakteristik institusi. Sementara bagi UB, kunjungan tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi praktik yang telah berjalan sekaligus membuka peluang pertukaran pengetahuan antarkedua perguruan tinggi.
Ketua Satuan Reformasi Birokrasi (SRB) UB, Dr. Ngesti Dwi Prasetyo, S.H., M.Hum., mengatakan UB telah memiliki roadmap pembangunan Zona Integritas sejak 2023. Pembangunan tersebut kemudian ditata lebih sistematis setelah adanya instruksi Rektor kepada seluruh unit kerja untuk melaksanakan pembangunan ZI.

“Dari tahun ke tahun sejak 2023, 2024, 2025 dan terakhir di 2026 mengalami peningkatan dalam pembangunan ZI, tidak hanya fase pembangunan saja, tetapi juga memiliki satu peningkatan inovasi dan jumlah kelolosan yang ada di KemenPAN,” ujar Ngesti.
UB Bangun Zona Integritas Secara Bertahap
Menurut Ngesti, pembangunan ZI di UB terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Salah satu capaian yang disoroti adalah keberhasilan Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem Universitas Brawijaya (FTAB UB) meningkatkan predikat dari Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada 2025.
Pada 2026, UB kembali mengikuti proses penilaian ZI di tingkat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Ngesti menyebut terdapat sekitar enam unit yang telah lolos dalam proses tersebut dan berharap hasil akhir memberikan capaian positif bagi UB.
Pembangunan ZI di UB tidak hanya diarahkan pada pemenuhan aspek administratif. Ngesti menilai perubahan yang lebih mendasar justru berada pada transformasi budaya organisasi.
Menurutnya, pembangunan ZI tidak akan optimal apabila hanya dipandang sebagai proses teknokratis dan birokratis. Nilai-nilai integritas perlu menjadi bagian dari kebiasaan dan perilaku seluruh unsur organisasi.
“Transformasi budaya ini menjadi bagian penting karena kalau pendekatan pembangunan zona integritas hanya didasarkan pada teknokrat birokratik tentu tidak akan mudah dilaksanakan,” jelasnya.
Salah satu contoh yang ia soroti adalah pengendalian gratifikasi. Praktik yang sebelumnya dapat dianggap sebagai sesuatu yang biasa harus diubah melalui pembangunan budaya integritas hingga diharapkan mencapai kondisi tanpa gratifikasi.
Selain itu, UB juga mengembangkan integrasi layanan melalui pusat layanan terpadu dan unit layanan terpadu sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan.
Undip Petakan Praktik UB untuk Diadaptasi
Wakil Ketua III sekaligus Koordinator Tim Zona Integritas WBK/WBBM Fakultas Teknik Undip, Dr. Ir. Budi Prasetyo Samadikun, S.T., M.Si., IPU., ASEAN Eng., mengatakan UB dipilih sebagai salah satu tujuan studi tiru karena memiliki pengalaman dalam pembangunan Zona Integritas.
Menurut Budi, capaian UB dalam pembangunan ZI, khususnya yang telah memperoleh predikat WBBM, menjadi salah satu alasan Undip tertarik mempelajari praktik yang telah diterapkan.

“Kami melihat UB yang dalam hal ini Fakultas Teknologi Pertanian, yang sekarang menjadi Fakultas Agroindustri dan Bioteknologi, sudah mendapat predikat zona integritas wilayah birokrasi bersih dan melayani. Itu merupakan hal yang sungguh luar biasa dan sangat memotivasi kami untuk berkunjung,” kata Budi.
Ia mengatakan, Undip tidak serta-merta akan menyalin seluruh praktik yang diterapkan UB. Tim akan terlebih dahulu memetakan berbagai praktik yang dinilai relevan, kemudian melakukan koordinasi internal untuk menentukan hal-hal yang dapat diterapkan di lingkungan Undip.
Adaptasi tersebut juga akan mempertimbangkan kondisi dan karakteristik masing-masing institusi.
“Yang baik di sebuah institusi bisa diadaptasi, bisa diterapkan, bahkan bisa lebih dikembangkan di institusi yang sudah pernah benchmark di UB,” ujarnya.
Target Undip Perkuat ZI di Fakultas
Bagi Undip, studi tiru tersebut diharapkan menghasilkan pembelajaran yang dapat diterapkan secara konkret, terutama dalam memperkuat pembangunan ZI di tingkat fakultas.
Budi mengatakan salah satu tantangan internal yang perlu diperkuat adalah membangun motivasi para pejabat di tingkat fakultas maupun universitas agar memahami ZI bukan sekadar pemenuhan dokumen.
Menurutnya, nilai-nilai Zona Integritas harus benar-benar diwujudkan dalam praktik tata kelola sehari-hari. Perubahan tersebut juga perlu dimulai dari pimpinan sebagai role model dan kemudian diterapkan hingga tingkat pelaksana.
“Zona integritas ini merupakan faktor yang sangat penting. Kita bukan hanya mengisi LKE, tapi sebenarnya bagaimana pengejawantahan dari nilai-nilai yang ada di Zona Integritas itu bisa dilakukan dan diterapkan dari level pimpinan sebagai role model sampai dengan level yang ada di bawahnya,” tutur Budi.

Ia menargetkan Fakultas Teknik Undip dapat meraih predikat WBK pada tahun mendatang. Selain itu, ia berharap fakultas-fakultas lain di Undip juga dapat mengikuti proses pembangunan ZI dan memperoleh predikat serupa.
Sementara itu, Ngesti menilai kunjungan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi Undip. UB juga dapat belajar dari perkembangan tata kelola yang dilakukan perguruan tinggi lain.
“Hal-hal yang baik tentu akan kita jadikan pelajaran. Hal-hal yang baik itu pula bisa kita petik untuk kita jadikan referensi di dalam tata kelola, utamanya berkaitan soal pembangunan zona integritas,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penguatan tata kelola di perguruan tinggi membutuhkan kolaborasi dan keterbukaan. Karena itu, UB terbuka untuk belajar dan bekerja sama dengan berbagai institusi yang dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan tata kelola.
“Era sekarang kolaboratif menjadi kata kunci kemajuan. Kita tidak bisa menutup diri dan harus membuka diri dan berkolaborasi dengan lembaga manapun dan siapapun yang memberikan dampak positif,” pungkas Ngesti. (nid)














