Kanal24, Malang – Sepeda motor menjadi andalan banyak orang untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Namun, di tengah kesibukan kuliah dan pekerjaan, perawatan kendaraan kerap terabaikan hingga pengendara baru menyadari masalah ketika motor mulai mengalami gangguan. Padahal, pemeriksaan berkala penting untuk menjaga kondisi kendaraan sekaligus mendukung keselamatan berkendara.
Melihat kondisi tersebut, Kreativitas Mesin Brawijaya 2026 berkolaborasi dengan AHASS Raden Wijaya menghadirkan layanan perawatan dan pemeliharaan motor Honda gratis. Kegiatan bertajuk KMB X AHASS 2026 ini digelar di area parkir samping Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Kamis (22/10/2026). Layanan ini terbuka bagi mahasiswa dan masyarakat umum sebagai bagian dari rangkaian KMB 2026 yang berlangsung pada 12 Oktober hingga 6 November 2026.
Baca Juga:
Arumi Bachsin Apresiasi Gotong Royong Warga Kampung Cempluk
Layanan Gratis Menjangkau Mahasiswa dan Masyarakat
Mahasiswa Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik UB, Novan Rizki Arfendi, mengatakan kegiatan ini berangkat dari pengamatan terhadap kebiasaan pengendara yang belum rutin memeriksa kondisi kendaraan. Padahal, sepeda motor menjadi sarana mobilitas penting bagi mahasiswa, pengemudi ojek daring, dan masyarakat umum.

Menurut Novan, layanan gratis ini dihadirkan untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kendaraan melalui pemeriksaan komponen motor.
“Sekarang tuh berkendara seperti motor tuh banyak dilakukan, terutama ojol, mahasiswa juga, pokoknya masyarakat umum. Nah, mereka itu pasti jarang melakukan perawatan motor,” ujar Novan.
Ia menegaskan, manfaat kegiatan tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa UB. Panitia juga ingin menjangkau masyarakat umum agar layanan tersebut dapat dirasakan lebih luas.
“Tujuan kami buka acara ini yaitu kami ingin yang merasakan dampak baik dari acara ini tuh tidak hanya dari mahasiswa aja, terutama mahasiswa UB saja. Kami juga ingin seluruh masyarakat umum itu merasakan dampak kegiatan kami ini,” katanya.
Kolaborasi dengan AHASS Raden Wijaya menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk menghubungkan bidang otomotif dengan kegiatan kemahasiswaan dan kebutuhan masyarakat. Melalui program ini, pengetahuan di bidang teknik dihadirkan dalam bentuk layanan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh pengguna kendaraan.
Novan berharap rangkaian KMB 2026 dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan praktik otomotif.
Pemeriksaan Ringan Fokus pada Komponen Motor
Kepala Bengkel AHASS Raden Wijaya Mojokerto, Achmad Fauzi Alifuddin, menjelaskan bahwa layanan dalam kegiatan ini berfokus pada pemeriksaan dan perawatan ringan. Keterbatasan perlengkapan yang dibawa membuat tim tidak dapat melayani pekerjaan berat seperti overhaul mesin.

Pemeriksaan yang tersedia mencakup komponen CVT, rem depan dan belakang, serta lampu kendaraan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi komponen dan melihat bagian yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
“Ini meliputi hanya perawatan ringan aja. Karena kalau misalkan kita perawatan berat seperti overhaul, kita enggak memungkinkan karena peralatan yang kita bawa tidak banyak,” jelas Achmad.
Sejumlah tipe motor Honda menjadi sasaran layanan, di antaranya Vario 160, Genio, Beat, dan Scoopy. Pengendara dapat memastikan kesesuaian tipe kendaraan dan cakupan pemeriksaan kepada petugas di lokasi.
Achmad juga mengingatkan bahwa perawatan motor sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika kendaraan mengalami gangguan. Pemeriksaan berkala membantu pengendara mengetahui kondisi kendaraan dan mengenali potensi masalah lebih awal.
Salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah oli mesin. Oli berfungsi melumasi komponen mesin sehingga kondisinya perlu dipantau dan penggantiannya mengikuti kebutuhan serta rekomendasi kendaraan.
“Yang paling utama adalah oli. Oli itu yang paling utama karena oli itu adalah komponen utama untuk melumasi mesin,” ujarnya.
Menurut Achmad, keterlambatan mengganti oli hingga pelumasan tidak lagi memadai dapat menyebabkan kerusakan mesin dan meningkatkan biaya perbaikan. Karena itu, pengendara perlu memperhatikan jadwal perawatan dan tidak mengabaikan kondisi oli.
Ia berharap layanan ini dapat menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa pemeriksaan kendaraan tidak harus menunggu sampai muncul kerusakan. Meski terbatas pada perawatan ringan, pengecekan komponen menjadi salah satu langkah untuk mengetahui kondisi motor sebelum digunakan kembali dalam aktivitas sehari-hari.
Perawatan Berkala Jadi Bagian Keselamatan
Selain menyediakan layanan pemeriksaan gratis, KMB X AHASS 2026 membawa pesan tentang pentingnya membangun kebiasaan merawat kendaraan. Bagi Achmad, perawatan motor bukan sekadar menjaga performa, melainkan juga bagian dari upaya mendukung keselamatan pengendara di jalan.
Ia menilai masyarakat perlu lebih peduli terhadap kondisi kendaraan dan tidak menunggu hingga kerusakan muncul untuk melakukan pemeriksaan. Kebiasaan tersebut penting bagi seluruh pengguna motor, termasuk mahasiswa dan masyarakat yang mengandalkan kendaraan untuk mobilitas harian.
“Perawatan kendaraan itu penting sekali karena untuk keselamatan juga. Kalau misalkan mereka tidak sadar dengan perawatan kendaraan secara berkala, nanti jatuhnya ke keselamatan jiwa,” kata Achmad.
Achmad juga mengajak perempuan, termasuk ibu rumah tangga dan mahasiswi, agar tidak ragu melakukan perawatan kendaraan di bengkel. Menurutnya, kepedulian terhadap kondisi motor merupakan kebutuhan setiap pengendara, tanpa memandang jenis kelamin.
“Untuk para ibu-ibu sama para mahasiswi juga jangan segan-segan untuk merawat kendaraan di AHASS terdekat. Karena perawatan kendaraan tidak hanya laki-laki yang ke sana, perempuan juga butuh perawatan juga di kendaraannya,” ujarnya.
Sementara itu, Novan mengatakan panitia ingin menjangkau sebanyak mungkin pengguna kendaraan selama rangkaian KMB 2026 berlangsung hingga 6 November 2026. Program ini diharapkan menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan AHASS Raden Wijaya, mahasiswa Teknik Mesin UB berupaya menghubungkan pengetahuan bidang teknik dengan kebutuhan sehari-hari. Layanan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa perawatan kendaraan perlu dilakukan secara berkala, bukan hanya ketika motor mulai bermasalah.
Dengan pemeriksaan yang sesuai kebutuhan dan perhatian terhadap komponen penting, pengendara diharapkan semakin peduli terhadap kondisi kendaraannya. Kesadaran tersebut menjadi langkah awal untuk berkendara dengan lebih aman dan mengurangi risiko akibat kendaraan yang tidak terawat. (ern)














