Kanal24, Malang – Pengembangan gim digital tidak hanya bergantung pada konsep permainan yang menarik, tetapi juga kemampuan pengembang menghadirkan pengalaman bermain yang dapat dinikmati dalam jangka panjang. Salah satu tantangan yang kerap dihadapi pemain adalah perubahan sistem setelah pembaruan gim, terutama ketika perlengkapan yang telah diperoleh menjadi kurang relevan. Berangkat dari persoalan tersebut, 4Crows Digital mengembangkan Bounty Seas, gim petualangan di platform Roblox yang dirancang untuk mempertahankan pilihan pemain sekaligus menghadirkan eksplorasi dunia antarpulau.
CEO 4Crows Digital sekaligus Executive Producer Bounty Seas, Sandio Dwiko Mustika, menjelaskan konsep dan target pengembangan gim tersebut dalam agenda peluncurannya pada Senin (26/10/2026). Bounty Seas mengusung petualangan bertema bajak laut dengan lima pulau yang tersedia pada tahap awal dan rencana pengembangan hingga sedikitnya 15 pulau. Setelah peluncuran, tim menargetkan 1.000 pemain aktif secara bersamaan atau concurrent users dalam satu bulan pertama.
Baca juga:
Malang Bidik Pilot Pakan Lobster Berbasis Magot
Eksplorasi Antarpulau Jadi Konsep Utama Bounty Seas
Bounty Seas mengadaptasi inspirasi petualangan dari anime bertema bajak laut. Pemain diajak menjelajahi dunia permainan dari satu pulau ke pulau lainnya untuk menemukan wilayah baru, menjalankan misi, dan mengikuti beragam aktivitas yang tersedia.

Sandio menjelaskan, saat ini Bounty Seas memiliki lima pulau yang dapat dijelajahi. Ke depan, pengembang merencanakan perluasan dunia permainan hingga sedikitnya 15 pulau. Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkaya pengalaman bermain sekaligus memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas kepada pemain.
Dalam petualangan tersebut, pemain dapat menggunakan kapal untuk berpindah antarpulau. Pengembang juga merencanakan aktivitas lain, termasuk penyelaman dan berbagai kegiatan yang dapat ditemukan di masing-masing wilayah.
Keberagaman aktivitas menjadi salah satu unsur yang ingin dikembangkan agar permainan tidak hanya berpusat pada pertarungan. Pemain juga memiliki kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan, menemukan pengalaman baru, dan menyelesaikan misi selama perjalanan.
Pertahankan Pilihan Pemain Meski Ada Pembaruan
Salah satu perhatian utama tim pengembang Bounty Seas adalah keberlanjutan progres pemain. Sandio mengatakan, gagasan tersebut berangkat dari keresahan terhadap gim serupa yang pembaruannya dapat membuat senjata atau perlengkapan lama tidak lagi kompetitif. Akibatnya, pemain berpotensi harus mengulang progres untuk mengikuti perkembangan permainan.
Melalui desain Bounty Seas, tim ingin menghindari pola tersebut. Senjata yang dipilih pemain sejak awal dirancang tetap dapat digunakan hingga tahap akhir permainan. Pembaruan berikutnya akan menghadirkan variabel dan pilihan baru tanpa menghilangkan fungsi pilihan yang telah dimiliki pemain sebelumnya.
Pendekatan ini diharapkan memberi keleluasaan kepada pemain dalam menentukan gaya bermain tanpa merasa harus terus meninggalkan perlengkapan lama setiap kali konten baru dirilis.
Meski demikian, pengembangan gim tetap membuka ruang evaluasi. Sandio menyebut tim akan mendengarkan masukan komunitas, terutama melalui Discord, untuk menghimpun ide dan aspirasi pemain. Masukan tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam pengembangan konten selanjutnya.
Sebelum peluncuran, proses pengembangan Bounty Seas telah mencakup sekitar enam bulan untuk praproduksi, termasuk pengembangan ide dan riset. Sementara itu, tahap produksi telah berjalan selama empat bulan.
Target 1.000 Pemain Aktif dalam Sebulan
Setelah peluncuran, 4Crows Digital menargetkan Bounty Seas mencapai 1.000 concurrent users dalam satu bulan pertama. Istilah tersebut mengacu pada jumlah pemain yang memainkan gim secara bersamaan, bukan akumulasi seluruh pengguna yang pernah mengaksesnya.
Sandio menjelaskan, pengenalan gim kepada calon pemain menjadi salah satu prioritas pada tahap awal. Tim juga berencana memperkuat upaya pemasaran agar Bounty Seas semakin dikenal oleh pengguna Roblox yang belum mengetahui permainan tersebut.
Dari sisi sasaran usia, Bounty Seas ditujukan bagi pemain berusia 13 tahun ke atas. Menurut Sandio, gim ini mengandung unsur pertarungan dengan tingkat kekerasan ringan, meskipun tidak menampilkan darah.
Sandio berharap Bounty Seas dapat memperoleh respons positif dari pemain dan berkembang melalui keterlibatan komunitas. Ia juga membuka kesempatan bagi pemain untuk menyampaikan kritik, ide, dan saran agar pengembangan gim dapat menyesuaikan kebutuhan komunitas.
Ke depan, rencana penambahan pulau, variasi aktivitas, dan masukan pemain akan menjadi bagian penting dari pengembangan Bounty Seas. Target 1.000 pemain aktif secara bersamaan dalam satu bulan pertama pun menjadi salah satu tolok ukur awal bagi tim untuk melihat penerimaan terhadap gim tersebut.(ffn)














