Kanal24, Malang – Ada yang sibuk melambaikan tangan dari atas panggung. Ada pula yang berkali-kali mencari wajah ayah dan ibunya di antara deretan kursi penonton. Sesekali terdengar suara anak-anak yang belum fasih mengucapkan kalimat panjang, namun justru itulah yang membuat suasana Pelepasan Siswa Play Group B dan TK B Children Center Brawijaya Smart School (CC BSS) Tahun Pelajaran 2025–2026 terasa hangat dan membekas.
Mengusung tema “Sekolahku Dunia Bermainku”, acara pelepasan yang digelar Sabtu (13/6/2026) itu bukan sekadar penanda berakhirnya masa belajar anak-anak di jenjang pendidikan usia dini. Lebih dari itu, panggung sederhana tersebut menjadi ruang bagi mereka untuk menunjukkan hasil proses belajar selama ini.
Satu per satu siswa tampil percaya diri. Ada yang bertugas menjadi pembawa acara cilik, ada yang membacakan puisi, menampilkan drama, gerak dan lagu, hingga pertunjukan tari.
Tepuk tangan paling meriah terdengar saat siswa TK B membacakan hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an beserta terjemahannya dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Beberapa orang tua tampak mengabadikan momen tersebut dengan telepon genggam, sementara sebagian lainnya tak kuasa menyembunyikan rasa haru.

Kepala Children Center Brawijaya Smart School, Siti Halimah, S.Pd., mengatakan setiap penampilan anak merupakan bagian dari proses belajar yang selama ini dijalani di sekolah.
“Kami percaya keberhasilan anak di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter, kemandirian, kemampuan berkomunikasi, kreativitas, serta kecerdasan sosial dan emosional yang dibangun sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, acara pelepasan menjadi kesempatan bagi sekolah dan orang tua untuk melihat sejauh mana perkembangan anak selama mengikuti proses pembelajaran.
“Hari ini kami menyaksikan anak-anak tampil dengan percaya diri, berani berbicara di depan banyak orang, mampu bekerja sama, menunjukkan kreativitas, dan menampilkan nilai-nilai karakter yang telah mereka pelajari,” katanya.
Bagi para orang tua, momen ini mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun bagi anak-anak, pengalaman berdiri di atas panggung, mendengar namanya dipanggil, dan menerima tepuk tangan dari orang-orang terdekat akan menjadi kenangan yang mereka bawa hingga dewasa.
Prosesi pengalungan medali dan pemberian kenang-kenangan menjadi penutup acara. Di balik senyum yang mengembang, terselip doa agar langkah kecil mereka hari ini menjadi awal perjalanan panjang menuju masa depan yang penuh rasa ingin tahu, keberanian, dan semangat belajar.(Din/)














