Kanal24, Malang – Dukungan biaya pendidikan menjadi salah satu faktor penting bagi mahasiswa untuk menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Melalui Beasiswa Dana Abadi Universitas Brawijaya (UB), mahasiswa mendapatkan bantuan biaya kuliah dan biaya hidup untuk menunjang keberlangsungan pendidikan.
Manfaat tersebut dirasakan Adi Putra Pamungkas dan Sayullah Aprilia, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UB. Keduanya menyampaikan pengalaman sebagai penerima beasiswa dalam Wisuda Periode V Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Samantha Krida UB, Sabtu (10/10/2026). Selain membantu kebutuhan finansial, beasiswa ini mendorong keduanya untuk berkontribusi kepada masyarakat setelah lulus.
Baca Juga:
Dana Abadi UB Tekankan Amanah Beasiswa, Penerima Didorong Berkontribusi untuk Kampus
Beasiswa Dana Abadi UB Ringankan Beban Finansial
Adi Putra Pamungkas mengatakan, beasiswa tersebut membantu memenuhi kebutuhan pendidikan selama menjalani perkuliahan. Bantuan yang diterimanya mencakup Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan uang saku.
“Jadi, beasiswa ini sangat membantu karena beasiswa ini memberikan dukungan secara finansial, yang mana itu untuk UKT dan uang saku,” ujar Adi.
Dukungan tersebut membantu mahasiswa mengurangi kekhawatiran terhadap biaya pendidikan dan kebutuhan sehari-hari. Dengan demikian, mahasiswa dapat menjalani perkuliahan dengan dukungan finansial yang lebih memadai.
Sayullah Aprilia juga menilai Dana Abadi UB sebagai investasi jangka panjang di bidang pendidikan. Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya meringankan biaya kuliah dan hidup, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri selama menempuh pendidikan di UB.
Bantuan Pendidikan Dukung Fokus Akademik
Bagi Sayullah, dukungan Dana Abadi UB memiliki arti penting dalam perjalanan studinya. Bantuan yang diterima akan digunakan untuk menunjang pendidikan sehingga ia dapat lebih fokus mengikuti kegiatan akademik.

“Dana Abadi UB ini sangat berarti dalam perjalanan kuliah saya ya tentunya, karena saya juga mendapatkan biaya atau beasiswa dari Dana Abadi UB yang nantinya akan saya gunakan untuk pendidikan saya, sehingga saya bisa fokus dan terus juga untuk mengikuti akademik pada semestinya,” ungkap Sayullah.
Pengalaman keduanya memperlihatkan peran dukungan finansial dalam membantu mahasiswa menjalani pendidikan tinggi. Bantuan biaya kuliah dan kebutuhan hidup dapat mengurangi tekanan ekonomi yang berpotensi mengganggu fokus belajar.
Namun, manfaat beasiswa tidak berhenti pada penerimanya. Adi dan Sayullah juga ingin mengenalkan Dana Abadi UB kepada masyarakat agar semakin banyak orang mengetahui program tersebut dan berkesempatan mendukung keberlanjutannya.
Penerima Beasiswa Siap Berkontribusi untuk Masyarakat
Sayullah berharap dapat meneruskan manfaat yang diterimanya kepada masyarakat yang membutuhkan. Baginya, kontribusi tidak hanya ditujukan kepada program Dana Abadi UB, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, Adi berencana memperkenalkan Dana Abadi UB melalui komunitasnya. Ketika telah mapan secara finansial, ia juga ingin berdonasi agar program tersebut dapat terus memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Komitmen keduanya menunjukkan bahwa penerima beasiswa dapat mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan dukungan pendidikan. Bantuan yang diterima selama kuliah diharapkan menjadi awal kontribusi yang lebih luas, baik melalui penyebaran informasi maupun dukungan finansial pada masa mendatang. (ndr)













