Kanal24, Malang – Mengisi bensin menjadi rutinitas yang sulit dipisahkan dari keseharian pengguna sepeda motor. Mulai dari perjalanan menuju tempat kerja, berangkat kuliah, hingga mencari tempat makan saat akhir pekan, semuanya membutuhkan bahan bakar. Bagi pengguna Honda BeAT, pengeluaran untuk bensin mungkin terlihat kecil dalam sekali pengisian, tetapi jika dilakukan berulang kali, jumlahnya dapat memengaruhi anggaran bulanan.
Mengetahui biaya pengisian tangki hingga penuh dapat membantu pengendara memperkirakan kebutuhan tersebut. Dengan kapasitas tangki 4,2 liter, biaya bensin Honda BeAT berbeda bergantung pada jenis bahan bakar yang dipilih. Lantas, berapa uang yang perlu disiapkan untuk mengisi tangki Honda BeAT hingga penuh?
Baca Juga:
19 Juta Liter BBM Tiba di Bali, Pertamina Gaspol Pulihkan Pasokan
Biaya Full Tank Honda BeAT Berdasarkan Jenis BBM
Kapasitas tangki bahan bakar Honda BeAT mencapai 4,2 liter. Kapasitas ini dapat digunakan sebagai dasar untuk menghitung perkiraan biaya pengisian berdasarkan harga bahan bakar per liter.
Berdasarkan harga BBM di Jawa Timur per 16 Oktober 2026, Pertalite dibanderol Rp10.000 per liter, sedangkan Pertamax seharga Rp15.950 per liter. Dengan demikian, pengisian tangki Honda BeAT dari kondisi kosong hingga penuh diperkirakan membutuhkan biaya Rp42.000 untuk Pertalite dan Rp66.990 untuk Pertamax.
Perbedaan biaya kedua jenis BBM tersebut mencapai Rp24.990 untuk satu kali pengisian penuh. Selisih ini dapat menjadi pertimbangan bagi pengendara ketika menyusun anggaran transportasi sehari-hari.
Meski begitu, nominal tersebut merupakan perhitungan berdasarkan kapasitas tangki dan harga per liter, bukan biaya yang selalu dibayarkan setiap kali mengisi bensin. Jika masih terdapat bahan bakar di dalam tangki, biaya pengisian tentu lebih rendah. Harga BBM juga dapat berubah mengikuti kebijakan yang berlaku.
Hitung Pengeluaran Bensin Selama Sebulan
Selain mengetahui biaya pengisian penuh, pengguna Honda BeAT dapat memperkirakan kebutuhan bensin berdasarkan jarak perjalanan harian. Cara ini membantu pengendara memahami pengeluaran transportasi secara lebih terukur.
Honda BeAT memiliki angka konsumsi bahan bakar yang diklaim mencapai 60,6 kilometer per liter berdasarkan pengujian pabrikan dengan metode tertentu. Angka tersebut merupakan hasil pengujian, sehingga konsumsi sebenarnya dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan, gaya berkendara, beban kendaraan, dan kondisi mesin.
Sebagai simulasi, pengendara yang menempuh jarak 20 kilometer setiap hari membutuhkan sekitar 0,33 liter bensin jika menggunakan angka efisiensi tersebut. Dengan harga Pertalite Rp10.000 per liter, biaya bahan bakarnya diperkirakan Rp3.300 per hari atau sekitar Rp99.000 selama 30 hari.
Sementara itu, jika menggunakan Pertamax seharga Rp15.950 per liter, biaya bensin diperkirakan sekitar Rp5.263 per hari atau mendekati Rp158.000 selama 30 hari.
Perhitungan ini menggunakan asumsi jarak tempuh 20 kilometer setiap hari dan konsumsi 60,6 kilometer per liter. Dalam penggunaan nyata, pengeluaran bisa lebih tinggi atau lebih rendah, terutama ketika motor digunakan di tengah kemacetan atau pada rute yang mengharuskan pengendara sering berhenti dan kembali berakselerasi.
Agar perkiraan lebih sesuai dengan kebutuhan, pengendara dapat mencatat jarak tempuh serta jumlah bensin setiap kali mengisi bahan bakar. Catatan tersebut membantu mengevaluasi konsumsi harian dan menyusun anggaran bulanan berdasarkan kebiasaan berkendara masing-masing.
Tips Hemat Bensin untuk Pengguna Honda BeAT
Pengeluaran bahan bakar tidak hanya ditentukan oleh harga BBM dan kapasitas tangki. Kebiasaan berkendara serta kondisi sepeda motor juga berpengaruh terhadap efisiensi penggunaan bensin.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah menjaga kecepatan tetap stabil serta menghindari akselerasi dan pengereman mendadak yang tidak diperlukan. Pengendara juga dapat merencanakan rute perjalanan untuk menghindari putaran yang tidak perlu dan mengurangi waktu terjebak kemacetan apabila tersedia jalur alternatif yang lebih efisien.
Tekanan angin ban perlu diperiksa secara berkala sesuai rekomendasi pabrikan. Tekanan yang tidak sesuai dapat memengaruhi hambatan gulir dan kenyamanan berkendara. Selain itu, perawatan rutin, termasuk pemeriksaan mesin dan komponen kendaraan, membantu menjaga performa sepeda motor tetap optimal.
Pemilihan jenis BBM juga sebaiknya mempertimbangkan rekomendasi pabrikan, bukan hanya harga per liter. Dengan menggunakan bahan bakar sesuai spesifikasi kendaraan dan menjaga kondisi motor, pengendara dapat mendukung kinerja mesin sekaligus mengelola pengeluaran.
Mengetahui kapasitas tangki, harga BBM, dan perkiraan konsumsi harian membantu pengguna Honda BeAT menyusun anggaran bahan bakar secara lebih realistis. Perencanaan sederhana tersebut dapat membuat pengeluaran transportasi lebih terkendali tanpa mengabaikan perawatan dan kenyamanan berkendara. (gal)














