KANAL24, Malang – Laporan keuangan perusahaan merupakan hal penting dalam perusahaan untuk menggambarkan kinerja usaha dan juga kepentingan stakeholder lainnya. Untuk itu kemampuan dalam menyusun laporan keuangan yang tarnsparan dan benar menjadi kemampuan yang harus dimiliki oleh manajemen perusahaan tersebut. Hal ini menjadi atensi Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) dengan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan untuk Meningkatkan Transparansi dan Keberlanjutan Perusahaan. Kegiatan ini dipimpin oleh Tuban Drijah Herawati, SE., MM., Ak., CSRS., CSRA., CA dan diselenggarakan secara luring pada 31 Oktober 2025 di Perum Jasa Tirta I.
“Kami dari FEB UB menggelar pengmas dalam bentuk pelatihan penyusunan laporan keuangan untuk meningkatkan transaparansi dan keberlanjutan usaha Perum Jasa Tirta I,” kata Tuban Drijah Herawati dalam keterangan tertulisnya.
Menurutnya pelatihan ini diikuti oleh karyawan Perusahaan Jasa Tirta yang berperan dalam pengelolaan sumber daya air. Dosen FEB UB menekankan bahwa tantangan dalam penyusunan laporan keuangan masih cukup besar, terutama terkait pemahaman terhadap standar akuntansi dan penerapannya dalam praktik. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam menyusun laporan keuangan yang akurat, transparan, dan sesuai standar.
“SDM bagian keuangan dituntut memiliki kompetensi dalam menyusun laporan keuangan yang akurat, transparan dan sesuai standar akuntansi yang ada,” lanjutnya.

Selama kegiatan, peserta memperoleh materi berupa konsep dasar akuntansi, standar pelaporan keuangan, serta praktik langsung penyusunan laporan keuangan. Dengan metode pembelajaran interaktif, peserta diberikan studi kasus dan latihan penyusunan laporan sehingga dapat memahami langkah-langkah teknis secara lebih mendalam.
Pelatihan secara luring ini memberikan dampak yang signifikan kepada peserta dengan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan yang informatif dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini turut memperkuat tata kelola keuangan perusahaan, meningkatkan akuntabilitas, serta mendukung keberlanjutan operasional melalui pengelolaan keuangan yang lebih profesional.
Kegiatan PkM ini juga memperkuat kemitraan antara FEB UB dan dunia industri, khususnya dalam pengembangan kapasitas SDM di bidang akuntansi dan keuangan. FEB UB menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung praktik tata kelola perusahaan yang baik dan keberlanjutan sektor industri melalui program pelatihan yang relevan dan aplikatif.
“FEB UB senantiasa memperkuat kemitraan dengan dunia industri terutama pengembangan SDM dalam bidang akuntansi dan keuangan agar tata kelola perusahaan semakin baik,” imbuh Tuban Drijah.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari sehingga kualitas pelaporan keuangan perusahaan terus meningkat. (sdk)














