Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Double Job Jadi Strategi Bertahan Kelas Menengah di Tengah Tekanan Ekonomi

Einid Shandy by Einid Shandy
October 20, 2026
in Ekonomi
0
Double Job Jadi Strategi Bertahan Kelas Menengah di Tengah Tekanan Ekonomi

Double Job Jadi Strategi Bertahan Kelas Menengah di Tengah Tekanan Ekonomi (AI)

0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Tekanan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan rumah tangga membuat sebagian pekerja harus menjalani lebih dari satu pekerjaan demi menjaga stabilitas keuangan keluarga. Fenomena double job atau pekerjaan rangkap menjadi salah satu strategi bertahan bagi pekerja yang merasa penghasilan dari pekerjaan utama belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Di balik tambahan pendapatan, pekerjaan rangkap menyimpan konsekuensi yang tidak ringan. Waktu istirahat berkurang, kesempatan bersama keluarga semakin terbatas, sementara risiko kelelahan fisik dan mental meningkat ketika aktivitas kerja berlangsung tanpa jeda yang memadai.

Fenomena ini memperlihatkan persoalan yang lebih luas dalam kehidupan pekerja, yakni kebutuhan menjaga keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran di tengah tekanan biaya hidup. Bagi sebagian rumah tangga, pekerjaan tambahan bukan semata-mata pilihan untuk meningkatkan gaya hidup, melainkan upaya memenuhi kebutuhan dasar dan mempertahankan kestabilan keuangan.

Baca juga:
Krisis Karhutla & Kegagalan Komunikasi Krisis: Ketika Pemerintah Justru Sibuk Membela Diri

Tekanan Pengeluaran Membayangi Kelas Menengah

Fenomena double job berkaitan erat dengan kemampuan rumah tangga menjaga keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran. Kebutuhan pangan, tempat tinggal, transportasi, serta pendidikan anak membuat sebagian keluarga harus mencari sumber pendapatan tambahan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip dalam laporan Liputan6.com, kelas menengah dan kelompok menuju kelas menengah mencakup 66,35 persen penduduk Indonesia pada 2024. Kedua kelompok tersebut juga menyumbang 81,49 persen dari total konsumsi masyarakat.

Besarnya kontribusi konsumsi tersebut menunjukkan pentingnya daya beli kelompok menengah bagi perekonomian nasional. Namun, kemampuan setiap keluarga menghadapi tekanan pengeluaran tidak sama karena dipengaruhi besaran pendapatan, jumlah tanggungan, serta kebutuhan rutin.

Biaya pendidikan menjadi salah satu komponen pengeluaran yang perlu diperhitungkan secara berkelanjutan. Data BPS dalam publikasi Statistik Penunjang Pendidikan 2024 mencatat rata-rata total pengeluaran pendidikan per siswa pada tahun ajaran 2023/2024 mencapai Rp4,56 juta per tahun untuk jenjang SD, Rp7,34 juta untuk SMP, serta Rp10,19 juta untuk SMA/SMK.

Angka tersebut mencakup beragam kebutuhan pendidikan, mulai dari uang pendaftaran, uang saku, transportasi, seragam, buku, alat tulis, hingga biaya operasional pendidikan.

Ketika pendapatan utama tidak bertambah secepat pengeluaran, sebagian pekerja menghadapi pilihan untuk menekan konsumsi, mencari pekerjaan dengan penghasilan lebih tinggi, atau menambah sumber pendapatan melalui pekerjaan sampingan.

Dalam kondisi tersebut, double job dapat menjadi jalan untuk menjaga arus kas rumah tangga. Namun, ketergantungan pada tambahan jam kerja juga menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan strategi tersebut, terutama ketika kebutuhan ekonomi harus dipenuhi dengan mengorbankan waktu istirahat.

Jam Kerja Panjang Berisiko Mengganggu Kesehatan

Selain persoalan ekonomi, pekerjaan rangkap membawa tantangan terhadap kesehatan fisik dan mental. Berkurangnya waktu istirahat, stres berkepanjangan, serta pola hidup yang tidak teratur dapat memperburuk kondisi tubuh jika berlangsung terus-menerus.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Vito A. Damay, menjelaskan bahwa stres merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Tekanan dapat muncul ketika seseorang bekerja terlalu banyak, tetapi juga ketika kehilangan pekerjaan atau mengalami penurunan pendapatan.

Jam kerja panjang yang tidak diimbangi pemulihan dapat memengaruhi pola tidur, kebiasaan makan, serta aktivitas fisik. Pekerja dengan waktu terbatas berisiko kesulitan menjaga pola hidup sehat karena sebagian besar waktunya terserap untuk pekerjaan dan urusan rumah tangga.

Dalam jangka panjang, kombinasi stres, pola makan tidak sehat, dan kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko gangguan metabolik serta obesitas, yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung.

Founder Health Collaborative Center (HCC), Ray Wagiu Basrowi, juga menyoroti persoalan kelelahan atau fatigue di kalangan pekerja. Ia mengutip penelitian pada 2025 terhadap pekerja sektor keuangan di Indonesia yang menunjukkan enam dari 10 pekerja mengalami kelelahan dan kekurangan stamina untuk bekerja.

Menurut Ray, persoalan dapat muncul ketika waktu yang seharusnya digunakan untuk beristirahat justru diisi dengan menyelesaikan pekerjaan yang tertunda. Kebiasaan tersebut berpotensi membentuk siklus kelelahan yang mengganggu pemulihan dan produktivitas.

Tanda kelelahan yang perlu diperhatikan antara lain rasa lelah yang terus bertahan meskipun aktivitas telah dihentikan, berkurangnya stamina, hingga kesulitan menikmati kegiatan yang sebelumnya menyenangkan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tambahan penghasilan melalui pekerjaan rangkap tidak dapat dilepaskan dari persoalan kesehatan dan kualitas hidup pekerja. Jika tidak dikelola dengan baik, upaya mempertahankan kondisi ekonomi justru dapat menimbulkan beban baru dalam jangka panjang.

Menjaga Penghasilan Tanpa Mengabaikan Waktu Istirahat

Di tengah kebutuhan ekonomi, tidak semua pekerja memiliki keleluasaan untuk langsung menghentikan pekerjaan sampingan. Karena itu, pengelolaan waktu dan penentuan prioritas menjadi langkah penting agar tambahan penghasilan tidak sepenuhnya mengorbankan kesehatan.

Ray menyarankan agar pekerja tetap memprioritaskan sumber penghasilan utama dan memastikan pekerjaan tambahan tidak mengambil waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh.

Pengaturan jadwal perlu mempertimbangkan waktu tidur, pemulihan fisik, kebutuhan keluarga, serta kemampuan menyelesaikan pekerjaan secara konsisten. Pekerja juga perlu memperhatikan tanda kelelahan yang berulang dan mencari bantuan profesional apabila kondisi tersebut mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

Namun, persoalan double job tidak cukup dipandang sebagai tanggung jawab individu untuk mengatur waktu. Fenomena ini juga berkaitan dengan kecukupan upah, kestabilan pekerjaan, biaya hidup, serta akses terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

Dengan demikian, pembahasan mengenai pekerjaan rangkap perlu melihat dua sisi sekaligus. Di satu sisi, pekerjaan tambahan dapat membantu rumah tangga menghadapi tekanan pengeluaran dan mempertahankan daya beli. Di sisi lain, kebutuhan untuk terus bekerja dapat mengurangi waktu pemulihan serta meningkatkan beban fisik dan mental.

Tantangan bagi pekerja bukan sekadar menambah jam kerja demi memperoleh pendapatan, melainkan menemukan pola kerja yang memungkinkan kebutuhan keluarga terpenuhi tanpa mengabaikan kesehatan. Pada saat yang sama, kondisi ini menjadi pengingat pentingnya pekerjaan dengan penghasilan yang memadai dan sistem ketenagakerjaan yang mendukung kesejahteraan pekerja.

Sebab, keberlanjutan penghasilan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya waktu yang dicurahkan untuk bekerja, tetapi juga oleh kemampuan seseorang menjaga kondisi fisik, mental, dan produktivitasnya dalam jangka panjang. (nid)

Post Views: 38
Previous Post

Mahasiswa UB Rintis Susu Mas Jack, Angkat Potensi Peternak Lokal

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Double Job Jadi Strategi Bertahan Kelas Menengah di Tengah Tekanan Ekonomi

Double Job Jadi Strategi Bertahan Kelas Menengah di Tengah Tekanan Ekonomi

October 20, 2026
Mahasiswa UB Rintis Susu Mas Jack, Angkat Potensi Peternak Lokal

Mahasiswa UB Rintis Susu Mas Jack, Angkat Potensi Peternak Lokal

October 20, 2026
Perjuangan Tim Atyabrama FILKOM UB Berbuah Juara 2 KRTI 2026

Perjuangan Tim Atyabrama FILKOM UB Berbuah Juara 2 KRTI 2026

October 20, 2026
Isi Full Tank Honda BeAT, Berapa Biaya yang Dibutuhkan?

Isi Full Tank Honda BeAT, Berapa Biaya yang Dibutuhkan?

October 20, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025