Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Google Student Ambassador UB Dorong Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI

Einid Shandy by Einid Shandy
September 15, 2026
in Pendidikan, Riset Inovasi
0
Google Student Ambassador UB Dorong Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI

Muhammad Alfarizi (Google Student Ambassador & Duta Kampus UB) (Podcast Let's Talk/UBTV)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin dekat dengan kehidupan mahasiswa membuat kemampuan beradaptasi terhadap teknologi menjadi semakin penting. Kehadiran AI tidak hanya menawarkan kemudahan dalam menyelesaikan berbagai aktivitas akademik, tetapi juga menuntut mahasiswa memahami cara memanfaatkannya secara tepat agar teknologi tidak menggantikan peran manusia.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Muhammad Alfarizi, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) yang terpilih sebagai Google Student Ambassador 2025. Dalam program Let’s Talk, Alfarizi membagikan pengalamannya menjalani satu periode sebagai bagian dari program Google sekaligus pandangannya mengenai pemanfaatan teknologi digital di kalangan mahasiswa.

Baca juga:
8 Mahasiswa Internasional Mulai Kenali Indonesia Lewat BIPA UB

Google Student Ambassador Jadi Jembatan Google dan Mahasiswa

Google Student Ambassador merupakan program yang dibuat Google dan terbuka bagi mahasiswa di Indonesia. Menurut Alfarizi, program tersebut berperan sebagai perpanjangan tangan Google untuk memperkenalkan sekaligus mendorong pemanfaatan berbagai perangkat dan aplikasi Google di lingkungan mahasiswa.

AI Jadi Alat, Bukan Pengganti Mahasiswa (AI)

Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah penggunaan AI. Menurutnya, mahasiswa saat ini semakin sering memanfaatkan AI untuk berbagai kebutuhan, termasuk aktivitas perkuliahan. Namun, penggunaan teknologi tersebut seharusnya tidak berhenti pada aktivitas meminta jawaban kemudian menyalinnya secara langsung.

AI, kata Alfarizi, semestinya ditempatkan sebagai alat bantu. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk membantu mencari jurnal, menggali informasi, maupun mendukung proses pengerjaan tugas, tetapi tidak menggantikan fungsi manusia dalam berpikir dan mengolah informasi.

Pemahaman tersebut kemudian ia sebarkan melalui berbagai konten edukasi di media sosial. Alfarizi memilih Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai sarana untuk menyampaikan informasi mengenai pemanfaatan teknologi secara lebih bijak kepada mahasiswa.

Menariknya, latar belakang Alfarizi dari bidang ilmu sosial tidak menjadi hambatan untuk terlibat dalam program yang berkaitan erat dengan teknologi. Ia melihat adanya hubungan kuat antara ilmu sosial dan perkembangan teknologi digital, terutama karena interaksi manusia kini tidak hanya berlangsung di dunia nyata, tetapi juga melalui ruang digital.

Seleksi Kompetitif hingga Terpilih sebagai Ambassador

Perjalanan Alfarizi menjadi Google Student Ambassador tidak berlangsung secara instan. Ia harus melewati sejumlah tahapan seleksi yang diikuti mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Tahap awal dimulai dari proses administrasi dan penyampaian pendapat mengenai AI serta Google. Peserta yang lolos kemudian mengikuti tahapan berikutnya, termasuk membuat video mengenai penggunaan AI atau produk Google secara bijak serta menyampaikan rencana yang akan dilakukan apabila terpilih sebagai ambassador.

Dari proses tersebut, Alfarizi akhirnya berhasil masuk dalam jajaran Google Student Ambassador 2025. Ia memperkirakan jumlah peserta pada tahap awal mencapai ribuan, sementara jumlah yang akhirnya terpilih berada di kisaran 100 hingga 200 orang.

Selama menjalankan perannya, setiap ambassador memiliki kebebasan menentukan bentuk kontribusi masing-masing. Ada yang menggelar seminar dan workshop, berkolaborasi dengan ambassador dari kampus lain, hingga membuat konten edukasi digital.

Google juga memberikan apresiasi terhadap ambassador yang dinilai aktif dan memberikan dampak. Dukungan tersebut dapat berupa bantuan untuk menjalankan program maupun berbagai bentuk penghargaan. Pada akhir periode, para ambassador mendapatkan sertifikat dan plakat sebagai bentuk apresiasi.

Bagi Alfarizi, pengalaman tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperoleh pengalaman baru sejak awal masa perkuliahan. Ia bahkan memilih mengikuti program tersebut atas inisiatif pribadi, dengan dukungan teman dan keluarga.

Adaptif dan Berani Mencoba Jadi Kunci Anak Muda

Pengalaman sebagai Google Student Ambassador membuat Alfarizi melihat kemampuan adaptasi sebagai salah satu keterampilan penting bagi mahasiswa saat ini. Perubahan teknologi berlangsung cepat sehingga mahasiswa perlu terus memperbarui pengetahuan dan mampu memilah sisi positif maupun negatif dari perkembangan digital.

Ia juga menilai kekhawatiran bahwa teknologi dan AI akan sepenuhnya menggantikan manusia perlu disikapi dengan bijak. Menurutnya, generasi muda memiliki peran untuk membantu masyarakat, termasuk generasi yang lebih dewasa, memahami manfaat teknologi digital.

Selain menjadi Google Student Ambassador, Alfarizi juga aktif sebagai Duta Kampus Putra-Putri Brawijaya. Di tengah berbagai aktivitas tersebut, ia menerapkan daftar kegiatan dan skala prioritas untuk mengatur waktu. Baginya, kegiatan organisasi dan pengembangan diri tetap harus berjalan tanpa mengesampingkan akademik sebagai tujuan utama kuliah.

Pengalaman tersebut juga tidak lepas dari kegagalan. Sebelum berhasil mendapatkan berbagai kesempatan, Alfarizi mengaku pernah mengalami sejumlah penolakan ketika mencoba berbagai program sejak SMA, termasuk kegagalan dalam jalur masuk perguruan tinggi negeri.

Namun, pengalaman tersebut justru membentuk cara pandangnya terhadap kegagalan. Ia meyakini kegagalan dalam satu kesempatan bukan berarti seluruh jalan tertutup. Bisa jadi, kegagalan justru membuka kesempatan lain yang lebih sesuai dengan minat dan kemampuan.

Karena itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak terlalu takut mencoba hal baru. Menurutnya, keberanian mencoba akan membantu seseorang mengetahui batas kemampuan dirinya sekaligus menemukan peluang yang mungkin sebelumnya tidak terlihat.

Bagi Alfarizi, mimpi juga perlu dipelihara karena dapat menjadi motivasi untuk terus berkembang. Ia berharap dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang dapat terus berkembang, sukses, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

Pesan tersebut menjadi refleksi dari perjalanan yang telah dilaluinya. Bagi mahasiswa, perkembangan teknologi bukan hanya soal kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi juga bagaimana tetap berpikir kritis, adaptif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkannya.(ffn)

Post Views: 13
Tags: adaptasi teknologiAI mahasiswafifafisip ubGenerasi MudaGoogle Student Ambassador 2025Google Student Ambassador UBkanal24.co.idMahasiswa UBMuhammad AlfariziTeknologi Digital
Previous Post

Mencegah Karies Anak Harus Dimulai dari Deteksi Dini

Next Post

5 Fakta di Balik Purbaya Diganti Suahasil, Ada Apa?

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
5 Fakta di Balik Purbaya Diganti Suahasil, Ada Apa?

5 Fakta di Balik Purbaya Diganti Suahasil, Ada Apa?

September 15, 2026
Google Student Ambassador UB Dorong Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI

Google Student Ambassador UB Dorong Mahasiswa Bijak Manfaatkan AI

September 15, 2026
Mencegah Karies Anak Harus Dimulai dari Deteksi Dini

Mencegah Karies Anak Harus Dimulai dari Deteksi Dini

September 15, 2026
8 Mahasiswa Internasional Mulai Kenali Indonesia Lewat BIPA UB

8 Mahasiswa Internasional Mulai Kenali Indonesia Lewat BIPA UB

September 15, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025