KANAL24, Malang – Indonesia saat ini membutuhkan orang-orang yang saleh dan berkalbu bersih agar dapat mengeelola sumber daya yang anak menuju Indonesia Emas. Pernyataan tersebut disampaikan oleh sesepuh KAHMI Malang Djanalis Djanaid pada buka puasa dirumah Prof. Sukir Maryanto, Jumat (6/3/2026) pekan lalu.
Pakar Kepemimpinan UB ini menilai sosok saleh ini penting karena saat ini publik dipertontonkan kerusakan yang diakibatkan oleh orang yang pandai namun tidak saleh. Berbagai kebijakan publik yang berdampak kerusakan lingkungan dialkukan oleh orang yang pandai bamun tidak saleh.
“Indonesia saat ini butuh orang saleh tidak cukup hanya pandai, karena kita lihat berbagai kerusakan misal pada lingkungan dilakukan oleh orang pandai,” kata Djanalis.
Dalam konteks global hal ini juga terjadi. Perang dan konflik di berbagai negara dilakukan oleh orang pintar yang berebut sumber daya alam seperti minyak dengan mengorbankan nyawa manusia dan kerusakan lingkungan.
“ Kita lihat saat ini berbagai konflik dan perang terjadi karena berebut minyak dilakukan oleh orang yang pandai namun tidak saleh,” lanjutnya.
Menurut Djanalis selain saleh saat ini Indonesia juga butuh sosok saleh yang berhati bersih sehingga mampu melihat persoalan bangsa dengan jernih dan bijak. Kalbu bersih sangat penting dimiliki oleh para pemimpin bangsa sehingga nantinya mampu membuat kebjakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan elit.
Hal ini yang terasa mulai mengering dari bumi nusantara sehingga seringkali kebijakan yang diambil hanya tmabal sulam atau hanya berdampak kepada segelintir pihak.
Djanalis berharap kader HMI dan Kahmi mampu menelurkan kembali sosok yang tidak hanya pandai namun soleh dan berkalbu bersih.
Buka bersama Kahmi Brawijaya merupakan momen rutin yang dilakukan setiap bulan ramadhan sebagai momen silaturahmi dan diskusi antar generasi.
“Buka bersama ini rutin setiap ramadhan agar menjadi momen diskusi antar generasi dan juga silaturahmi,” kata Dr. Agus Susilo Presidium KAHMI Brawijaya. (sdk)














