Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

K3 di Area Publik, FH UB Dorong Civitas Pahami Respons Darurat

Einid Shandy by Einid Shandy
September 25, 2026
in Pendidikan
0
K3 di Area Publik, FH UB Dorong Civitas Pahami Respons Darurat

K3 di Area Publik, FH UB Dorong Civitas Pahami Respons Darurat (Puguh/UBTV))

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan akademik tidak hanya berkaitan dengan pencegahan kecelakaan. Ketika banyak orang beraktivitas dalam satu area, kesiapan menghadapi kondisi darurat juga menjadi bagian penting untuk menjaga keselamatan civitas.

Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) membahas pentingnya kesadaran tersebut melalui Pelatihan Awareness K3 di Gedung Widyaloka FH UB, Rabu (23/9/2026). Kegiatan ini diikuti 40 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta unsur pimpinan fakultas.

Baca Juga:
Bukan Cuma Pakai AI, Mahasiswa Hukum Harus Kritis

K3 Dimulai dari Perubahan Budaya Kerja

Praktisi dan Konsultan K3, Rahmat Hasan, S.S., CLA., menjelaskan penerapan K3 membutuhkan sistem manajemen yang dapat membantu organisasi memantau kinerja keselamatan.

Menurutnya, penerapan K3 tidak cukup jika hanya berfokus pada individu. Sistem manajemen diperlukan agar organisasi memiliki alat untuk mengetahui kondisi dan menentukan arah penerapan K3.

Rahmat Hasan, S.S, CLA., Praktisi dan Konsultan K3 (Puguh/UBTV)

“Sistem manajemen K3 itu fungsinya adalah sebuah dashboard ya, sebuah tools ya yang memastikan manajemen itu tahu performa kinerja K3 dari organisasi itu seperti apa dan pengarahannya seperti apa seperti itu,” jelas Rahmat.

Selain sistem, K3 juga membutuhkan perubahan budaya kerja. Kesadaran terhadap potensi bahaya perlu dibangun agar setiap orang terbiasa mempertimbangkan keselamatan ketika menjalankan aktivitas.

“Jadi K3 itu ngerubah budaya ya,” ujarnya.

Rahmat menjelaskan perubahan tersebut dapat dimulai dari cara seseorang bekerja. Pekerja perlu mengikuti prosedur keselamatan dan tidak menggunakan peralatan yang berpotensi membahayakan.

Ia mencontohkan penggunaan tangga yang tidak layak. Menurutnya, peralatan yang tidak proper sebaiknya tidak dipaksakan karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan kerja.

Area Publik Perlu Kesiapan Tanggap Darurat

Lingkungan akademik memiliki karakter sebagai area publik karena menjadi tempat berkumpulnya banyak orang. Kondisi tersebut membuat kesiapan menghadapi keadaan darurat perlu mendapat perhatian.

Rahmat mengatakan proses evakuasi dapat menjadi lebih sulit ketika kondisi darurat terjadi di tengah banyaknya orang. Tanpa pemahaman dan latihan, kepanikan dapat menghambat respons keselamatan.

“Nah, kalau tidak pernah dilatih responnya panik,” kata Rahmat.

Karena itu, latihan tanggap darurat perlu dilakukan secara berkala. Civitas perlu memahami respons yang tepat ketika menghadapi kondisi seperti kebakaran maupun gempa bumi.

“Untuk area-area publik seperti ini alangkah baiknya sering-sering dilakukan pelatihan tanggap darurat,” lanjutnya.

Menurut Rahmat, latihan tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko korban saat kondisi darurat terjadi. Kesiapan tidak hanya berkaitan dengan mengetahui jalur evakuasi, tetapi juga kemampuan merespons situasi secara tepat.

Pemahaman tersebut menjadi bagian dari budaya K3. Dengan latihan yang dilakukan secara berkala, civitas diharapkan tidak mudah panik dan dapat mengikuti prosedur keselamatan ketika menghadapi keadaan darurat.

FH UB Perkuat Fasilitas dan SDM K3

Dekan FH UB, Dr. Aan Eko Widiarto, S.H., M.Hum., mengatakan penerapan K3 perlu didukung fasilitas dan sumber daya manusia yang memadai.

FH UB menyiapkan sejumlah sarana keselamatan, mulai dari alat pelindung diri (APD), helm, hingga fasilitas pemadam kebakaran seperti alat pemadam api ringan (APAR).

Dr. Aan Eko Widiarto, S.H., M.Hum., Dekan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. (Puguh/UBTV)

“Kemudian sekarang adalah kita membangun manpowernya supaya nanti manusia SDM-nya dengan sarana persaranannya ini bisa klop begitu,” jelas Aan.

Menurutnya, fasilitas keselamatan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi civitas. Kesadaran terhadap potensi bahaya diharapkan dapat diperkuat melalui pembekalan K3 bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Pelatihan Awareness K3 menjadi salah satu langkah awal untuk membangun pemahaman tersebut. FH UB juga menyiapkan tindak lanjut berupa pelatihan sertifikasi K3 bagi dosen dan tenaga kependidikan.

Melalui penguatan budaya kerja, sistem manajemen, fasilitas keselamatan, dan kesiapsiagaan tanggap darurat, FH UB berupaya membangun penerapan K3 yang lebih terarah. Keselamatan diharapkan menjadi bagian dari kebiasaan civitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. (ndr)

Post Views: 27
Tags: budaya k3Fakultas Hukum UBindriK3 FH UBKANAL24kanal24.co.idkeselamatan kerjatanggap darurat
Previous Post

Mahasiswa UB Kembangkan Deterjen dari Kulit Pisang

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
K3 di Area Publik, FH UB Dorong Civitas Pahami Respons Darurat

K3 di Area Publik, FH UB Dorong Civitas Pahami Respons Darurat

September 25, 2026
Mahasiswa UB Kembangkan Deterjen dari Kulit Pisang

Mahasiswa UB Kembangkan Deterjen dari Kulit Pisang

September 25, 2026
Riset Cakapolitika Ungkap Dinamika Generasi Muda Kota Malang

Riset Cakapolitika Ungkap Dinamika Generasi Muda Kota Malang

September 24, 2026
Cakapolitika UB Buka Ruang Dialog Gen Z untuk Kebijakan Berbasis Data

Cakapolitika UB Buka Ruang Dialog Gen Z untuk Kebijakan Berbasis Data

September 24, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025