KANAL24, Malang – Dukungan teknologi untuk mengembangkan desa wisata sangat diperlukan agar desa wisata dapat menjadi ikon dan lokomotif ekonomi baru didesa. Hal ini menjadi perhatian Susenohaji Dosen Vokasi UB yang bergerak memberikan dukungan teknologi digital Sistem Apilkasi Digitalisasi Aset Wisata Desa (Sadewa Desa) di Boonpring dan Gubugklakah Kabupaten Malang.
“Fokus dari sistem aplikasi ini adalah menjadikan Aset-aset desa sebagai obyek/spot wisata digital untuk edukasi, rekreasi dan konservasi melalui konten digital story telling yang memadukan (blended) media text, audio, video, image dan animasi,” kata Susesno melalui keterangan tertulisnya.
Riset yang merupakan program hibah berdikari ini meraih sertifikat 10 riset terapan berdampak terbaik program hibah mandiri. Penyerahan sertifikat dilakukan pada sabtu 20 desember 2025 di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Jakarta.
“Alhamdulillah riset aplikasi Sadewa Desa meraih 10 Riset Terapan Berdampak dari Kemdiksaintek. Semoga ini bisa memajukan wisata Boonpring,” imbuh Suseno.

Suseno yang aktif dalam organisasi masyarakat ini memilih Boonpring sebagai tempat riset karena Boonpring desa wisata karena memiliki aset desa beragam, namun wisatanya hanya bertumpu pada wisata air. Maka, aset lain yang dimiliki seperti seni budaya, dolanan, kuliner, sejarah, bambu, disematkan teknologi digitalisasi aset sehingga menambah jumlah dan daya tarik obyek wisata baru dan paket wisata edukasi (eduwisata).
“Boonpring sebenarnya memiliki banyak aset selain wisata air secara fisik. Nah aset lain ini penting untuk didata, dikelola dengan manajemen yang baik dan dukungan teknologi untuk menjadi nilai tambah wisata bagi Boonpring,” lanjutnya.
Sistem aplikasi Sadewa Desa ini juga sudah dicek langsung oleh tim Ditjen Sains dan Teknologi dan LPDP untuk melakukan evaluasi keberhasilan implementasi riset dalam memberikan solusi nyata bagi pembangunan desa wisata berkelanjutan.

Dampak bagi wisata Boonpring juga sudah dirasakan bersama dengan kenaikan jumlah pengunjung bagi masyarakat umum, instansi sehingga dampak sosial dan ekonomi kepada masyarakat sekitar meningkat.
Kedepan menurut Suseno, pihaknya berharap aplikasi Sadewa Desa ini dapat digunakan untuk digitalisasi aset wisata sejarah dan desa wisata lainnya sehingga dapat menjadi daya tarik baru bagi wisata tersebut.
Selain itu Sadewa Desa juga dapat memberikan tambahan pengetahuan dagi warga desa dalam mengelola wisatanya dengan dukungan teknologi digital. (sdk)














