Kanal24, Malang – Meningkatnya kebutuhan anak muda terhadap ruang kolaborasi, networking, dan pengembangan diri mendorong lahirnya berbagai komunitas kreatif di Indonesia. Salah satunya adalah Eithereyou Community Network yang kini berkembang menjadi wadah kolaborasi lintas bidang bagi generasi muda dan pelaku usaha. Komunitas ini didirikan oleh Maulidya Marta Zalsabila dan terus aktif menggelar berbagai program networking serta diskusi kreatif di Kota Malang.
Founder Eithereyou Community Network, Maulidya Marta Zalsabila, dalam wawancara eksklusif bersama Kanal24 pada Selasa (19/05/2026) menjelaskan bahwa saat ini komunitasnya telah memiliki lebih dari 200 anggota aktif yang berasal dari berbagai latar belakang, khususnya generasi Z.
“Untuk saat ini member aktif ada sekitar 212 orang di grup dan kemungkinan akan terus bertambah karena dalam waktu dekat kami akan membuka rekrutmen member baru,” ujarnya.
Baca juga:
Minim Perlindungan, Safe Space di Lingkungan Kerja Masih Sulit Terwujud

Maulidya menjelaskan, konsep kegiatan komunitas saat ini lebih berfokus pada agenda bulanan dibanding aktivitas harian. Meski demikian, interaksi antaranggota tetap berjalan melalui diskusi terbuka di grup komunitas serta aktivitas promosi dan berbagi informasi.
Ke depan, Eithereyou Community berencana menghadirkan diskusi tematik yang lebih terarah agar interaksi antaranggota semakin aktif dan produktif setiap harinya.
“Kami ingin grup ini tidak pasif. Jadi nantinya akan ada pembahasan tema tertentu supaya tetap ada insight yang beredar tanpa harus menunggu event,” katanya.
Selain program bulanan, komunitas ini juga memiliki agenda tahunan yang mulai dijalankan sejak 2025. Salah satu program utamanya adalah monthly meetup yang resmi berjalan pada 2026 dengan konsep pertemuan rutin membahas berbagai tema berbeda setiap bulan.
Tak hanya itu, Eithereyou Community juga menggelar acara tahunan berskala lebih besar pada bulan Ramadan dan akhir tahun. Pada momentum Ramadan, komunitas mengadakan iftar gathering yang dikemas dalam bentuk buka puasa bersama sekaligus sesi networking dan sharing insight bersama sejumlah pembicara.
Sementara itu, acara akhir tahun digelar sebagai perayaan hari jadi komunitas yang jatuh setiap 30 November. Kegiatan tersebut dirancang lebih besar dengan konsep gathering eksklusif yang mampu menampung hingga 100 peserta.
“Kalau event tahunan lebih besar karena ada speaker dari luar, merchandise, spot foto, hingga konsep acara yang lebih totalitas,” jelas Maulidya.
Untuk mendukung penyelenggaraan acara, komunitas juga mulai menerapkan sistem tiket atau HTM. Pada kegiatan Ramadan sebelumnya, peserta dikenakan biaya sebesar Rp35 ribu yang sudah termasuk konsumsi dan berbagai fasilitas acara.
Eithereyou Community terbuka untuk semua kalangan, khususnya anak muda yang memiliki minat berkembang di dunia usaha, kreativitas, maupun networking. Namun, komunitas tetap menerapkan proses screening guna menjaga keamanan dan kenyamanan anggota.
Ke depan, proses rekrutmen anggota baru akan menggunakan sistem Google Form untuk memverifikasi identitas dan latar belakang calon anggota agar komunitas tetap sehat dan terhindar dari akun palsu maupun aktivitas penipuan.

Dalam perjalanannya, Eithereyou Community juga aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas teknologi, institusi, hingga media lokal. Salah satu kolaborasi yang pernah dilakukan adalah bersama komunitas cyber security asal Surabaya dan Bank Indonesia dalam kegiatan literasi dan event edukasi.
Selain itu, komunitas ini juga bekerja sama dengan media lokal di Malang untuk menyediakan wadah podcast bagi anak muda yang ingin membangun personal branding dan membagikan kisah inspiratif mereka.
Untuk lokasi berkegiatan, Eithereyou Community belum memiliki kantor tetap. Namun, Atlantis Laundry and Cafe kini menjadi lokasi utama gathering sekaligus basecamp komunitas karena adanya kerja sama dengan pihak pengelola tempat.
Menutup wawancara, Maulidya menegaskan bahwa komunitasnya sangat terbuka terhadap kolaborasi selama sejalan dengan nilai dan visi yang dibangun bersama.
“Kami terbuka untuk siapa saja yang ingin bertumbuh bersama dan memberikan manfaat positif di dalam komunitas,” pungkasnya. (nid)













