Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Korupsi hingga Regulasi, Prof. Achmad Sodiki Beber Tantangan Agraria

Penulis Kanal by Penulis Kanal
June 5, 2026
in Hukum, Pendidikan
0
Korupsi hingga Regulasi, Prof. Achmad Sodiki Beber Tantangan Agraria

Guru Besar bidang Ilmu Hukum FH UB sekaligus Hakim Konstitusi periode 2008-2013, Prof. Dr. H. Achmad Sodiki, S.H. (Puguh/UBTV)

1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, – Malang – Upaya mewujudkan keadilan agraria di Indonesia dinilai masih menghadapi berbagai hambatan mendasar. Meski berbagai regulasi terus mengalami perubahan, persoalan keberpihakan kepada rakyat, praktik korupsi, hingga lemahnya koordinasi antarinstansi dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Pandangan tersebut disampaikan Guru Besar bidang Ilmu Hukum FH UB sekaligus Hakim Konstitusi periode 2008-2013, Prof. Dr. H. Achmad Sodiki, S.H., dalam Bedah Buku Octogenarian Prof. Dr. H. Ahmad Sodiki, S.H: Mutu Manikam Ajaran, Pemikiran Agraria yang Membumi yang digelar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) di Mimbar Demokrasi Gedung C FH UB, Kamis (04/06/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prof. Achmad Sodiki menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai masih menghambat terwujudnya keadilan agraria di Indonesia.

Baca Juga:
Agraria di Persimpangan Keadilan dan Ekologi

Tujuan Utama & Tiga Hambatan Menuju Keadilan Agraria

Menurut Prof. Achmad Sodiki, berbagai perubahan yang terjadi dalam hukum agraria selama ini belum sepenuhnya menyentuh tujuan utama yang ingin dicapai bangsa Indonesia, yakni terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Perubahan-perubahan tersebut belum banyak menyentuh tujuan akhir dari hukum agraria itu sendiri, yaitu terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang menjadi ciri khas dan cita-cita bangsa ini,” ujarnya.

Prof. Achmad Sodiki menjelaskan terdapat sejumlah tantangan yang masih menghambat terwujudnya keadilan agraria di Indonesia. Tantangan tersebut tidak hanya berasal dari aspek regulasi, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan.

Guru Besar bidang Ilmu Hukum FH UB sekaligus Hakim Konstitusi periode 2008-2013, Prof. Dr. H. Achmad Sodiki, S.H. (Puguh/UBTV)

Menurutnya, persoalan pertama terletak pada aspek perundang-undangan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada kelompok masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Kondisi tersebut membuat tujuan pemerataan dan keadilan agraria belum dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Terkait tantangan terbesar dalam mewujudkan keadilan agraria di Indonesia saat ini, regulasi yang ada masih belum sepenuhnya berpihak kepada kelompok yang kurang beruntung, yaitu rakyat Indonesia yang sebagian besar menggantungkan kehidupannya pada sektor pertanian,” katanya.

Selain regulasi, Prof. Achmad Sodiki juga menyoroti masih adanya praktik korupsi yang memengaruhi proses pembentukan maupun pelaksanaan kebijakan di bidang agraria. Menurutnya, persoalan tersebut menjadi hambatan serius dalam upaya menghadirkan tata kelola pertanahan yang adil dan berpihak kepada masyarakat.

Ia menambahkan, tantangan berikutnya terletak pada koordinasi antarinstansi yang belum berjalan secara sinkron dan terpadu. Padahal, persoalan agraria melibatkan banyak lembaga yang memiliki kewenangan berbeda-beda sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat.

“Dari sisi pelaksanaan, koordinasi antarinstansi yang berkaitan dengan persoalan agraria masih belum berjalan secara sinkron dan terpadu,” ungkapnya.

Penyelesaian Tak Cukup dari Aspek Hukum

Menurut Prof. Achmad Sodiki, persoalannya tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan hukum semata. Dibutuhkan pemahaman yang lebih menyeluruh agar akar persoalan dapat ditemukan dan solusi yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menilai penyusunan kebijakan juga memiliki peran penting dalam menentukan arah penyelesaian berbagai persoalan agraria yang terjadi di lapangan. Karena itu, aspek politik dalam arti positif perlu dilibatkan dalam proses perumusan kebijakan.

“Mereka harus memahami inti persoalan agraria secara menyeluruh dan mencari solusi dari berbagai sudut pandang. Penyelesaiannya tidak cukup hanya dilihat dari aspek hukum, tetapi juga harus memperhatikan aspek politik,” jelasnya.

Menurut Prof. Achmad Sodiki, politik yang dimaksud bukanlah kepentingan sesaat, melainkan kemampuan menghadirkan kebijakan yang tegas dan berpihak kepada masyarakat yang selama ini berada pada posisi kurang beruntung.

Melalui pendekatan tersebut, hukum agraria diharapkan mampu menjalankan fungsinya sebagai instrumen untuk mewujudkan keadilan sosial sekaligus memberikan perlindungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Pesan untuk Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Achmad Sodiki juga menyampaikan pesan kepada generasi muda yang akan melanjutkan pengembangan hukum agraria di Indonesia. Ia mengingatkan agar generasi penerus tidak terjebak pada pola pikir pragmatis dan kepentingan jangka pendek.

Menurutnya, tantangan agraria merupakan persoalan yang kompleks dan membutuhkan konsistensi serta komitmen jangka panjang. Karena itu, generasi muda harus memiliki keberanian untuk memahami substansi persoalan secara mendalam sebelum mengambil sikap atau menentukan arah kebijakan.

“Generasi muda jangan mudah berpindah arah mengikuti kepentingan politik sesaat tanpa memahami substansi persoalan yang sebenarnya,” tegasnya.

Ia berharap generasi penerus mampu mendedikasikan pengetahuan dan kemampuannya untuk kesejahteraan bangsa. Orientasi terhadap jabatan maupun kedudukan semata dinilai tidak cukup untuk menyelesaikan berbagai persoalan agraria yang masih dihadapi Indonesia hingga saat ini.

“Mereka harus memiliki konsistensi untuk mendedikasikan sebagian hidupnya bagi kesejahteraan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (wan)

Post Views: 25
Tags: AgrariaFakultas Hukum UBhukum agrariaKANAL24kanal24.co.idkonflik agrariaKorupsiMahkamah Konstitusi.Prof Achmad Sodikiuniversitas brawijaya
Previous Post

KBIHU UB Bongkar Evaluasi Haji 2026, Nilainya Hampir Sempurna

Penulis Kanal

Penulis Kanal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Korupsi hingga Regulasi, Prof. Achmad Sodiki Beber Tantangan Agraria

Korupsi hingga Regulasi, Prof. Achmad Sodiki Beber Tantangan Agraria

June 5, 2026
KBIHU UB Bongkar Evaluasi Haji 2026, Nilainya Hampir Sempurna

KBIHU UB Bongkar Evaluasi Haji 2026, Nilainya Hampir Sempurna

June 5, 2026
J&T Express Gandeng UB Lewat Connect Preneur, Siapkan Entrepreneur Muda

J&T Express Gandeng UB Lewat Connect Preneur, Siapkan Entrepreneur Muda

June 5, 2026
Tetap Relevan, Pemikiran Agraria Prof. Achmad Sodiki Diabadikan FH UB

Tetap Relevan, Pemikiran Agraria Prof. Achmad Sodiki Diabadikan FH UB

June 5, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025