Kanal24, Malang – Konferensi akademik tidak hanya menjadi ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian. Pertemuan ilmiah juga dapat menjadi tahap penting untuk memperoleh masukan, memperluas jejaring, mengembangkan karya, hingga membuka peluang publikasi pada jurnal internasional. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kapasitas riset dan memperluas dampak penelitian.
Semangat itu menjadi salah satu fokus 2026 MAG Scholar Conference in Business, Marketing & Tourism yang berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB), Malang, pada Rabu (07/10/2026). Dalam rangkaian konferensi 6–9 Oktober 2026 tersebut, peneliti didorong membangun kolaborasi, mengembangkan makalah, dan melanjutkan hasil konferensi menuju prosiding maupun publikasi jurnal.
Baca juga:
FEB UB Perkuat Kompetensi Riset Mahasiswa Pascasarjana lewat Workshop Metodologi
Networking Jadi Modal Pengembangan Riset
Conference Director MAG Scholar, Dr. Mohamad-Noor Salehhuddin Sharipudin dari Universiti Putra Malaysia, mengatakan salah satu tujuan utama MAG Scholar adalah membangun jejaring di antara peneliti dari Indonesia maupun berbagai negara lainnya.

Menurutnya, jejaring tersebut perlu dilanjutkan menjadi kerja sama konkret. Peneliti dapat mengembangkan penelitian bersama, mengajukan pendanaan hibah, memublikasikan hasil penelitian, hingga memperluas visibilitas karya pada platform internasional.
“Dengan begitu, para peneliti dapat berkolaborasi, melakukan penelitian bersama, mengajukan permohonan dana hibah, memublikasikan karya, serta mendapatkan visibilitas melalui platform internasional,” ujarnya.
Salehhuddin menilai forum seperti MAG Scholar memberikan ruang bagi peneliti untuk saling bertukar hasil penelitian dan temuan. Interaksi tersebut dapat menjadi titik awal bagi terbentuknya kerja sama akademik yang berkelanjutan.
Hal tersebut juga menjadi bagian dari tujuan MAG Scholar dalam mempertemukan akademisi dan peneliti yang memiliki ketertarikan pada perkembangan bisnis, pemasaran, pariwisata, serta bidang sosial dan teknologi digital.
Makalah Berlanjut ke Prosiding
Salah satu tahapan penting setelah konferensi adalah pengembangan hasil penelitian ke dalam publikasi. Salehhuddin menjelaskan bahwa makalah yang dipresentasikan akan dipersiapkan dalam prosiding konferensi.
Makalah terpilih juga berpeluang dikembangkan lebih lanjut untuk publikasi pada jurnal mitra. Artinya, penelitian yang dibawa ke konferensi memiliki ruang untuk memperoleh pengembangan sebelum diarahkan pada kanal publikasi ilmiah yang lebih luas.
Informasi resmi penyelenggara menyebut seluruh accepted papers akan diterbitkan dalam MAG Scholar online proceedings dengan ISBN. Sejumlah makalah juga akan dipertimbangkan untuk mendapatkan penghargaan dan publikasi pada jurnal terindeks.
Peluang publikasi tersebut menjadi salah satu nilai tambah bagi peserta karena konferensi tidak berhenti pada penyampaian hasil penelitian. Peserta dapat menggunakan masukan selama forum untuk memperbaiki kualitas karya sebelum dikembangkan menjadi artikel jurnal.
Dorong Kualitas Menuju Jurnal Scopus
Pentingnya pengembangan kapasitas penelitian juga disampaikan Professor T. Ramayah, Editor-in-Chief Asian Academy of Management Journal. Menurutnya, konferensi memiliki peran penting dalam membantu peneliti membangun kemampuan riset melalui interaksi dengan akademisi lain.
Ramayah menilai networking menjadi salah satu aspek penting karena peneliti dapat membangun relasi dengan akademisi yang memiliki pengalaman dan kepakaran berbeda. Dari hubungan tersebut, kapasitas penelitian dapat berkembang dan membuka peluang untuk menghasilkan publikasi yang lebih baik.
“Dari konferensi ini, aspek yang paling penting adalah jejaring. Anda bisa membangun relasi dengan para akademisi terkemuka sehingga dapat meningkatkan kapasitas penelitian,” jelasnya.
Ia menambahkan, prosiding dapat menjadi salah satu tahap publikasi setelah konferensi. Namun, peneliti juga memiliki peluang untuk mengembangkan makalah sebelum mengirimkannya ke jurnal yang terindeks Scopus.
Pandangan tersebut sejalan dengan target MAG Scholar untuk mendorong kolaborasi dan publikasi penelitian. Bagi lingkungan akademik, proses ini menjadi penting karena kualitas penelitian tidak hanya ditentukan dari hasil yang ditemukan, tetapi juga dari kemampuan peneliti mengembangkan temuan menjadi karya ilmiah yang dapat dibaca dan dimanfaatkan lebih luas.
Melalui MAG Scholar Conference, hasil penelitian diharapkan tidak berhenti pada ruang presentasi. Jejaring yang terbentuk, masukan akademik, prosiding, serta peluang publikasi jurnal menjadi rangkaian yang dapat membawa penelitian menuju jangkauan internasional.(ffn)














