KANAL24, Malang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan berkantor di Bursa Efek Indonesia (BEI ) mulai hari ini Jum’at (30/1/2026) untuk mempercepat proses koordinasi dengan BEI dalam merespon perkembangan pasar modal.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam jumpa pers Kamis (29/1/2026) kemarin.
“Fokusnya adalah reformasi. Perbaikannya itu seluruhnya dan berjalan cepat, tepat, dan efektif, dan untuk memastikan hal itu, maka mulai besok kami juga akan berkantor di sini,” ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
Mahendra mengatakan, reformasi regulasi di pasar modal dilakukan berdasarkan hasil pertemuan antara OJK dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Bank Indonesia (BI), hingga BPI Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Baca Juga : Respon BEI dan OJK Diharapkan dapat Tenangkan Pasar
Perbaikan tata kelola pasar modal akan terus dilakukan dengan koordinasi intensif sehingga proses tersebut dapat berjalan dengan cepat, tepat dan sesuai dengan regulasi yang ada.
Mahendra mengatakan bahwa seluruh unsur yang berkaitan dengan pasar modal Indonesia solid dan berkomitmen untuk melakukan berbagai langkah perbaikan.
Dalam waktu dekat BEI juga akan mengubah aturan agar free float saham meningkat dari 7,5 persen menjadi 15 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari kamsi kemarin masih merah dan semapt diberlakukan trading halt untuk kedua kalinya sebagai respon atas penurunan indeks. (sid)














