Kanal24
No Result
View All Result
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Login
  • Berita Terkini
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
No Result
View All Result
Kanal24
No Result
View All Result

Prof Jo Lampert Soroti Kekurangan Guru di Sekolah yang Membutuhkan

Einid Shandy by Einid Shandy
October 29, 2026
in Pendidikan
0
Prof Jo Lampert Soroti Kekurangan Guru di Sekolah yang Membutuhkan

Prof. Jo Lampert, Professor in Transformative Education di Monash University, Australia (Adam/Kanal24)

2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kanal24, Malang – Ketersediaan guru di sekolah yang paling membutuhkan masih menjadi tantangan dalam pemerataan pendidikan. Persoalan tersebut juga dihadapi Australia, terutama dalam memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sekolah yang melayani peserta didik dengan berbagai latar belakang sosial dan kebutuhan khusus.

Hal tersebut disampaikan Prof. Jo Lampert, Professor in Transformative Education di Monash University, Australia, dalam The International Conference of Consortium for Inclusive Teacher Education and Development (C.I.T.ED.) 2026 di Universitas Brawijaya (UB), Malang, Selasa (27/10/2026).

Jo menjelaskan, Australia saat ini menghadapi kekurangan guru, terutama di sekolah-sekolah yang paling sulit mendapatkan tenaga pendidik. Kondisi tersebut mendorong perlunya persiapan calon guru agar memiliki kemampuan mengajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik di lingkungan pendidikan yang menantang.

“Jumlah guru di sekolah-sekolah yang paling membutuhkan masih terlalu sedikit,” ujarnya.

Baca juga:
UB Gelar Konferensi Internasional untuk Perkuat Pendidikan Inklusif

Prof Jo Lampert Soroti Kekurangan Guru di Sekolah Rentan (Adam/Kanal24)

Ia mengatakan, pekerjaannya saat ini turut berfokus pada mempersiapkan guru agar bersedia mengajar di sekolah yang sulit mendapatkan tenaga pendidik, sekaligus memiliki keterampilan untuk mendampingi peserta didik yang menghadapi berbagai kerentanan.

Guru Perlu Memahami Latar Belakang Siswa

Menurut Jo, pendidikan yang inklusif membutuhkan pendekatan pengajaran yang responsif terhadap latar belakang budaya dan kondisi kehidupan peserta didik. Guru perlu memahami lingkungan keluarga serta situasi sosial yang dapat memengaruhi proses belajar anak.

Ia mencontohkan, peserta didik yang tumbuh dalam keluarga dengan keterbatasan ekonomi atau menghadapi persoalan sosial lainnya dapat memiliki tantangan tersendiri dalam mengikuti pembelajaran.

Karena itu, persiapan guru tidak cukup hanya berfokus pada penguasaan materi pelajaran. Guru juga perlu memahami kondisi peserta didik agar dapat menerapkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Jo menambahkan, keberagaman latar belakang peserta didik menjadi tantangan tersendiri di Australia. Sejumlah sekolah memiliki siswa dari berbagai latar belakang budaya, termasuk mereka yang menggunakan bahasa selain bahasa Inggris atau menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa tambahan.

Dalam kondisi tersebut, guru perlu terus belajar memahami karakteristik peserta didik, terutama ketika latar belakang guru berbeda dengan latar belakang siswa yang diajarnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Pendidikan

Jo menilai, sekolah di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil memiliki tantangan masing-masing. Setiap lingkungan pendidikan mempunyai kondisi dan persoalan berbeda yang perlu dipahami sebelum menentukan pendekatan pembelajaran.

Meski demikian, ia mengaku belum cukup memahami konteks pendidikan Indonesia untuk membandingkan secara langsung kondisi kedua negara. Ia menekankan bahwa kerja sama lintas negara tetap penting untuk mengembangkan solusi atas tantangan pendidikan.

Menurutnya, konferensi C.I.T.ED. menjadi kesempatan bagi para akademisi dan praktisi untuk bertukar gagasan serta mencari solusi konkret melalui kolaborasi.

“Saya berharap kita semua dapat bekerja sama secara nyata dan konkret untuk menemukan solusi, saling belajar dari perbedaan, serta bekerja secara kolektif,” tuturnya.

Melalui kerja sama tersebut, Jo berharap pengembangan pendidikan dan penyiapan tenaga pendidik dapat terus diperkuat untuk menjawab kebutuhan peserta didik yang beragam. (nid)

Post Views: 43
Tags: C.I.T.ED. 2026Jo LampertKANAL24kanal24.co.idkekurangan guruMonash universitypemerataan pendidikan.Pendidikan Inklusifpendidikan transformatifuniversitas brawijaya
Previous Post

Karhutla Bukan Sekadar Api, Ketimpangan Lahan Perlu Diurai

Next Post

Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

Einid Shandy

Einid Shandy

Reporter dan penulis Kanal24

Next Post
Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
oval layer

5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

August 25, 2024
Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

February 22, 2025
ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

August 4, 2023
Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

August 3, 2023
Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

Permainan Interaktif Menjadi Media KKN FP UB Pupuk Minat Baca Anak Desa Kromengan

39
Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

Pemkot Malang Tingkatkan Sinergi dan Soliditas Demi Keamanan Wilayah

8
Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

Budayakan Gaya Hidup Sehat, Fapet UB Gelar Latihan Jalan Nordik

7
Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari Bagi Kesehatan

7
Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

Pelatihan Hukum Lelang FH UB Soroti Pentingnya Kepatuhan Regulasi

October 29, 2026
Prof Jo Lampert Soroti Kekurangan Guru di Sekolah yang Membutuhkan

Prof Jo Lampert Soroti Kekurangan Guru di Sekolah yang Membutuhkan

October 29, 2026
Karhutla Bukan Sekadar Api, Ketimpangan Lahan Perlu Diurai

Karhutla Bukan Sekadar Api, Ketimpangan Lahan Perlu Diurai

October 29, 2026
Parliamentary Expo 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Mental Mahasiswa

Parliamentary Expo 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Mental Mahasiswa

October 29, 2026

Popular Stories

  • oval layer

    5 Gaya Rambut yang Tepat untuk Pipi Chubby agar Tampil Lebih Menarik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tren Rambut Pria 2025: Gaya Modern dan Maskulin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ISLAM DAN PELESTARIAN LINGKUNGAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yuk Kenali Istilah Dalam Karate

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AYAT-AYAT KREATIVITAS DAN INOVASI PELAYANAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
UB Radio 107.5 FM
107.5 FM
Tap to Play
  • Berita
  • Tentang Kanal24
  • Layanan
  • Pedoman Media Siber
Copyright Kanal24.com 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Berita Terkini‎
  • Perspektif
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Politik
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan

Copyright Kanal24.com 2025